Di tepi Marina Bay, berdiri belasan pohon raksasa buatan manusia setinggi puluhan meter, menjulang dengan siluet yang belum pernah kamu lihat di kota lain mana pun. Begitu malam tiba, pohon-pohon ini “menyala” dan seolah menari mengikuti irama musik. Itulah Supertree Grove, jantung dari kawasan taman seluas 101 hektare bernama Gardens by the Bay, salah satu ikon paling dikenal dari Singapura modern.
Kalau kamu sedang menyusun rencana liburan ke Singapura, taman ini hampir pasti masuk daftar utama. Banyak yang menemukannya lewat paket wisata Singapore karena lokasinya yang berdekatan dengan Marina Bay Sands, jadi gampang digabung jadi satu rute jalan-jalan singkat. Sebelum berangkat, ada baiknya kamu kenalan dulu sama apa saja yang bisa kamu nikmati di taman raksasa ini, biar waktu kunjunganmu nggak habis cuma buat bingung menentukan mau ke mana dulu.
Table of Contents
Taman Terbesar dengan Lebih dari 1,5 Juta Tanaman
Gardens by the Bay bukan taman kota biasa. Kawasan ini menampung lebih dari 1,5 juta tanaman dari hampir semua benua, kecuali Antartika. Nggak heran taman ini masuk daftar Tripadvisor Travellers’ Choice sebagai salah satu atraksi terbaik dunia, dan jadi destinasi paling banyak difoto di Singapura selain Marina Bay Sands yang letaknya persis di seberang.
Kabar baiknya, sebagian besar area taman ini bisa dinikmati gratis. Supertree Grove, World of Plants, Dragonfly and Kingfisher Lakes, hingga Bay East Garden semuanya terbuka untuk umum tanpa tiket masuk. Yang berbayar hanya beberapa atraksi utama seperti Cloud Forest, Flower Dome, Floral Fantasy, OCBC Skyway, dan Supertree Observatory.
Jadi kalau anggaran liburanmu terbatas, sebenarnya kamu tetap bisa menikmati pengalaman lengkap hanya dengan berjalan-jalan di area outdoor-nya saja.
Supertree Grove, Ikon yang Bikin Singapura Dikenal Dunia
Pusat perhatian utama di Gardens by the Bay adalah Supertree Grove, kumpulan 12 dari total 18 pohon raksasa buatan yang tersebar di seluruh kawasan taman. Tingginya bisa mencapai 50 meter, dan setiap Supertree ditanami lebih dari 162.900 tanaman yang terdiri dari bromelia, anggrek, pakis, hingga tanaman merambat tropis.
Sebelas dari Supertree ini bahkan dilengkapi panel surya yang menghasilkan energi ramah lingkungan, jadi bukan cuma indah dipandang tapi juga punya fungsi nyata untuk keberlanjutan taman.
Di antara Supertree ini terbentang OCBC Skyway, jembatan gantung sepanjang 128 meter yang berada 22 meter di atas tanah. Berjalan di atas jembatan ini memberi sensasi seolah kamu melayang di antara pepohonan raksasa, sambil menikmati pemandangan Marina Bay Sands dan Singapore Flyer dari kejauhan.
Kalau kamu ingin naik lebih tinggi lagi, ada Supertree Observatory yang berada di puncak Supertree tertinggi, sekitar 50 meter dari tanah. Dari sini kamu bisa menikmati pemandangan 360 derajat kota Singapura, lengkap dengan dek rooftop terbuka untuk berfoto puas.
Pertunjukan Cahaya Gratis Setiap Malam
Salah satu momen paling ditunggu di Gardens by the Bay adalah Garden Rhapsody, pertunjukan cahaya dan musik yang berlangsung setiap malam di Supertree Grove. Pohon-pohon raksasa ini menyala dengan berbagai warna, seolah menari mengikuti alunan musik yang telah disusun khusus untuk taman ini.
Pertunjukan ini berlangsung dua kali setiap malam, biasanya pukul 19.45 dan 20.45, masing-masing sekitar 15 menit. Yang bikin makin menarik, pertunjukan ini sepenuhnya gratis dan bisa ditonton dari area rumput di sekitar Supertree Grove tanpa perlu tiket sama sekali.
Cloud Forest dan Flower Dome, Dua Konservatori Ikonik
Kalau kamu punya waktu lebih dan siap membayar tiket masuk, dua konservatori utama di Gardens by the Bay wajib masuk daftar kunjungan. Yang pertama adalah Cloud Forest, rumah kaca berpendingin yang menampilkan gunung buatan setinggi puluhan meter, dikelilingi kabut tebal dan air terjun indoor tertinggi di dunia.
Di dalam Cloud Forest, kamu juga bisa menemukan pameran tematik yang berganti secara berkala. Salah satu yang paling populer adalah pengalaman Jurassic World, di mana kamu bakal berjalan melewati zona-zona bertema dinosaurus lengkap dengan replika hidup ukuran asli seperti Brachiosaurus dan T-Rex, berpadu dengan suasana hutan berkabut yang benar-benar terasa seperti dunia purba.
Yang kedua adalah Flower Dome, rumah kaca terbesar di dunia yang meniru iklim sedang dan kering ala Mediterania. Di sini kamu bisa melihat sembilan taman bertema dari berbagai belahan dunia, mulai dari kawasan Mediterania, Afrika Selatan, hingga Australia, lengkap dengan pohon baobab dan tampilan bunga musiman yang terus berganti sepanjang tahun.
Tips Merancang Kunjungan yang Nggak Terburu-buru
Banyak wisatawan datang ke Gardens by the Bay dengan membeli tiket kombo, lalu terburu-buru menjelajahi tiga konservatori dalam waktu dua jam saja. Padahal, taman ini justru lebih terasa maksimal kalau kamu meluangkan waktu lebih santai di setiap area.
Kalau kamu bingung menyusun rute kunjungan yang efisien, Wisatamu Tour Travel siap membantu menyusun jadwal yang pas, misalnya menjelajah Cloud Forest dan Flower Dome di siang hari, lalu menutup kunjungan dengan menyaksikan Garden Rhapsody di malam hari sebelum melanjutkan perjalanan ke Marina Bay Sands yang letaknya cuma beberapa langkah dari taman ini.
Kombinasi yang paling direkomendasikan untuk sebagian besar pengunjung adalah Cloud Forest, Flower Dome, dan OCBC Skyway. Skyway sendiri sering terlewat padahal harganya relatif terjangkau dan memberi pengalaman berjalan di antara Supertree yang sulit didapat dari sudut lain.
Jam Operasional dan Cara Menuju Gardens by the Bay
Area outdoor Gardens by the Bay buka setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 02.00 dini hari, jadi kamu bisa datang kapan saja sesuai jadwal liburanmu. Sementara itu, konservatori berbayar seperti Cloud Forest dan Flower Dome beroperasi mulai pukul 09.00 hingga 21.00, dengan waktu masuk terakhir sekitar pukul 20.30.
Cara termudah menuju taman ini adalah naik MRT jalur Circle atau Downtown Line menuju Stasiun Bayfront, lalu keluar lewat Exit B mengikuti jalur bawah tanah menuju Dragonfly Bridge atau Meadow Bridge. Alternatif lain, kamu bisa naik jalur Thomson-East Coast Line langsung menuju Stasiun Gardens by the Bay, yang keluarnya persis berada di dalam kawasan taman.
Aktivitas yang Bisa Kamu Coba di Gardens by the Bay
Selain menikmati Supertree Grove dan dua konservatori utama, ada beberapa hal lain yang bisa kamu lakukan selama berkunjung:
- Berjalan santai menyusuri OCBC Skyway di antara pepohonan raksasa
- Naik ke Supertree Observatory untuk menikmati pemandangan 360 derajat kota
- Menjelajahi Floral Fantasy dengan berbagai tema bunga musiman
- Berkeliling area outdoor gratis seperti Heritage Gardens dan Waterfront Promenade
- Mengajak anak-anak bermain di Far East Organization Children’s Garden
- Menonton pertunjukan Garden Rhapsody dari rerumputan Supertree Grove
Tips Praktis Sebelum Berkunjung
Beberapa hal ini bisa bikin kunjunganmu ke Gardens by the Bay lebih nyaman:
- Pesan tiket konservatori secara online lebih dulu, karena Cloud Forest dan Flower Dome menerapkan slot waktu masuk tertentu
- Datang sore hari kalau ingin menikmati suasana siang sekaligus pertunjukan cahaya malam tanpa harus bolak-balik
- Bawa jaket tipis saat masuk Cloud Forest, karena suhu di dalamnya cukup sejuk untuk meniru iklim pegunungan
- Cek jadwal pameran tematik terbaru di Cloud Forest sebelum berangkat, karena temanya berganti secara berkala
- Gunakan sepatu nyaman, area taman ini sangat luas dan banyak titik yang harus dijelajahi dengan berjalan kaki
Kesimpulan
Gardens by the Bay membuktikan bahwa sebuah taman kota bisa jadi keajaiban arsitektur tersendiri, bukan sekadar ruang hijau biasa. Kombinasi Supertree raksasa, hutan awan indoor, dan pertunjukan cahaya gratis tiap malam menjadikan tempat ini layak dijadikan agenda utama, bukan cuma persinggahan singkat di sela jadwal liburanmu.
Kalau kamu sedang merencanakan perjalanan ke Singapura, sisihkan setidaknya setengah hari penuh untuk menjelajahi taman ini. Nikmati suasananya pelan-pelan, dari sinar matahari sore hingga gemerlap lampu malam, dan biarkan Gardens by the Bay memberimu salah satu kenangan paling berkesan dari seluruh perjalananmu.
FAQ Seputar Gardens by the Bay
1. Apakah masuk ke Gardens by the Bay berbayar? Area outdoor seperti Supertree Grove dan Bay East Garden gratis dimasuki. Yang berbayar hanya konservatori seperti Cloud Forest, Flower Dome, Floral Fantasy, OCBC Skyway, dan Supertree Observatory.
2. Jam berapa pertunjukan Garden Rhapsody berlangsung? Pertunjukan cahaya dan musik ini berlangsung dua kali setiap malam, biasanya pukul 19.45 dan 20.45, masing-masing sekitar 15 menit dan gratis ditonton.
3. Bagaimana cara menuju Gardens by the Bay dari pusat kota? Naik MRT jalur Circle atau Downtown Line menuju Stasiun Bayfront, atau jalur Thomson-East Coast Line langsung ke Stasiun Gardens by the Bay yang keluarnya di dalam kawasan taman.
4. Apa saja atraksi utama di Cloud Forest? Ada gunung buatan dengan air terjun indoor tertinggi di dunia, kabut tebal khas dataran tinggi, dan pameran tematik yang berganti berkala seperti pengalaman bertema dinosaurus.
5. Berapa lama waktu ideal untuk mengelilingi Gardens by the Bay? Setidaknya setengah hari penuh, supaya kamu bisa menjelajahi konservatori di siang hari dan menutup kunjungan dengan pertunjukan cahaya malam.
6. Apakah Gardens by the Bay cocok untuk anak-anak? Sangat cocok. Ada Far East Organization Children’s Garden yang dirancang khusus untuk anak-anak bermain di area outdoor.
7. Apakah perlu memesan tiket sebelum berangkat? Sangat disarankan, terutama untuk Cloud Forest dan Flower Dome yang menerapkan slot waktu masuk tertentu, supaya kamu bisa menghindari antrean panjang di lokasi.
























Aku sering ke SG, tp ga pernah ke GBTB đđ. Saking kesana cuma ngejar wahana esktrem di USA dan Clarke quay. Padahal pengeeen sbnrnya mba, cuma tiap ke SG itu memang hanya utk lepas stress naik wahana esktrem, trus balik JKT đ¤Ł. Makanya waktu ga banyak.
Pdhl taman ini cakeeep yaaa. Sampai2 supertree grove aja bisa adaaa gitu … đ. SG mah luar biasa lah, negara kecil tp ga main2 pembangunannya
Nanti pengen kesini pas ngajakin anak aja. Jadi mereka bisa lihat juga serunya taman raksasa di tengah kota begini . Belum lagi melihat pertunjukan cahaya nya đ.
Cloud forest nya aku juga tertarik mbaaaa đđ. Kalau dah berhubungan Ama dinosaurus sih pasti ga aku skip â¤ď¸. .
Ayo kak Faan,,,,nanti lagi kalau ke Singapore mampir deh kesini hehe
tiap aku ke singapore ga pernah kesini mbak, padahal pengen foto-foto dengan latar pohon futuristik ini. Pose tidur-tiduran gitu kek orang-orang hahaha.
minimal ke tempat yang gratisannya dulu gitu maunya hehehe
tapi meskipun aku sering traveling sendirian, pas mau kesini sendiri kayak gimana gitu hahaha.
Yuuk mampir mbaak,,seru sepertinya tidur tiduran sambil fotoan
Singapura memang terdepan dalam banyak hal. Walaupun negara kecil, tapi bisa menyedot wisatawan dalam angka yang besar dengan adanya destinasi wisata yang inovatif dan kreatif seperti halnya Garden by the Bay ini.
Mudah-mudahan bisa dibuat hal serupa di negeri kita, karena sumber dayanya kan cukup mumpuni juga, tinggal ada kemauan dari pihak terkait untuk mengembangkannya. Siapa tahu bisa jadi spot yang sama-sama bisa menarik perhatian turis lokal maupun asing
jadi ingin sekali pergi ke sana karena memang singapura, meskipun negaranya kecil tapi pembangunan di sana cukup memberikan nuansa yang bagus untuk berlama-lama tinggal, salah satunya jika datang ke gardens by the bay. tapi memang tampilan futuristik dari gbtb tidak terlepas dari kontribusi sumber daya manusianya, karena memang diakui singapura meskipun sumber daya alam yang nyaris tidak ada, tapi kalau sumber daya manusianya jangan ditanya.
Kalau bisa ain ke Supertree saya juga ingin merasakan sensasi naik OCBC Skyway.
Pasti degdegan berdiri di jembatan gantung sepanjang 128 meter yang berada 22 meter di atas tanah.
Bayangkan seakan kita berjalan di atas jembatan ini seolah sedang melayang di antara pepohonan raksasa, sambil menikmati pemandangan Marina Bay Sands dan Singapore Flyer dari kejauhan.
Ah cukup menantang tapi bikin penasaran banget
Kalau sebagian besar tempatnya bisa dimasuki secara gratis, harusnya taman ini wajib ada di list tempat yang akan dikunjungi saat kita ke Singapore, ya. Sepertinya view malam hari lebih menarik dengan lampu-lampu cantik yang menghiasi.
Bisalah kalau untuk foto-foto Instagram kalau ke Garden bay the bay ini. Ini tanaman artificial terunik dengan teknologi mutakhir menurutku. Pokoknya kl kesini, jangan seharii pliss..rugi banget. Banyak tempat bagus yang bisa dieksplor jalan kaki aja. Asal kuat haha
Kalau ke Singapore emang gak cukup cuma 2-3 hari ya, Kak. Minimal seminggu lah. Untuk garden by the bay yang sebesar itu emang gak enak kalau dikunjungi terburu-buru. Salut aja ada bagian di ana yang buka sampai jam 2 dini hari, jadi pas susah tidur, bisa jalan aja ke sana.
Setuju, kalau jalan ke Singapore atau negara lain, pakai jasa tour and travel aja, biar lebih enak liburannya.
Gardens by The Bay ini memang ikonik banget. Bahkan ada di game yang kerap daku mainkan. Seneng rasanya melihatnya, gimana kalau berkunjung langsung ya, wuaaah pasti happy. Bismillah, InsyaAllah Fenni bisa liburan bahagia ke Singapura dengan selamat dan aman.
wawww, ini tamannya gede banget dan sepertinya setengah hari di sini gak akan cukup kalau buat saya. Jadi kepingin ngiderin tempat ini seharian deh. Tapi malam sepertinya terlihat lebih cantik ya. Bisa ya bikin gunung buatan dan suhunya mengikuti seperti di alam yang sebenarnya. Sementara buat saya, prestasi ngadem tersukses adalah ke stasiun MRT. Aku tertarik banget yang Cloud Forest. Bisa menikmati alam, tapi sepertinya medannya gak seberat alam beneran. Langsung cari tahu ah, apakah ada tersedia akses untuk pengguna kursi roda di sana.
Singapore itu emang keren sih. Bahkan taman nya pun di sulap sebagus itu. High tech & super menakjubkan. Berasa lagi ada di negeri lain. Seindah itu. Dan bener, waktu ternyaman buat eksplor sore sampai agak malam. Jam buka nya pun panjang.
Rasanya kalau ke Singapura minimal 4-5 harian supaya makin santai dan bisa explore banyak tempat rekomen.
Wah iya, tamannya emang futuristik banget ya
Tak heran jika Gardens by The bay ini menjadi salah satu destinasi yang wajib dikunjungi jika sedang ke Singapura
Ok, semoga salah satu whislist ku ke Singapura, bisa tercapai
Aku bisa mampir kesini
Saya pernah ke sana dan memang buat saya Cukup Sekali Saja karena memang bisa memenuhi rasa penasaran dan ingin tahu dan saya sarankan sih setiap orang yang ke Singapura main ke sana ya karena di kita nggak ada soalnya nggak ada di kita aslinya hutan beneran yang sekarang sedang terancam
Yang bikin Gardens by the Bay menarik buat aku tuh justru konsepnya: taman, teknologi, dan keberlanjutan bisa dibuat menyatu tanpa terasa seperti sedang melihat âproyek teknologiâ.
Supertree-nya memang ikonik, tapi ternyata di balik bentuk futuristik itu ada tanaman hidup dan bahkan panel surya. Keren nih.
Aku juga setuju kalau tempat seperti ini sebaiknya jangan dikejar dalam waktu dua jam cuma demi checklist foto. Apalagi ada Cloud Forest, Flower Dome, sampai Garden Rhapsody malam hari.
Kalau aku ke sana, kayaknya malah pengin datang sore, jalan santai dulu, baru cari posisi enak buat menikmati lampu Supertree.
Kadang destinasi yang paling berkesan memang bukan yang paling banyak tempatnya didatangi, tapi yang sempat kita nikmati tanpa terburu-buru.
Belum pernah ke sini Mbaaa.. ternyata menarik banget ya.. Taman kota yang arsitekturnya dibuat grande gini sih dijamin anak aku bakal super betah. Bisa bisa ga mau pulang muter muter di sini
Garden by The Bay ini masih jadi salah satu wish list aku mbak. Dua kali ke Singapura belum kesampaian masuk sana. Padahal keren banget yak, terutama pertunjukan cahaya di malam harinya itu, pengen banget lihat. Terus sekarang juga ada Cloud Forest makin ciamik lha. Datang ke sana tuh cocoknya sore hari. Lanjut sampai malam…
Singapura ini nggak punya hutan maupun flora yang otentik, jadi mereka menggunakan teknologi buat menumbuhkan tanaman2, sehingga jadi hutan maupun taman buatan yang cantik.
Meanwhile, Indonesia memiliki segalanya, tapi dibakar T.T, sad deh pokoknya ya đ .
Pengen banget suatu hari nanti bisa membawa anak2ku ke sana aamiin đ
Banyak aktivitas yang bisa kita lakukan di sana sebagai turis ya mbaak.
Ada pertunjukan2 juga yang bisa kita nikmati dan sebagian ada yang free yaa.
Menurutku Cloud Forest gila sih. Udahlah ada gunung buatan, eh ada air terjun dalam ruangan juga.
Makin manis kalau ada pameran Jurrasic World nya. Yakin dah. Kalau liburan sama anak-anak ke sini mah, mereka bakalan seneng bener. Secara, anak-anak pasti excited sama T-Rex.
Singapura keren ya bisa memadukan konsep taman dengan teknologi. Padahal negara kecil lho jika dibandingkan dengan negeri kita. Tapi kreativitas dalam menata setiap sudutnya layak diacungi jempol. Semoga suatu saat nanti bisa berkunjung dan mengabadikan momen di sana. Pingin foto di bawah pohonnya.
wah keren banget ini tamannya. Singapura ini walau negara kecil tapi memiliki tempat wisata yang keren banget yaa. Makanya jadi negara paling maju juga di asia tenggara. Kapan ya daku bisa ke singapura?
Cantiknyaa.. Gardens by the Bay yang terletak di distrik Marina Bay, Singapura.
Kayanya memang kudu menjelajah semua struktur Supertree futuristik dan rumah kaca raksasa Flower Dome yang dimiliki yaa..
Dengan akses yang mudah menuju kawasan Marina Bay, tempat wisata ini jadi bucket list saat ke SG.
Cantiknya garden by the bay, apalagi kalau lihat langsung kesana. Beberapa kali pernah lewat influencer dan yang jalan ke SG, baru ngeuh kalau itu di SG ya kirain dimana gitu