Setelah beres urusan bayar membayar Acid Addiction, saya dan teh Ula kembali naik ke atas. Waktu sudah menunjukkan jam tujuh malam, tapi teteh mau makan lapaar katanya. Ya sudah akhirnya kita menyusuri area depan PVJ disana banyak destinasi kuliner yang bisa mengenyangkan. Setelah melihat-lihat dan ada sedikit diskusi dengan teteh, ya udah kita akhirnya memutuskan untuk mengisi perut kosong di Gyu Kaku Japanese BBQ Restauran.
Table of Contents
Lokasi Gyu Kaku Japanese BBQ Restaurant
Resto khas Jepang ini adanya di Paris Van Java (PVJ) Mall, Bandung, merupakan salah satu destinasi restoran yakiniku (BBQ khas Jepang) yang sangat populer. Restoran ini terletak di Paris Van Java Mall, Lantai Resort Lifestyle Place (RL-B-60), Jl. Sukajadi No. 131-139, Cipedes, Bandung. Gak susah kok mencarinya kalau kamu mau makan disini, soalnya gampang ditemukan lokasinya di bagian depan, belum masuk masuk ke dalam
Sistem Makan di Gyu Kaku
Gyu Kaku ini terkenal dengan konsep All You Can Eat (AYCE) yang memungkinkan pengunjung menikmati berbagai menu dalam batas waktu tertentu, umumnya sekitar 90 menit. Sistem yang umumnya ada di resto-resto jepang. Sebelum makan saya melihat daftar menu dulu dong, baik yang di buku atau yang lembaran besar.
Naah ternyata di Gyu Kaku menyediakan beberapa pilihan paket buffet yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran pengunjung. Salah satunya adalah Standard Buffet, yaitu paket paling ekonomis yang sudah mencakup berbagai pilihan menu populer, seperti potongan daging sapi Suki Shabu dan Rosu, serta pilihan ayam dan seafood.
Selain itu, Gyu-Kaku juga menawarkan paket Premium atau Premium Wagyu Buffet bagi pengunjung yang ingin menikmati kualitas daging yang lebih tinggi. Paket ini menyajikan potongan daging premium yang tentu saja dagingnya lebih empuk, juicy, dan kaya rasa, seperti King Karubi, Dragon Karubi, serta beberapa pilihan daging Wagyu.
Tidak hanya menyediakan menu AYCE, Gyu-Kaku juga menghadirkan menu Ala Carte dan Lunch Set dengan harga lebih terjangkau, cocok bagi pengunjung yang ingin makan secukupnyasaja.


Ruangan Estetik dan Nyaman.
Ruangan resto Gyu Kaku ada dua, satu di dalam ruangan dan satu lagi ada di bagian depannya. Ruangan full kaca yang terletak persis di bagian depan ruang resto utama. Saya memilih makan di ruangan utama. Begitu masuk ke dalam nuansa Jepang langsung menyapa. Terutama tulisan-tulisan Jepang banyak terlihat. Lampu-lampu estetik bergantungan di bagian atap utama resto.
Semua meja makan di resto sudah dilengkapi dengan alat panggang BBQ yang bisa dihidupkan oleh petugas dari bagian bawah meja. Ada dua tipe meja di dalam ruangan yaitu meja kursi biasa di bagian tengah dan meja dengan kursi model sofa panjang di bagian sisi kiri resto. .

Tapi tetap rapi tidak terlihat soalnya kompor alat pemanggangnya, yang terlihat dari bagian atas hanya alat panggangnya saja. Nuansa coklat dan krem mendominasi ruangan dan tepat di bagian tengah ada barisan pohon-pohon bonsai khas pohon Jepang itu lho. Jadinya terlihat lebih segar. Tapi saya gak tau ya apakah itu pohon beneran atau hanya daun artificial. Tapi mirip banget sih sama yang asli.
Intinya makan disini tuh bikin betah deh. Ruangan rapi, bersih dan estetik. Staff nya juga ramah dan sat set melayani.
Menu Makan di Gyu Kaku
Setelah memilih makanan di buku menu, akhirnya saya dan teh Ula memutuskan makan Ala carte saja deh. Selain sudah malam juga kalau beli yang AYCE sayang aja bayar mahal tapi makannya sedikit dan sebentar saja. Wiss,,,pilih yang sesuai kebutuhan saja yang penting kenyang.

Daging BBQ Pilihan Kita
Ini nih menu yang kita pesan. Untuk daging yang akan di BBQ saya memilih Gyu Kaku Rosu. Rosu itu bahasa Jepang atau kalau istilah inggrisnya Chuck Tender. Rosu itu adalah potongan daging yang berasal dari bagian bahu atau pundak belakangnya. Daging Rosu nya tuh udah teriris tipis agar cepat matang saat dipanggang dan tidak menjadi keras Jangan lupa nanti dagingnya kasih bumbu yaa ada beberapa pilihan saus di atas meja yang bisa saya pilih deh.
Karubi Shio adalah pilihan daging BBQ kedua. Saya dan Haula Sharing saja sih kalau untuk daging BBQ nya, bebas semua milik bersama hehehe. Karubi adalah potongan daging dari area sekitar iga (short rib / beef karubi). Jadi Kalau Rosu itu bagian pundak kalau karubi itu bagian iga, Naah, kalau Shio adalah jenis saus marinasi atau bumbu dasarnya. Kerubi Shio dilengkapi dengan shio Tare. Shio tare itu saus untuk pelengkap memanggang daging.
Egg Soup
Egg Soup dari namanya aja pasti kamu sudah bisa menebak kan, kalau ini tuh adalah sup dengan serabut telur di dalamnya. Kalau saya membayangkannya tuh gini deh, jadi kocokan telurnya dituangkan secara perlahan ke dalam kuah mendidih. Jadi akhirnya seperti penampakan yang saya lihat dalam mangkuk. Egg Soup ini ada tekstur serabut atau jala telur yang sangat lembut dan halus saat disantap.
Rasanya agak mirip mirip kuah indomie kalau kata saya sih. Penampakan kuah kaldu yang bening (clear soup), gurih dan disajikan saat panas. Saya makan Egg Soup bersama daging Rosu panggang plus nasi.
Isian Pendamping selain telur serabut sebagai isian utama soup. Egg Soup dilengkapi juga dengan taburan daun bawang segar, sedikit minyak wijen dan biji wijennya untuk aroma yang harum.
Soup ini tersedia dalam pilihan ukuran porsi regular, medium, small. Saya memilih ukuran small saja biar pas tidak kekenyangan.

Miso Soup Size Small
Pas saya cicipi Miso Soup ini perpaduan kaldu ikan dan Miso paste. Miso itu tauco khas jepang yaa. Rasanya cenderung gurih alami, hangat, dengan sedikit sentuhan rasa manis-asin yang lembut.
Pada satu mangkuk Miso Soup ada potongan tahu putih lembut (tofu), rumput laut wakame, dan taburan daun bawang daun segar. Teh Ula sama dengan ibunya yang memilih ukuran small untuk soup nya.
Rasa Nasi di Gyu Kaku
Nasi di resto jepang sih udah gak usah diragukan lagi yaa,,,,semua perfecto. Nasinya pulen dan enak. Tersedia dalam ukuran small dan medium. Saya memilih nasi ukuran small dan teh Ula memilih nasi ukuran medium. Ternyata ukuran small ini beneran deh dikit jadi pas kalau buat saya yang memang harus membatasi nasi.
Minuman Pesanan Kita
Ocha dingin adalah minuman pilihan saya. Minuman khas jepang yang rasanya tawar jadi aman laah gak bikin gula naik. Saya memilih ocha dingin biar seger aja, soalnya cape abis jalan ngelencer PVJ hehehe..halah alasan aja yaaa, padahal kan sehat biar sekalian olahraga 😆
Sementarae es lemon adalah minuman pilihan teh Ula. Minuman yang sepintas mirip es teh ini memang kesukaan anak saya. Tentu dengan seabrek wejangan saat memesan diantaranya adalah Ingaaat jangan banyak banyak gulanya yaaaa.

Sajian Pelengkap
Sebagai pelengkap makan di atas meja tersedia Tare, Tare adalah sebutan umum dalam kuliner Jepang untuk saus perendam atau saus cocolan khas yang rasanya manis, gurih, dan kaya rasa. Dasar dari saus ini biasanya terbuat dari perpaduan kecap asin Jepang (shoyu), mirin, gula, saus tiram, serta bumbu aromatik seperti bawang putih, jahe, dan minyak wijen. Sepertinya kalau gak ada Tare jadi serasa ada yang kurang deh makan daging rosu BBQ nya. Ada dua pilihan Tare yaitu spicy dan normal saja alias gak pedes.
Penutup
Setelah kurang lebih tiga puluh menit menghabiskan waktu untuk mengisi perut kosong di Gyu Kaku Japanese BBQ restaurant, kita pun beranjak pulang. Eits bayar dulu atuh,,,, total kita makan berdua dengan menu yang kita pilih adalah sekitar dua ratus delapan puluh ribuan. Worth it lah mengingat tempat kulinernya ada di mall dan resto Jepang. Yang jelas terbayar dengan rasa dan tempat yang nyaman.






















Gyukaku adalah salah satu restoran all you can eat yang saya suka karena menurut saya dagingnya kualitasnya premium kemudian pilihannya cukup banyak dan rasa dari aneka macam makanan di sana itu enak dan pelayanannya juga keren. Itulah kenapa nih jadi salah satu tempat favorit saya
Waah,,,kebetulan ya mas Arief,,,,saya juga suka makan di sini tuh,,,,dagingnya enakk
Adanya ketersediaan pilihan mau ala buffet atau porsi sesuai pesanan yang lebih terjangkau dan cocok dengan selera ini jadi hal yang menyenangkan bagi pengunjungnya ya. Walaupun sekelas restoran jepang tapi tidak meninggalkan kebiasaan orang Indonesia nya. Hehe…
Beda kalau hanya menu yg ayce aja, pas kita antar seseorang tapi kita kebetulan belum begitu lapar kan jadi dilema ya. Haha…
iya teh,,pilihan nya lebih fleksibel menyesuaikan dnegan budget dan kebutuhan
sepertinya ini perlu jadi referensi distinasi wisata kuliner kalau berkunjung ke bandung. apalagi dengan varian masakannya yang sangat mengundang selera. pasti akan betah berlama-lama di sana
Ulalaaa ternyataa ngga hanya AYCE ya mbaaa.
wis, pan kapan akupun mau coba aahhh.
Resto Jepang…vibes nya asyik.
makanan enak…service ciamik
masih OK bgt harga segituuuy
Cuzz,,,,cari mbak di Kotanya Mbak Rahma,,,ada deh keknya,,,
Salah satu resto AYCE yg aku sukaaaaaa , Krn dagingnya memang premium. Terakhir makan AYCE di sana dengan asisten ku, pilih yg std. Dulu harganya per orang masih 200rb-an nett. Zaman aku msh sanggub makan banyak2 hahahahahah
Tp skr tiap kesana, akupun lebih suka yg ala carte aja mba. Udah ga sanggub makan banyaaak hahahahahah.
JD mending pilih yg sesuai kapasitas lambung 😅🤭
Sepakaat,,,,dagingnya enaaak Kak Fanny,,,,,bikin nagiiih hehe
Makan di All you can eat tapi cuma punya waktu nggak banyak emang jadi berasa sayang. Kita jadinya makan cuma dikit. Meski sebenarnya sudah kenyang-kenyang aja.
Jadi kalau restonya menyediakan menu ala carte juga kayak di Gyu Kaku Japanese BBQ Restaurant tuh jadi nggak rugi.
Kita bisa makan sesuai kebutuhan saja.
Nah betul mbak Yun,,,itu intinya makan sesuai kebutuhan saja
Ini kalo paketan AYCE nya berapa ya teh per pax nya? tembus 300 kah? heuheu.
Tapi enak si kalau restoran grill AYCE gini nyediain opsi ala carte juga. Soalnya sepengalamanku, memang gak semua orang tu cocok buat makan ayce. Ibuku misalnya, dia tuh gampang banyak kenyang meskpun makannya cuma sedikit. Kalo gitu kan, jadinya rugi yaaa..
Enak kalo bisa ambil menu yang kita memang udah kira2 bakal habis aja, jadinya nggak rugi karena yang kita bayarkan sesuai yang kita konsumsi.
Eh ku jadi inget, udah lamaaa banget nih ga makan ayce, hihihihi.
Iya tembus,,,tapi enak siih jadi worth it deh mas Fajar
Kadang kalau ke resto AYCE malam-malam atau pas perut lagi nggak siap menampung porsi besar, opsi ala carte di Gyu Kaku PVJ ini penyelamat banget ya. Jadi bisa makan santai tanpa dikejar waktu 90 menit dan nggak merasa rugi.
Pilihan Gyu Kaku Rosu dan Karubi Shio plus cocolan tare emang nggak pernah gagal bikin ngiler, apalagi ditemani hangatnya egg soup yang gurih. Suasana restonya yang estetik dengan sentuhan pohon khas Jepang juga bikin momen makan bareng teh Ula jadi makin hangat dan nyaman.
Iya pak,,,seneng banget niih bisa mamppir ke Gyu Kaku di PVJ sama anak gadis
Gyu Kaku ini banyak cabang ya Kak? Kayaknya di luar Bandung juga ada.
Baru tahu lho kalau bisa pesan ala carte, kirain specialist all you can eat. Dan emang enak ala carte aja biar tenang makannya dan gak mubazir juga (IMHO).
Daku sukaaa sup wakame, seger gituu.
Iya Gyu Kaku ada di beberapa kota lainnya di Indonesia
Salah satu trik mantap nih Kak Hen kalau makan di AYCE memang lihat dulu menu atau paketannya ada apa aja, supaya kitanya bisa menghabiskan makanannya dalam tempo waktu yang ditentukan hehe. Soalnya kan sayang juga semisal ga habis ya, padahal menunya enak
Naah itu dia mbak Feen,,,saya tuh waktunya gak leluasa jadi sayang kalau ambil AYCE
dari foto-fotonya, ini sangat menggugah selera ya, Mbak. banyak ragam menu yang bisa dipilih. Hanya memang, karena waktu makan hanya ditentukan 90 menit saja, jadi pilihan menu harus pas dan sesuai. Tapi bisa sharing jug kan. Jujur belum pernah mampir ke Gyu kaku japanese bbq restaurant
Iya pak menu yang saya pilih kebetulan pas di lidah saya. Approve hehe
Wah ada rekomendasi resto Jepang All You Can Eat lagi nih. Dgn harga segitu utk berdua mah worthed bgt.
Mana dagingnya premium lagi. Pilihan side dish-nya jg enak2. Kangen makan sepuasnya nih.
Cusss ah mumpung liburan gaskeeuyn ke Gyokaku.
Wah udah kayak di jepang aja nih restonya, ini juga saya tau dari youtube kalo di jepang sistem makannya kayak gini, dibakar di meja hahaha.
Masakan jepang selalu punya cerita yang unik, Jadi penasaran pengen nyobain ke PVJ
gyu kaku ini bukan nama jenis makanannya ya, mbak? kirain varian baru makanan jepang gitu. Sekarang masakan jepang memang semakin banyak ya hadir di kota-kota besar termasuk di kotaku juga di mall itu ada cukup banyak tenant masakan jepang
Wah senangnya bisa quality time bareng Teh Ula sambil makan-makan enak di Gyu Kaku Japanese ini. Double Combo sih benefitnya, udah menu-menunya juara, suasananya juga enak, plus makan dengan putri kesayangan.
Pilihan makan di Gyu Kaku Japanese beragam juga, ya. Jadi bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan interestnya kita. Yang hobi makan bisa pilih AYCE, tapi kalau tak terlalu lapar biasa pilih ala carte, ya
Wah aku belum pernah mencoba Gyu Kaku ini. Di Bandung memang banyak banget pilihan restoran Jepang dengan konsep AYCE ya.
Aku sekarang udah nggak kuat lagi mbak makan AYCE, jadi lebih milih yang ala carte juga kalau ke resto Jepang. Karena makan daging sapi itu ngenyangin kan. Jadi daripada bayar mahal tapi makan cuma dikit, mending pilih yang pasti habis dan lebih terjangkau aja 😁
Aku pun kalau ke gyu kaku makan pilihnya ala carte biasanya yang simple menu 😀 sama minum, udah.
Nggak tahu kenapa makanan jejepangan atau kekoreaan tu enaknya nminum yang tawar2 kek ocha ya mbak, mungkin kalau daging2an gitu kan ada rasa lemak, jadi minuman tawar lenih cucok ketimbang yang manis2 hehe.
Hihihi aku sering beberapa kali bikin ala2 egg soup, kalau masak tahu sutera sama sawi putih atau kimchi aku tambahin egg 😀
Kalau makan sup kek gini mayan buat anak2 nambah2 protein.
Duh paling seneng makan daging2an panggang. Walaupun jujur lebih berasa bumbu bebakaran Sunda haha. Tapi sensasi membolak-balikkan daging gitu ya paling seneng 😀
Wah sepertinya harus masuk list yang perlu diampiri kalau main ke Bnadung. BTW ini bisa kah misalnya kita reservasi untuk acara tertetu? kena charge terpisah apa ajdi satu paket dengan menu ya Kak? kayaknya seru ngumpul bareng kawan-kawan di tempat ini he..he…he…
Wah restoran all you can eat ya ini? Wah pecinta makanan Jepang, wajib datang kesini ya
Menunya lengkap suasana juga nyaman
Lihat harganya masih lumayan ya untuk menikmati makanan khas Jepang
Tinggal sesuaikan budget
Kalau perlu bagusnya tuh patungan sama teman dekat
Biar sama sama bisa merasakan aneka menu tetapi gak berat
Kalau ke All You Can Eat memang harus memperhatikan waktu dan kondisi perut, ya. Sayang kalau waktunya tidak memungkinkan mah. Btw, makanan Jepang memang menggugah selera. Dari tampilan gambar saja sudah terlihat enaknya.
Lihat tempatnya yang estetik dan agak rame begitu ngingatin aku sama Resto Remboelan di Senayan City Mall. Apalagi makanan Jepang, duh… Aku suka banget. Namun seiring usia, beberapa makanan mulai ditolak oleh perut. Jadi pengen nyoba yang ini.
Hayu Mbak Ulfa kalau ke Bandug kulineran di PVJ nanti ada Gyu kaku
Kalau punya banyak waktu, enakan makan all you can eat teh. Bisa puas. Tapi kalau waktunya mepet..pesan sesuai kebutuhan ja. Soalnya sayang banget nggak bisa nyobain semua hahaha
Membacanya sambil membayangi betapa enaknya menikmati menu di sana… Selawatkan saja dulu deh, siapa tahu nanti kesampaian nyoba di sana. Amin…