Siang itu cuaca kota Sukabumi panaas sekali. Rasanya matahari ada di atas kepala saya. Bulan Juli ini memang rasanya hujan belum menyapa bumi deh, makanya cuaca panas dan debu begitu mudah saya temui di jalanan. Waktu sudah menunjukkan jam satu siang, sudah lewat jam makan siang.
Mobil yang suami kendarai menyusuri Jalan Bhayangkara yang lebih dikenal dengan sebutan daerah Secapa. Ya udah , saya googling deh tempat makan yang dekat dari sini. Heey,,,,dapat niiih ada kafe cantik namanya Roemari Kafe Sukabumi. Ternyata kafenya termasuk destinasi kuliner baru karena belum lama berdiri.
Saya ini senang sekali berkunjung ke tempat-tempat baru. Biasanya kalau gak enak-enak banget yaa cukup berkunjung sekali saja. Naah, lain cerita jika ternyata makanannya enak dan tempatnya bagus biasanya saya akan datang lagi. Ya udah cuzz mari kita datangi tempatnya. Udah laper niih saya😆
Baca juga: Gourmet caffeenery
Table of Contents
Lokasi Roemari Kafe Sukabumi
Setelah melihat lokasinya di maps , ternyata tempatnya tuh pas banget di pertigaan pokoknya ikuti saja Jalan Brawijaya lurus aja sampai ketemu pertigaan. Naah pas ujung jalan mentok itulah tempatnya.
Untuk bisa sampai ke lokasi dari jalan utama yaitu Jalan Bhayangkara, nanti ada belokan ke arah kiri yaitu ke Jalan Brawijaya. Nah, lokasinya seberang SDN Brawijaya. Patokannya dekat SD aja yaa, kalau bingung nyari. Kafe ini diresmikan bulan November 2025. Belum setahun berarti yaa
Alamat Roemari Kafe Sukabumi
Jl. Brawijaya No.9, Sriwidari, Kec. Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43123

Buat kamu yang mau ke Roemari menggunakan angkutan umum bisa menggunakan angkot yang melewati jalan Bhayangkara yaitu angkot 14 warna putih dan angkot 15 warna kuning .
Tapi keduanya tidak langsung berhenti depan kafe yaa, masih harus jalan kaki ke dalam Jalan Brawijaya menuju kafe. Kalau ingin langsung sampai ke depan kafe kamu harus naik ojek atau taxi online dan kendaraan pribadi
Desain Estetik
Begitu sampai saya merasa feel like home aja sih,,,,karena tempatnya juga gak luas-luas banget. Tapi parkiran lumayan luas. Dari pinggir jalan yang pertama bisa saya lihat adalah ruangan bagian pemesanan dan penyiapan menu makanan. Persis kaya warung gitu tapi ini estetik. Bangunan dengan perpaduan warna coklat, krem dan putih jadi terlihat estetik.
Bagian dinding bawah nya menggunakan keramik merah desain kotak-kotak kecil. Sementara bagian atasnya ada jendela besar yang terbuka agar pengunjung bisa melakukan transaksi pemesanan. Tepat di samping bangunan ada pot bunga kertas yang sedang berbunga. Jadi indah kala mata memandang.





Desain bangunannya itu tidak menggunakan atap bentuk segitiga seperti rumah pada umumnya. Tapi bangunannya itu menyerupai kubus, bagian atas datar saja gak terlihat ada gentingnya.
Bagian atas depan bangunan ada tanaman hias yang menjuntai dari atas. Tapi sepertinya karena kemarau panjang, jadi yaa tanamannya pada kering gitu, daunnya kering semua. Jadi kurang indah pas saya melihatnya. Mungkin kalau musim hujan tiba itu tanaman bisa diganti yang baru biar segar dan hijau kembali.
Pas masuk ke bagian dalam cafe nampak kursi dan meja tertata rapi. Ada jenis meja makan dan ada juga jenis meja jenis meja kursi tamu di rumah-rumah gitu. Tanaman dengan pot-pot cantik nampak menyebar di beberapa spot pojokan ruangan.
Bangunan Semi Outdoor
Konsep ruangan di Roemari ini ruangan tempat makannya tidak memiliki pembatas antara bagian dalam dan luar ruangan. Jadi di samping ruang pemesanan makanan itu adalah ruangan makan.
Naah, bagian depannya itu tidak ada tembok pembatas antara dalam dan luar. Hanya ada tiang-tiang saja, sama dengan di bagian tengah ruangan ada tiang-tiang berwarna coklat sebagai penyangga ruangan. Tapi atasnya yaa ada atapnya hanya bagian sampingnya saja yang terbuka.

Dekat ruangan pemesanan ada meja yang berisi air putih dalam botol ukuran besar, gelas, sedotan dan sendok garpu. Jika pengunjung kehabisan air putih bisa mengambil kembali refill nya di meja ini atau minta bantuan staff kafe juga bisa.
Pengunjung yang makan disini bisa menikmati pemandangan langsung ke halaman luar yang hijau-hijau penuh tanaman asri. Kayaknya memang tanaman menjadi salah satu icon utama disini. Halaman depan juga menjadi area makan pengunjung.
Bagian Belakang Area Outdoor
Saat berkunjung dan makan di Roemari kebetulan saya tidak makan di area outdoor. Area outdoor itu ada di bagian belakang bangunan cafe, tepat setelah pintu keluar bagian belakang.
Meskipun ramai, sebenarnya ada juga kursi kosong buat kita duduk di belakang kalau saya mau duduk di area outdoor. Terus juga nih, area outdoor itu enak lho, banyak pohon jadi adem dan teduh.
Hanya saja di luar banyak yang merokok jadi saya gak suka. Udah deh jadinya duduk di dalam saja dan tidak ambil foto juga karena banyak orang.
Makanan Pesanan Kami
Menu makan pesanan saya adalah Bakmie ayam jamur. Sementara Abi memesan Nasi Goreng Nostalgia dan teh Ula makan Spaghetti Chicken Basilia.
Cara memesan makanan dan minuman di Roemari, saya harus menuju kasir dan langsung memilih menu disana. Jadi kebayang sih kalau pas lagi ramai pasti antri. Kalau misal di setiap meja ada Barcode dan langsung terhubung dengan sistem pemesanan keknya lebih praktis deh.
Bakmie Ayam Jamur
Bakmie ayam jamurnya enaak banget, aslinyaa….deh. Dalam satu wadah mangkuk utama ada mie, selembar daun pokcoy dan jamur dengan taburan biji wijen. Mienya gurih banget, enak sekali.
Nah selain semangkuk mie, ada juga kuah mie yang di dalamnya ada taburan daun bawang dan pangsit. Serta masih ada satu mangkuk yang ukurannya paling kecil dan ternyata berisi chili oils.

Terus saya makannya bagaimana? Kuah tidak saya campurkan ke dalam mie, tapi setiap saya mengambil mie dan toping jamur, disusul oleh beberapa sendok kuah ikut masuk ke dalam mulut. Sedangkan Chili Oils saya guyurkan ke dalam mangkuk berisi mie. Aduuuh rasanya tuh pedas nikmat deh.
Nasi Goreng Nostalgia
Menu lainnya yang dipesan adalah Nasi goreng nostalgia. Nah tuh di foto bawah penampakannya. Menarik bukan ? Tapi bukan hanya menarik sih namun yaa enak juga. Rasanya tuh pedes ada cabenya terus dikasih topping ayam dan bawang goreng di atasnya.

Tidak ketinggalan pula kerupuk putih ukuran kecil. Rasa nasi gorengnya tuh rasa kencur,,,enak. Saya jadi ingat teman yang sudah lama pindah ke Depok, beliau kalau membuat nasi goreng suka pakai kencur dan terasi. Eh iya hampir lupa saya bilang kalau nasi goreng nostalgia makannya sama telor ceplok dan acar wortel timun jadinya seger pedes gitu deh. Tidak lupa taburan bawang goreng lah yaw,,,,
Spaghetti Chicken Basilia
Eh Ula memesan makan yaitu Spaghetti Chicken Basila, sesuai namanya ini adalah mie ala italia itu lho. Sepiring mie ala Italia dengan tambahan ayam yang dipotong kecil-kecil, jamur dan irisan tomat. Sesuai namanya Basilia, jadinya di bagian atas spaghetti ada daun basilia dan bertabur keju.

Minuman Pesanan Kami
Ada tiga minuman yang kami pesan, yaitu Jeruk Peras, Air Kelapa Murni dan Kopi Susu Roemari. Jeruk Perasnya dingiin seger saya nyicip punya teteh, kopi susunya juga enak pas gak terlalu manis,,heheh,,lagi-lagi saya nyicip minuman punya Abi.

Naah, kalau minuman yang asli punya saya sih air kelapa murni. Duh nikmat banget minum air kelapa, saya sampai minta refill satu gelas lagi alias nambah minumnya.
Terakhir dessert pesanan kami adalah es krim. Ada tiga cup es krim berwarna coklat, pink dan coklat kopi dalam satu mangkuk. Pada bagian atasnya diberi susu dan daun sebagai pemanis. Daun apa yaa itu,,ntah deh saya kurang hapal.
Hal Menarik di Roemary
Kafe nih tempatnya rapi, meskipun ruangannya terbuka tapi bersih tidak berdebu. Ruangan banyak tanaman jadi hijau segar. Ada yang paling saya suka adalah musalanya bersih dan rapi. Meskipun lantainya seperti sudah lama, tappi bersih. Hanya kurang luas aja. Hanya cukup buat dua orang, bisa sih tiga orang tapi sempit.
Terus kalau misal ada laki-laki sedang salat, saya yang perempuan harus menunggu dulu. Karena memang sempit tempatnya. Tapi meskipun sempit tapi nyaman soalnya bersih.

Mukena saya gak pakai yaa. Namun saya menggunakan alas sajadahnya. Saya menunaikan salat Duhur disini. Tempat wudhunya bersih. Toiletnya saya tengok sebentar juga cukup bersih.

Harga masih terjangkau, semua menu yang saya pesan harganya tiga puluh ribu ke bawah. Total harga makan bertiga dengan tiga makanan, tiga minuman dan satu dessert adalah seratus tujuh puluh lima ribu rupiah.
Kesan Berkunjung
Saya berkunjung kesini pas jam makan siang, lumayan cukup ramai meskipun tidak penuh banget. Tapi alhamdulillah sih, tidak menunggu terlalu lama,,,yaa sedang lah menunggu sepuluh sampai lima belas menit sih,,karena memang agak ramai.
Makanan yang kami pesan pun enak. Sepertinya saya akan berkunjung kembali ke Roemari. Tentu saja dengan menghindari jam-jam sibuk atau weekend biar gak antri. Kalau ternyata penuh , mending nanti saja menunggu agak lengang.























