Menuntaskan Rasa Lapar Di Rumah Makan Sunda Neira Cibadak

Rumah makan Sunda Neira ini tergolong baru di Cibadak. Pada awal berdiri saya pikir waah ini ada di jalur macet, apa bisa laku yaa. Ternyata setelah buka dan beroperasi saya lihat pengunjung yang makan disana banyak.  Hal ini terlihat dari selalu penuhnya parkiran di rumah makan tersebut. Apalagi saat bulan Ramadan kemarin, aduh setiap hari penuh terus.

Tempat Parkir Luas

Rumah makan Sunda Neira ini terletak di jalan Raya Karangtengah sebelum Pom Bensin Lodaya. Jika dari arah Cibadak menuju kota Sukabumi pasti melewatinya. Keunggulan rumah makan sunda ini salah satunya adalah parkiran luas sehingga cukup menampung banyak mobil dan  leluasa parkir. Meski pun ada di jalur macet tapi pengunjung selalu ada. Yaa jalur jalan Raya Karangtengah Cibadak  ini setiap hari macet karena melewati pabrik yang letaknya di pinggir jalan utama.

Ruangan Makan Lega dan Leluasa

Area makan disini sangat leluasa. Hal ini dikarenakan ruangannya luas dan bisa menampung banyak pengunjung yang hendak makan di tempat. Area makan terbagi dua yaitu area lesehan di sebelah utara resto dan area makan dengan kursi dan meja di sebelah sisi selatannya. Area lesehan didesain dengan hamparan karpet rumput sintetis dan satu meja oshin. Setiap satu area makan lesehan dipisahkan dengan sekat-sekat yang terbuat dari kayu.

 

sumber foto: koleksi pribadi

Sedangkan meja dan kursi tidak kalah nyamannya. Meja panjang dan dua kursi panjang seperti bangku memanjang rapih di dalam ruangan rumah makan. Ada banyak meja tersedia. Di setiap meja ditempel sebuah himbauan yang intinya menghimbau kepada seluruh pengunjung jika ada keluhan dan kekurangan segera sampaikan secara langsung kepada staff dan pegawai yang ada di rumah makan secara langsung atau bisa melalui no whatsapp yang tertera di meja tersebut.

Sumber foto: koleksi pribadi

Ruangan rumah makan ini seperti GOR tidak ada plafonnya namun langsung terlihat atapnya yang tinggi dan berangka besi. Atap tinggi tersebut membuat ruangan menjadi tidak pengap dan menjadi lega. Tiang-tiang berwana kuning tersebar di seluruh area ruangan. Rumah makan Sunda Neira ini memiliki perpaduan warna kuning dan hijau untuk warna di dalam ruangannya.

SUmber foto : koleksi pribadi

Oh iya di rumah makan Sunda Neira ini ada televisi juga tapi tidak digunakan untuk menonton film atau siaran televisi namun digunakan untuk menyetel video lagu-lagu saja untuk menemani para pengunjung rumah makan yang sedang bersantap menikmati menu makan pilihan mereka.

Konsep Makan Prasmanan

Konsep makan di rumah makan Sunda Neira ini adalah prasmanan. Semua pengunjung bebas memilih menu makanan yang berjejer memanjang di meja prasmanan. Meja prasmanan ini terletak di sayap kanan dari arah masuk rumah makan. Semua makanan ditempatkan dalam sebuah kotak makan tertutup yang betuknya seperti kotak tempat menyimpan roti. Dengan cara membuka kotaknya ditarik ke arah atas, tempat makan serta  meja prasmanan bersih dan higienis sehingga membuat pengunjung nyaman saat mengambil makanan.

Sumber foto: Koleksi Pribadi

Ada banyak ragam menu ditawarkan disini seperti ayam, bebek, ikan, daging dengan berbagai jenis olahannya. Ada juga berbagai jenis pepes, peda dan jenis ikan asin lainnya, petai mentah yang bisa diolah sesuai permintaan bisa digoreng atau dibakar bahkan dimakan langsung juga bisa.

Sumber foto: koleksi pribadi

Bragam jenis foto menu makanan terpampang di atas sajian meja prasmanan dan meja dimana terdapat frezzer minuman serta meja kasir.

Disclaimer : Harga dan menu sewaktu-waktu bisa berubah. Sumber foto: reservasi via whatsapp

Ada juga sop, soto, tempe, tahu, bakwan jagung, jeroan, sayur tumisan dan berbagai jenis minuman serta jus tersedia pula disini. Untuk jus dan minuman ditempatkan pada freezer khusus yang berjejer tepat di samping meja prasmanan. Jika dihubungkan meja prasmanan, meja freezer tempat menyimpan berbagai jus serta minuman dan meja kasir itu membentuk huruf L

Sumber foto: koleksi pribadi

Rumah makan Sunda Neira ini tersedia juga kelapa muda dari buahnya langsung. Saya melihat buah kelapa muda bertumpuk di sebrang meja kasir. Jika makan disini jenis minuman favorit saya adalah kelapa muda asli yang tidak dicampur dengan bahan apapun. Saya menyebutnya dengan istilah duwegan. Jadi kelapa muda yang dibuka dan langsung disajikan kepada penguunjung lengkap dengan sedotan dan sendok untuk mengerok daging kelapanya. Rasanya enak dan segar.

Buah kelapa muda segar langsung bisa diminum. Sumber foto: koleksi pribadi

Setelah memilih menu selanjutnya pengunjung langsung menuju kasir. Jadi disini sistemnya bayar dahulu, makanannya dihitung dan nanti keluar invoice. Setelah pengunjung membayar akan diberi no meja. Jika memilih menu sayur asem maka akan diberi mangkok kosong.

Sebelum dibawa makanan dihitung dan bayar di meja kasir. Sumber foto: koleksi pribadi

Khusus sayur asem pihak rumah makan menyediakan beberapa panci besar yang berisi sayur asem. Pengunjung mengambil sendiri sayur asem tersebut di area yang sudah disediakan dimana sayur asem tersebut berada. Saya suka sayur asem disini karena rasanya enak banget.

Sumber foto: koleksi pribadi

 

Meja untuk membuat sambel dadakan. Sumber foto: Koleksi pribadi

Di dekat meja sayur asem ada satu meja lengkap dengan beberapa bumbu dapur ada disana. Bumbu dapur yang ada di kotak-kotak depan meja tersebut ada bawang putih dan bawang merah kupas, cengek, jeruk, tomat dan garam, gula dan bumbu lainnya. Disini adalah tempat untuk pengunjung bisa membuat sambal dadakan.

Sambel, Lalapan, Air Teh Panas  Dan Nasi Ambil Sendiri

Di tengah ruangan rumah makan Sunda Neira ini ditempatkan beberapa meja yang berisi sambel dan lalapan berikut wadah-wadah kecil serta piring kecil untuk pengunjung bisa menyimpan sambel dan lalapan pilihannya. Sambel ditempatkan di dalam sebuah coet batu.

Rumah makan sunda neira
Sumber foto: koleksi pribadi

Ada tiga jenis varian sambel yang ada disini yaitu sambel terasi, sambel pecel lele dan sambel leunca. Pengunjung bebas memilih sambel mana yang akan dimakan.Sementara nasi ada di samping sambel dan lalapan. Nasi ada di termos nasi berukuran besar. Tutup termosnya dilapisi kain agar hangat nasi lebih awet lagi.

Meskipun konsepnya  ambil sendiri namun hendaknya kita bisa memperkirakan takaran yang pas sesuai kebutuhan sehingga tidak ada makanan yang bersisa. Sayang kaan jika terbuang begitu saja karena tidak habis dimakan oleh kita. Jadi ambil secukupnya yaa. Lalapan yang ada saat saya makan bersama suami adalah timun dan kol mentah. Enak sekali makan lalapan mentah dicocol sambel.

Sumber foto: koleksi pribadi

Sementara itu air teh panas tersedia dalam termos-termos besar berwarna silver. Gelasnya ditempatkan di bawah meja dimana termos tersebut berada.

Toilet dan Mushola Serta Wastafel

Sumber foto: koleksi pribadi

Toilet dan mushola ada di pojok kiri sebelah utara rumah makan Sunda Neira ini. Saya belum pernah menggunakan toilet dan mushola disini namun terlihat dari luar cukup nyaman dan bersih. Begitu pula dengan wastafelnya, bersih dan terawat serta ramah anak. Saya melihat ada tangga kecil berwarna biru buat bayi dan balita agar bisa menjangkau wastafel. Wastafel ini ada juga tersebar di ruangan rumah makan tujuannya untuk memudahkan pengunjung membersihkan tangan saat sebelum dan sesudah makan. Wastafel dilengkapi dengan sabun cair.

Bagaimana Rasa Makanan di Rumah Makan Sunda Neira?

Sejauh pengalaman saya pada saat makan disini, semua menu yang saya pilih rasanya enak dan pas. Cocok di lidah saya yang sunda ini. Sambel tidak terlalu pedas dan sayur asemnya enak. Tuh kaan sampe diulang lagi deh hehe padahal udah saya sebut tadi. Tapi saran saya jangan terlalu malam deh kesininya usahakan sebelum jam 7 kalau mau malam, soalnya suka udah banyak yang habis menunya. Jadi tidak terlalu banyak kan makanan yang bisa dipilihnya.

Sumber foto: Koleksi pribadi
saking menikmati, lupa foto dari awal. Sumber foto: Koleksi pribadi

 

Gurame bakarnya suami sukaaa banget. Kita suka beli yang agak besar kemudian dimakan barengan. Jadi membeli ikan gurami bakarnya satu saja. Atau jika sudah habis yang ukuran besar yaa ukuran kecil saja. Ikan gurami yang sudah dipotong dua. Sop iganya enak juga, kita biasa minta kuahnya yang panaas soalnya kalau makan sop kurang panas itu rasanya gak nampol di lidah.

Sumber foto: Koleksi pribadi

Selain duwegan minuman kesukaan saya disini adalah kelapa muda alpukat. Aplukat dan kelapanya segar-segar. Tapi jangan banyak-banyak yaa minumnya ditambah air lagi agar tidak terlalu manis.

 

Rumah Makan Sunda Neira

Alamat: Jl. Raya Karangtengah, Kec. Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat 43351 (Sebrang POM Bensin Lodaya)

Buka Setiap hari pukul 10:00 s/d 22:15

No Kontak Reservasi: 0895411380602

Media Sosial: https://www.instagram.com/sundaneira/

0 Shares:
6 comments
  1. tempatnya luas banget ini mbak, kalau di kotaku konsep seperti ini bisa aja disebut Pujasera tapi dengan stand makanan yang banyak
    menu makanannya beragam juga di Sunda Neira ini ya, bawa keluarga besar muat banget nih tempatnya

  2. Duuuuuh aku juga sukaaa makanan Sunda begini mbaaa 😍😍😍. Sambal orang Sunda itu ga pernah failed sih. Selalu enaaaak 😍.

    Eh jadi itu counter sambal dadak maksudnya pembeli bisa bikin sendiri sambel yg dia mau??? Unik juga yaaa.

    Sayangnya ini jauuuh sih. Coba kalo deket, mau bangettt coba makan di sana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like