Ciri Khas Jalan  di Wilayah  Selatan Kabupaten Sukabumi

0

Sebagai kabupaten terluas di Jawa Barat dan kedua terluas di Pulau Jawa, Kabupaten Sukabumi memiliki ruas jalan yang banyak dan panjang. Kondisi ini tentunya muncul seiring dengan kenyataan luasnya wilayah yang mencapai ± 4.145,70 km² berdasarkan data Biro Pusat Statistik atau BPS. 

Saya cukup sering melewati jalanan di wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi karena memang rumah saya kan di Nyalindung yaa, jadi kalau mau pulang pasti melewati jalan utama di wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi. 

Tahun-tahun sebelumnya saat saya masih aktif di salah satu organisasi lebih sering lagi menyusuri jalanan di wilayah selatan. Jalan raya Provinsi di daerah Jampang Tengah, Lengkong, Purabaya, Sagaranten, Cidolog, Cidadap, Tegalbuleud, Palabuhanratu, Cisolok, Jampang Kulon, Ujung Genteng dan daerah selatan lainnya. 

Seru sih menyusuri jalanan di wilayah selatan ini kadang saya naik motor atau naik mobil, tentunya bersama suami atau teman-teman lainnya. Naah, buat kamu yang ingin bepergian atau traveling ke wilayah selatan ini ada baiknya mengetahui kontur jalanan disini. Biar gak kaget yaa. Jalanan di wilayah Selatan Kabupaten Sukabumi memiliki ciri khas tersendiri.

Perbedaan jalanan saat mulai menuju ke arah selatan itu sudah mulai terasa saat memasuki wilayah Nyalindung. Saat saya akan pulang ke rumah, rute jalan Nyalindung  yang saya lewati adalah jalur terminal Jubleg. 

Terminal Jubleg ini menjadi batas antara jalanan wilayah kota dan kabupaten Sukabumi. Saya tuh yaa merasakan sekali perbedaan saat menyusuri jalanan sebelum dan sesudah terminal Jubleg ini. Jalanan yang sebelumnya lurus-lurus aja, begitu lepas melewati jembatan langsung deh jalanannya berkelok kelok. Jembatan Jubleg adalahi salah satu akses penghubung penting di area perbatasan wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Ciri Khas jalan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi
Tanjakan Dini di Geopark Ciletuh.  Sumber gambar: https://www.facebook.com/infopelabuhanratu/photos/-tanjakan-dinibalewer-untuk-kamu-yang-akan-libur-natal-dan-tahun-baru-ke-geopark/488316141820696/?_rdr

Selain itu,  mulai nampak perbukitan di sepanjang sisi kiri dan kanan jalan. Medan jalanan berbelok dan berbukit ini konsisten saya temui dari mulai Jembatan Jubleg hingga belokan jalan menuju rumah saya. Jika kamu meneruskan perjalanan lebih jauh lagi ke arah Purabaya, Sagaranten, Cidolog dan terus ke arah selatan maka kamu akan menemukan medan jalan seperti ini. 

ciri khas jalan di wilayah selatan kabupaten Sukabumi
Ciri khas jalan di selatan Sukabumi berkelok kelok. Sumber gambar: pribadi

Beberapa tanjakan dan turunan yang terkenal curam di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi diantaranya adalah Tanjakan Dini yang ada di wilayah Geopark Ciletuh. Untuk bisa melewati jalanan ini selain membutuhkan kondisi mobil yang prima juga pengendara yang handal mengemudikan kendaraannya. 

Seperti saat saya melewati jalur Kiara Dua hendak menuju Pelabuhan Ratu. Aduh ngeri melihat jalan ke bawah, soalnya kanan bukit dan di sisi kiri itu jurang. 

  • Pemandangan Indah

Medan jalan berkelok dan berbukit berbanding lurus dengan pemandangan indah yang tersaji sepanjang perjalanan. Apalagi wilayah selatan Kabupaten Sukabumi ini ada perbukitan dan juga ada wilayah pantai, jadi pemandangannya sangat beragam. 

Jalur seperti ini biasanya naik turun mengikuti kontur alam,eh ada tikungan tajam juga  yang bisa membuat saya bisa melihat pemandangan  ke arah lembah, perbukitan hijau, atau hamparan laut di kejauhan. Beneran deh indah banget. Salah satunya adalah saat saya menyusuri jalanan daerah Cijangkar Nyalindung adalah pemandangan indah matahari yang akan menuju peraduan di antara hijau pepohonan di sisi jalan. 

Jalanan di selatan Sukabumi. pemandangannya indah dan masih rimbun dengan pepohonan. Sumber gambar: pribadi

Meski bagi pengendara kondisi ini bisa terasa menantang karena membutuhkan kewaspadaan ekstra, terutama saat melewati tanjakan panjang atau turunan curam, namun semua itu terbayar dengan pemandangan yang menyegarkan mata. 

jalan wilayah selatan Sukabumi
Pemandangan indah jalan di wilayah Kabupaten Sukabumi. Sumber gambar: https://www.sukabumipost.com/berita/di-balik-indahnya-jalur-geopark-ciletuh-sukabumi-ini-dia-titik-rawan-kecelakaan/

Sepanjang perjalanan, saya bisa melihat perpaduan alam yang masih alami seperti pepohonan rindang di hutan-hutan pinggir jalan, sawah membentang serta bukit dan lembah. Di beberapa titik, jalan bahkan seolah “menggantung” di sisi bukit, memberikan sudut pandang yang luas ke arah lanskap di bawahnya. 

Kombinasi antara jalur yang dinamis dan panorama yang indah inilah kalau menurut saya akhirnya membuat perjalanan terasa tidak hanya sebagai perpindahan tempat, tetapi juga pengalaman menikmati keindahan alam secara langsung.

  • Jalan Sempit di Beberapa Lokasi

Meskipun tidak semuanya dan bisa jadi hanya sebagian saja tapi memang jalan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi ada yang jalannya sempit. Hal ini terjadi karena medan yang tidak lurus-lurus saja alias banyak belokan, turunan dan tanjakan. Selain itu juga kontur tanah yang tidak stabil sehingga menyebabkan penyempitan jalan. Naah kalau sudah begini, jalan yang tadinya lebar pun akhirnya jadi menyempit deh.

  • Kontur Tanah Tidak Stabil

Permasalahan kontur tanah tidak stabil merupakan masalah klasik. Selama saya tinggal di Sukabumi sudah tidak terhitung saya bolak balik Cibadak Nyalindung. Dalam waktu tersebut sudah banyak banget terjadi longsor, penurunan tanah atau pun pergerakan atau pergeseran  tanah. 

Jadi yang namanya penurunan permukaan tanah itu bisa menyebabkan rumah yang tadinya ada di atas permukaan tanah bisa lenyap karena terjadi penurunan. Ataupun pergerakan tanah, yang bisa menyebabkan permukaan tanah bergeser dan bergerak. 

Akibat kondisi tanah yang tidak stabil ini bahkan bisa menyebabkan kondisi jalan raya menjadi sama sekali tidak bisa dilewati oleh kendaraan apapun. Daerah Pasir Salam dan Kertaangsana di Nyalindung merupakan potret nyata dari terjadinya pergerakan tanah tersebut. Sehingga pemerintah akhirnya membuat rute jalan baru karena jalan lama sama sekali tidak bisa dilalui lagi.

Naah, akhirnya kalau tanah labil begini meskipun kondisinya baru saja diperbaiki dan kondisi jalan masih mulus, akhirnya rusak lagi karena longsor dll. Kalau kamu melewati daerah selatan Sukabumi yang kondisi jalannya labil kamu harus ekstra hati-hati saja yaa.

  • Masih Banyak Pohon dan Hutan

Menyusuri jalan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi kamu akan menemui masih banyak pepohonan di sisi kiri dan kanan jalan. Sepanjang perjalananan dari terminal Jubleg sampai rumah saya di Nyalindung saja kalau dibuat perbandingan persentasenya lebih banyak pepohonan daripada rumah yang berjejer di pinggir jalan. 

jalanan di selatan sukabumi
Pepohonan berjajar rapi sepanjang perjalanan. Sumber gambar: pribadi

Dengan kondisi seperti ini, maka membuat suasana perjalanan yang saya lakukan terasa lebih adem dan membuat fresh pemandangan karena hijau-hijau dedaunan pohon di sepanjang sisi jalan. 

  • Penutup

Nah, jadi begitu yaa teman-teman cerita seputar ciri khas jalanan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Mudah-mudahan dengan penjelasan  yang saya paparkan bisa sedikit banyak memberi gambaran tentang kondisi jalan disini. Sehingga lebih memberi kehati-hatian  saat melewati rutenya. 

 

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Related Posts

29 Responses
  1. Sekarang area jalan ke Sukabumi selatan udah bagus banget, ya, teh. Ngageuleser.
    Terakhir saya ke Nyalindung, jalnnya mulus banget. Saya merasa iri kalau dibandingkan dengan jalan kadudampit yang aduhai rusak parah, padahal jalan menuju tempat wisata yang banyak digandrungi di Situ Gunung.
    Tapi untuk pemula yang mau nyoba jalan area Sukabumi Selatan ini memang harus agak waspada dan hati-hati, ya. Karena tipe jalannya memang berkelok-kelok dan konturnya naik turunnya lumayan banyak juga

    1. Aku kok sedikit was was kalau lihat jalanan berkelok-kelok Gini. Agak trauma hahaha mirip jalan di daerah brastagi nih. Berkelok-kelok gitu. Tapi kalau dari atas fotogenik banget ya. Semoga one day bisa kesini.

    2. Apalagi bagi pengendara yang tidak menguasai Medan, harus ekstra waspada, kebayang bagaimana tegangnya saat melintas jalur Sukabumi yang berkelok-kelok seperti itu

  2. Melihat pemandangan sepanjang jalan jadi pengen main ke Sukabumi. Ah, seher banget, sejuk rasanya melintasi jalanan yang masih penuh dengan hijau-hijauan di sekitarnya

  3. Wah, jadi kebayang jalan lintas Sumatra. Kebanyakan jalan di lintas sumatera seperti ini. Bedanya Apalagi yang berkelok-kelok itu. Begh, jadi kebayang di beberapa kelokan yang jadi spot foto.

  4. Saya pernah melewati jalur ini ketika mau ke Pantai Ujung Genteng dan memang bikin deg-degan karena berkelok-kelok dan juga banyak tanjakannya akan tetapi saya menikmati perjalanannya karena pertama pemandangan yang indah dan masih banyak pepohonan dan juga berasa sekali petualangannya walaupun harapannya nanti jalannya bisa diperbaiki supaya lebih mulus sehingga perjalanan bisa lebih mudah dan cepat

  5. dailyrella

    Aku belum pernah jujur ke Sukabumi, tapi kalau lihat kontur dan medan jalannya, ini jalur selatan kan berarti deket pesisir yah. So pasti viewnya bagus pisaann… jalanannya semilir dan hawa-hawa laut gitu.

    Tapi ya gitu sih emang pasti naik turun nanjak pudunan harus ati-ati bangeeettt, kalau yang baru pertama kali lewat pelan-pelan aja deh itung-itung sambil menikmati situasi.

      1. Eryka

        Baru tahu kalo sukabumi ini kabupaten terluas kedua looo…
        Btw sukabumi ini masuk daerah pegunungan gak sie mba? Soalnya kalo masih daerah pegunungan aku bayangin jalan berkelok kanan kiri banyak tumbuhan dan udara segarnya tuhhh bikin fresh gt 😊
        Lewat jalan berkelok2 ini memang harus ekstra waspada sie apalagi tanahnya juga banyak yg gak stabil jadi rawan longsor yaaa….

  6. Kalau ingat Sukabumi tuh jadi inget kebun teh Mbak. Salah satu kawanku orang sukabumi asli dan rumahnya ya di dekat kawasan kebun teh itu. Entah itu masuk kabupatennya apa kotanya aku ndak paham.. hehee..

    Kalau udah dataran tinggi dalam kepalaku pasti Sukabumi tuh kotanya rindang. Tapi kadang jalan² di area kabupaten tuh kita masih bisa lihat area hijau² gitu ya mbak Hen. Meski salah satu kendalanya jalannya.

    Nah jalan Cibadak Nyalindung nih kontur jalannya ngingetin sama kondisi tanah bergerak yang sama² kejadian di Kabupaten Sukabumi.

  7. Ya Allah….ini aku kalo lewat jalur kek giniii bakal gantian baca istighfar, tasbih dan takbir keknyaaa.
    beneran campuran adrenaline rush, sekaligus takjb dgn keindahan bentang alam.
    cantiiiikkk khan maeennn

  8. Sama seperti Cianjur Selatan ya kan karena lokasinya satu hamparan
    Dulu takut kalau lewat selatan Cianjur mau ke daerah Sukabumi Selatan tuh. Biasanya saya muter dulu ke Cianjur kota lewat Sukaraja dan seterusnya sampai Sagaranten dan Tegalbuleud. Sekarang dari Kadupandak, dari Sukanagara dan dari Agrabinta pun tinggal langsung aja ke tujuan. Karena akses jalan dan jembatan sudah lebih baik

  9. cukup menantang sih ruas-ruas jalan di wilayah selatan kabupaten sukabumi, tapi semua tantangan itu bisa terbayarkan dengan lanscape pemandangan saat sedang diperjalanan. nice..

  10. Mang Duyeh

    Duuuh udah lama ga lewat sukabumi lagi, kalo dulu mah travelling Jakarta – Bandung sengaja lewat jalur bogor – cianjur, mampir dulu ke sukabumi beli Mochi, sepanjang jalan indaaahh banget, pemadangannya luar biasa cantik.
    Wah seneng banget tinggal di Sukabumi, temaptnya sejuk, diapit dua gunung, mojangnya juga gareulis manis tur someah euy

  11. Agak mirip dengan jalanan sumatera yaaa. Berkelok2, jalanan ada yg bagus, ada yg rusak, sempit, kiri jurang, kanan tebing 😅😅😅, tapi kebanyakan view-nya memang indah bangetttt.

    . Berhubung suamiku udah sering bawa mobil lintas sumatera, jadi memang jalanan di Jawa atau Sukabumi ini buat dia udah biasa mba. Yg penting tetep waspada ketika driving. Krn terkadang dari depan itu adaaa aja kendaraan berat kayak truk dan bus yg suka ambil jalur kendaraan lain

  12. saya belum pernah ke Sukabumi, Mbak. baik naik kendaraan pribadi atau transportasi umum. Jadi belum merasakan langsung bagaimana kondisi jalannya.
    Tapi setidaknya dari tulisan Mbak Heni ini, saya bisa setidaknya tahu selak beluknya kondisi jalan di Sukabumi. Jadi bisa ada antipasi. terutama saat jalan curam dan sempit. Tapi bagusnya, pemandangan yang disajikan sangat indah. Jadi perjalanan panjang pun bisa dinikmati.

  13. Wah saya jadi inget terakhir main sekeluarga ke Geopark Ciletuh. Itu luar biasaaaaa ya jalanannya, beneran berkelok-kelok, mana naik turun pula dengan kanan kirinya tuh pegunungan dan kadang ada hutan sawit juga. Beneran sebegitu menantangnya jalanan di daerah Sukabumi dan sekitarnya, hihihi.
    Tapi seinget saya, jalanannya mah mulus kok. Mirip-mirip kayak jalanan di Kuningan. Biarkata ke pelosok geh, tetep amaaan dan mulus. Nggak yang gradakan jalanannya mbak.

  14. Pengen banget deh jalan2 ke Sukabumi lihat destinasi wisata yang terkenal itu. Sambil ngelihat pemandangan dan perbukitan yang hijau. Kayaknya adem aja gt kalo ada hijau2nya. Seger lagi.

    Jalan2 berkelok2 sambil menikmati perjalanan terasa begitu indah, apalagi bersama keluarga/teman. Seru bgt tuh.

    Smg jalanan baru yang dibangun tdk longsor lagi ya kak. Sekitar situ emg sering terjadi bencana ya kak.

  15. Perpaduan antara tikungan tajam, tanjakan curam kayak di Tanjakan Dini, plus pemandangan hijau yang masih asri itu emg juara banget. Kontur tanahnya yang labil dan bikin jalan menyempit emang menuntut kita harus selalu fokus dan ekstra hati-hati saat berkendara. Tapi justru kombinasi jalur menantang dan asrinya pepohonan sepanjang jalan dari Jubleg ke Nyalindung itu yang bikin rute ini punya daya tarik tersendiri. Capek di jalan langsung terbayar sama pemandangan alamnya yang adem

  16. wah ternyata jalan di sukabumi itu lumayan berkelok-kelok yaa. Saya itu pernah lho ke Sukabumi, mbak tahun 10 tahun yang lalu. Dan waktu itu kami tibanya malam jadinya kurang ingat gimana jalannya. hehe

  17. Jalur selatan karakternya mirip ya di sebagian besar wilayah pulau Jawa. Jalan yang berkelok naik turun, berbatasan dengan perbukitan dan jurang, lalu pemandangan alam yang memukau. Serem sih, tapi terbayar dengan semua keindahannya.

  18. Kalau kontur jalan di sana sesuatu, entah gimana pemandangan yang ditawarkan bisa se-apik itu ya Kak Hen. Jadinya seperti Berakit-rakit ke hulu nanti ketemu view yang cantiknya kemudian

  19. Jalan labil ini yang cukup membuat gemes karena ada aja kerusakan yabg ditimbulkan jadi mau ga mau ya haris perba ikan jalan agar nyaman dilalui masyarakat.
    Tapi ya mau bagaimana lagi secara kontur tanahnya seperti itu ya mbak
    Jalan yang berkelok-kelok pun menjadi tantangan tersendiri

  20. Jalannya berkelok-kelok ya, jadi harus full konsentrasi kalau bawa kendaraan, meleng sedikit fatal. Tapi pemandangannya keren banegt lho, bisa buat pikiran jadi adem he..he..

  21. Jalanannya mengingatkanku kalau mudik ke rumah mbahku di Pacitan dulu, melalui jalur Trenggalek hehe. Muter muter berkelakpkelok, tetapi pemandangannya cakep2, kanan kiri kalau nggak hutan pinus ya laut 😀
    Belum pernah bener2 eksplore Sukabumi, entah kapan yaaa. Liburan ini mau ke sana tapi bapake cuma bisa wiken, pasti rame bener haha 😀

    BTW kondisi tanahnya nggak stabil karena perbukitan gitu biasanya emang rawan longsor. Emang ada fenomena tanah bergerak juga kyknya ya mbak. Ini problem yang seing dihadapi area2 kota kek Bogor, Sukabumi, bahkan area Puncak.
    Keknya kita tu butuh ahlinya supaya bisa memperbaiki jalan2 di area seperti itu. Entah jurusan apa ya yang mempelajarinya.

  22. Sepertinya setiap daerah punya jalan khas serupa ini
    Lihat jalannya aku jadi ingat juga waktu ke Toraja di Sulawesi Selatan
    Mirip dan dataran tinggi juga
    Hmm… kayaknya seru kalau mengunjungi wilayah yang jalannya berciri khas begini

Leave a Reply

About Me

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Jelajah Bermakna

Most Viewed Posts

Recent Posts

trekking di Ciwangun Indah Camp (CIC)
Trekking di Ciwangun Indah Camp (CIC) Parongpong Bandung Barat
12 Juli 2026
Ada apa di jalan Braga?
Ada Apa di Jalan Braga? Menikmati Sore di Bandung
8 Juli 2026
Kulineran di sekitar Taman Kota Karangtengah
Kulineran di Sekitar Taman Kota Karangtengah Cibadak Sukabumi
2 Juli 2026

This Blog Member of:

ODOP
Seedbacklink
Seedbacklink affiliate
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Intellifluence Trusted Blogger
Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Total Visitor Counter:

N/A

Contact Me for Collaboration


My New Stories

trekking di Ciwangun Indah Camp (CIC)
Ada apa di jalan Braga?
Kulineran di sekitar Taman Kota Karangtengah
wisata curug
Trik visual ruang tamu
usaha mikro kecil dan menengah UMKM
Tips Traveling Aman Bagi Penderita Diabetes
Gyu Kaku Japanese BBQ Restaurant PVJ Bandung