Cibadak, sebuah kota kecamatan di Kabupaten Sukabumi perkembangan pembangunannya sangat cepat. Terutama di pusat kota, tepatnya di seputaran pertigaan besar yang biasa orang sebut simpang ratu. Wiih, sekarang lokasi itu sangat ramai, ruko dan toko baru bermunculan bagai jamur di musim hujan.
Salah satu penginapan yang sudah ada dari sejak dulu, rupanya menangkap fenomena ini sebagai peluang. Penginapan yang sudah ada sejak dulu. Sekarang bermetamorfosis sebagai hotel, namanya Hotel Bhumi Atikan. Tapi tenang saya belum akan membahas tentang hotel ini. Melainkan ada sebuah cafe yang saya suka di halaman pekarangannya.
Table of Contents
Lokasi Halmit Signature
Halmit Signature atau saya bilangnya Halmit Kafe aja yaa, sebenarnya ada dua lokasi yang pertama itu yaa yang ada di Cibadak dan kedua lokasinya ada di Nagrak. Naah, yang saya datangi ini lokasinya ada di Cibadak. Ini alamat Halmit Signature cabang CIbadak yaa;
Jl. Perintis Kemerdekaan, Cibadak, Kec. Cibadak, Kabupaten Sukabumi,
Jawa Barat 43351
Kafe Halmit ini lokasinya persis ada di halaman pekarangan Hotel Bhumi Atikan. Tidak susah menemukan kafe ini karena persis ada di pertigaan besar Simpang Ratu. Kalau dari arah pintu Tol Parungkuda tinggal belok kanan saja ke arah Pelabuhan Ratu letaknya ada di sebelah kanan. Tidak terlihat langsung dari pinggir jalan sih tapi masuk dulu sebentar ke dalam sedikit.
Masuknya sebentar saja koq, begitu jalan bentar paling 2 menitan sudah terlihat kafe nya ada di halaman depan hotel Bhumi Atikan.
Suasana Sekitar Halmit Signature Cibadak
Halmit Signature Cibadak kalau boleh saya bilang ini tuh kafe dengan konsep outdoor, hanya ada sebagian kecil saja yang ada kanopinya. Letaknya tuh beneran di halaman kafe. Lokasi tempat duduknya terbagi dua. Pertama di depan hotel persis itu full outdoor dalam arti kalau hujan yaa kebasahan. Tapi ada lagi area setengah outdoor karena ada dipayungi kanopi jadi pengunjung gak akan kebasahan dan kepanasan. Naah, area yang ada kanopinya itu posisinya ada di sebelah sisi bagian barat.



Suasana sekitar kafe cukup teduh di mata karena ada beberapa pepohonan di sekitar area kafe. Halamannya sebagian besar sudah tertutup tembok dan paving blok jadi lebih nyaman. Tepat di bagian tengah halaman kafe ada bagian dengan tembok lebih tinggi dan beratap kanopi. Ada beberapa alat musik tersedia di sana yang digunakan untuk menggelar live music.
Kafe Halmit ini memang ramainya tuh pada sore hari menuju malam. Kalau siang seperti saat saya datang kesini tuh pengunjung sepi. Yaa bisa dimengerti sih karena cuacanya kan panas kalau siang. Jadi tidak begitu banyak pengunjung. Tapi, saat saya datang kesini ada juga beberapa pengunjung yang datang.
Saya memilih duduk dekat pohon jadi panas matahari tidak langsung mengenai tempat duduk yang kami pilih. So faar amaan. Tadinya mau duduk di area semi outdoor yang bawah kanopi itu, tapi suami tidak berkenan jadilah pindahan lagi tempat duduknya. Punten kalau saya bilang di area itu masih ada beberapa sampah bekas pengunjung yang belum dibersihkan. Ditambah lagi kursinya agak berantakan dan ada yang tidak lengkap kursinya.
Menu Makan di Kafe Halmit?
Siang itu rasanya rasa lapar belum terlalu menggigit lambung nih. Tapi kalau nggak makan nanti terlewat jam makan. Baiklah saya makan saja deh jadinya. Plus secangkir kopi pahit. Buku menu tidak digelar di atas meja yaa, tapi saya minta dulu ke meja resepsionis yang ada di bagian depan samping hotel. Jadi bagian resepsionisnya menyatu dengan bangunan hotel. Teteh-teteh yang ada disana cukup sigap juga melayani.




Kami bertiga memesan makan berat. Saya memesan Ayam goreng sambal Hijau, Suami memesan Nasi Goreng spesial, aa memesan ikan dori sambal matah plus nasi putih. Untuk minumannya, saya koq pengen mencoba Halmit Yoghurt Strawberry jadi yaa sudah saya pun memesan minuman ini. Suami cukup air mineral saja, sehat dan murah meriah hehehe.
Sementara aa memesan kopi Americano kesukaannya. Oh iyaa, ada satu menu yang saya pesan untuk dimakan secara sharing yaitu Mie Nyemek. Alhamdulillah semua makanan tandas ludes. Artinya memang kita lapar hehe, saya yang tadinya gak begitu lapar jadi kebawa lapar deh akhirnya.
Fasilitas Kafe
Kafe Halmit memiliki dua buah toilet yang terletak di belakang bangunan hotel. Jadi kalau pengunjung kafe ingin ke kamar mandi, cukup berjalan saja dari arah samping hotel atau belakang cafe samping area semi outdoor.
Penandanya juga cukup jelas, ada tulisan toilet dengan tanda panah ke arah dalam. Saya cukup berjalan mengikuti arah tanda panah. Setelah mentok ke bagian belakang udah deh sampe ada dua buah toilet disana. Kondisi toilet cukup bersih, cukup nyaman deh kalau menurut saya.

Tepat berdampingan dengan are semi outdoor ada satu bangunan bercat hitam yang terbuat dari seng. Itu adalah area untuk menyiapkan makanan pesanan pengunjung kafe. Makanan dan snack pesanan pengunjung dibuatnya disitu.
Sementara minuman dan aneka kopi, pihak kafe menyiapkannya di area belakang customer service atau kasir. Tepatnya ada di belakang area panggung musik.


Naah, di tengah kafe ada satu panggung kecil dengan tembok yang lebih tinggi sedikit dibandingkan dengan tembok lantai. Panggung yang dilengkapi dengan kanopi plus seperangkat alat musik. Jadi kalau sudah sore dan malam hari ada live music di area tersebut. Pengunjung kafe bisa menikmati makan sambil mendengarkan alunan musik.
Kesan Makan di Kafe Halmit
Hamlit Signature Cibadak cukup nyaman untuk saya kunjungi. Makanannya juga lumayan enak dan harganya tidak terlalu mahal. Saya makan bertiga dengan menu yang dijelaskan di atas sekitar dua ratus ribuan. Ini sudah termasuk dengan pajak restoran. Ada tujuh item yang saya pesan untuk makan kali ini. Lupa deh dimana lagi saya menyimpan nota bon dari cafenya yaa….saya hanya melihat dari mutasi pembayaran Qris di m banking.

Hanya saya tuh agak terganggu ya dengan pemandangan sapu di bagian depan. Ada sapu tepat di samping ruangan kasir yang terlihat jelas dari tempat duduk area pengunjung. Kalau menurut saya sebaiknya peralatan bersih-bersih simpan di tempat yang tidak terlihat oleh pengunjung.
0






















