Mari Bertualang ke Situ Cijeruk Rute Selabintana

0
Situ Cijeruk rute Selabintana

Hari Minggu yang cerah, meskipun waktu sudah menunjukkan jam tujuh pagi tapi saya belum bersiap sama sekali untuk jalan jalan pagi. Pekerjaan di dapur masih menunggu diselesaikan dan artikel masih memerlukan sedikit sentuhan finishing sebelum saya publish. Alhamdulillah, akhirnya tepat satu jam kemudian seluruh pekerjaan rumah dan artikel sudah selesai.

Soo,,,,,lanjut persiapan untuk bepergian pekan ini. Saya berencana hendak bertualang ke Situ Cijeruk rute Selabintana. Asyik banget deh saya excited sekali, soalnya belum pernah lewat sini. Biasanya saya melewati Situ Cijeruk itu via Goalpara saat hendak berkunjung ke Al Bayan Putri Goalpara. Kalau via Goalpara itu jalannya dari arah depan tepatnya Jalan Raya Sukaraja. Jalan raya utama yang hendak menuju Bandung/Cianjur.

 

Awal Perjalanan

Rute awal adalah mengambil arah Selabintana saat sudah sampai ke kota Sukabumi. Sebenarnya ada beberapa belokan untuk menuju ke Goalpara dari Jalan utama Selabintana ini.

Hanya saja karena memang tujuan awalnya saya tuh ingin jalan-jalan, touring motor sama suami. Jadi yaa saya mengambil belokan ke kiri dari jalur paling atas. Kami bersepakat berbelok dari jalan depan terminal Selabintana. Belokan yang sama saat saya menuju cakrawala dan saat saya pulang dari Pondok Halimun.

Situ Cijeruk rute Selabintana
sumber gambar: google street view

Patokannya depan terminal Selabintana yaa, sebelum masuk ke area wisata Selabintana, naah ada jalan ke kiri. Dah tuh masuk aja kesana. Jangan lupa set dulu google maps nya yaa, setel rutenya dan ikuti arah jalannya. Koneksi bagus koq jadi Insya Allah kalau koneksi lancar maps nya gak akan eror eror.

 

Ikuti Maps Yaa

Suami berhenti dulu sebentar sesaat setelah masuk ke jalan seberang terminal Selabintana. Set maps dulu, berhubung motor saya belum terpasang phone holder, jadinya sepanjang perjalanan saya gak bisa ambil foto. Soalnya harus pegang handphone suami. Jadi saat touring bertualang ke Situ Cijeruk rute Selabintana ini, suami mengikuti arahan saya. Saya bilang belok dia belok saya bilang lurus dia lurus aja. Dia nurut banget sama saya gak ada bantah bantah selama perjalanan wkwkwk.

Situ Sijeruk rute Selabintana
peta rute touring yang saya tempuh kalau terlihat di google maps

Karakteristik Jalan

Sepanjang perjalanan motor melaju kencang, yaa gak kencang-kencang amat sih tapi gak pelan juga. Saya memasuki jalanan perkampungan yang memiliki ciri khas karakteristik tersendiri. Asyik lho, touring ke jalan desa tuh, selain udaranya bersih, bebas macet dan hawanya dingin. Yaa maklum saja karena daerah yang saya lewati itu termasuk dataran tinggi di kawasan Sukabumi. 

Jalanan Sempit

Sebagian besar jalanan yang saya lewati rata-rata jalannya tuh sempit. Meskipun agak lebar tapi pas banget buat dua mobil kalau berpapasan. Banyaknya sih gak bisa papasan, alias harus menunggu dulu di pinggir untuk mobil di hadapan bisa lewat. Intinya gantian gitu deh. 

Situ Cijeruk rute Selabintana
sumber gambar: google street view

Berhubung saya dan suami naik motor, jadi yaa lancar saja gak ada drama-drama papasan sesama mobil. Naah, enaknya naik motor tuh gini, tidak terlalu pusing saat melewati jalan sempit. Jalanan sempit khas jalan perkampungan adalah jalan yang paling banyak saya lewati. Jadi jangan kaget yaa kalau melewati jalur Selabintana menuju Goalpara ini jalannya sempit.

Melewati Perkampungan

Jalur alternatif Selabintana menuju Goalpara adalah jalan yang melewati banyak perkampungan rumah-rumah penduduk. Ada juga beberapa perumahan yang saya lalui. Beberapa bangunan yang dijadikan usaha seperti peternakan, cafe dan restoran. Bahkan ada juga tempat wisata agro seperti The Tani. 

Saya sendiri gak menyangka deh kalau di jalan yang jauh dari manapun eh ada cafe, eh ada rumah makan, eh ada tempat wisata. Kalau dalam pikiran sederhana saya, bagaimana mereka menggaet pembeli dan pengunjung yaa. Padahal kan tempatnya jauuh dari jalan utama. 

Tapi, beda lagi kalau bicaranya dari sudut pandang teknologi dan komunikasi. Iklan bisa di medsos, orang bisa menggunakan maps untuk sampai kesana. Gak ada yang susah kan.

Touring motoran melewati perkampungan, saya pun jadi bisa melihat secara langsung kegiatan dan aktivitas masyarakat sekitar yang kebetulan saya lewati. Saya melihat anak-anak bermain, masyarakat dengan aktivitasnya di depan rumah, orang-orang sepedaan sambil olah raga dan orang-orang jalan kaki trekking biar badan sehat bugar. 

situ Cijeruk Situmekar Sukabumi
sumber gambarL google street view

Menjelajah Hutan dan Kebun

Selain melewati perkampungan, saya pun melewati jalur hutan yang rimbun dengan pohon bambu. Kebun dengan pohon rimbun di sisi kanan dan kiri juga saya lewati. Ada juga kebun sayur meski tidak banyak juga. Hutan bambu dan kebun-kebun mulai saya lewati setelah setengah perjalanan. Secara kewilayahan sudah masuk ke wilayah Goalpara.

Soalnya gak gitu jauh dari kebun-kebun saya melewati The Tani. Sepertinya, kalau saya nanti melewati rute ini lagi bakalan membawa bekal. Asyik  juga soalnya ngampar tikar dan botram di pinggir hutan hehe. Yaa asal pilih-pilih tempat aja yang agak lega dan gak terlalu banyak semak-semaknya. 

 

Ada Turunan dan Tanjakan Tajam

Ada satu titik saat saya berdua suami bertualang ke Situ Cijeruk rute Selabintana yang jalannya  tuh curam banget deh.  Awal saya melewati titik curam ini ada belokan tajam kemudian melewati turunan eh kemudian langsung belok tajam lagi. Terus, langsung nanjak pake banget dong. Beneran deh titik jalan ini mengingatkan saya pada tanjakan di jalan alternatif Cikidang. 

Tapi setelah  melewati tanjakan dan turunan curam ini, saya berpapasan dengan seorang bapak yang berkendara sepeda. Itu artinya kan dia akan melewati jalur ekstrem yang barusan saya lewati dong. Berat banget deh sepeda kalau melewati tanjakan turunan itu. Bisa kehabisan nafas kalau saya, palingan sepedanya saya tuntun saja deh saat melewati tanjakannya.

Eh tapi saya ingat pada satu video di youtube yang pernah saya tonton. Zaman sekarang sepeda itu ada yang sudah dilengkapi dengan mesin jadi udah seperti motor dan mobil saja. Pengendara sepeda tidak usah capek-capek menggenjot sepeda agar bisa naik melewati tanjakan.  Naah, sepertinya sepeda bapak itu sudah ada mesinnya deh, perkiraan saya. 

 

Situ Cijeruk

Setelah kurang lebih 30 menit perjalanan, akhirnya sampai juga ke Situ Cijeruk. Situ yang persis berada di depan kantor desa Cijeruk.. Tepatnya ada di terletak di Kampung Sukamekar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Jadi ternyata kecamatan Sukabumi dan kecamatan Sukaraja itu berbatasan langsung yaa. 

Kondisi Sekitar Situ

Situ Cijeruk terletak persis bersebelahan dengan kantor Desa Cijeruk. Jadi ya aman terpantau sih oleh aparat desa. Antara kantor desa dan situ terpisah oleh jalan sekaligus menjadi tempat parkir kendaraan. Ada juga bangunan balai warga dan beberapa bangunan yang kondisinya sudah mulai mengalami beberapa kerusakan. Mudah-mudahan segera ada perbaikan.

Saya datang sekitar jam sembilan pagi, jadi masih segar udaranya dan belum terlalu panas. Kondisi sekitar situ mungkin karena lama gak turun hujan yaa, saya rasakan kering sekali. Jalanan sekitar situ tanahnya gampang terbang nih jadi debu, rumput sekitar terasa tandus. Yaa bisa jadi kondisi ini terjadi karena lama tak turun hujan. Jadi membuat sekitar terasa kering dan tandus.

Pemandangan yang agak mengganggu adalah ada sampah tersebar di beberapa titik, jadi agak mengganggu pemandangan. Meskipun sampahnya hanya satu dua saja tapi tetap saja mengganggu pemandangan sih kalau menurut saya. Atau mungkin itu sampah yang terbawa angin, entahlah saya juga tidak tahu persis.

Tulisan Situ Cijeruk terpampang jelas di pinggiran situ. Sehingga orang yang melewati situ meskipun bukan orang lokal pasti akan tahu keberadaan situ ini. Kalau saya boleh memberi saran, sepertinya di pinggiran situ akan lebih nyaman jika dibuat tempat duduk untuk bersantai. 

Yaa yang sederhana saja seperti tempat duduk di pinggir jalan. Jadi enak banget sambil memandang situ pengunjung bisa duduk-duduk santai menikmati indahnya Situ Cijeruk.  

Oh iya disini tuh suka banyak orang mancing. Jadi ada terdapat banyak ikan di dalam situ Cijeruk ini.  Tidak ada tiket yaa saat pengunjung ingin menikmati pemandangan di situ Cijeruk. Siapapun bisa bebas menikmati pemandangan di sekitar situ. 

Ada juga plang yang menjelaskan tentang apa saja yang ada di Situmekar.

Situ Cijeruk

situ cijeruk suakbumi

Situ Cijeruk Sukabumi

Situ Cijeruk Situmekar Sukabumi

Situ Sijeruk rute selabintana

Situ Cijeruk Sukabumi

Suasana Situ Cijeruk

Suasana Situ Cijeruk nya itu sendiri bagus lho pemandangannya. Situ yang dikelilingi oleh pepohonan dan langsung bisa melihat Gunung gede Pangrango. Kebetulan pas saya datang berkunjung gunungnya tidak terlihat karena terhalang awan putih. Jadi saya memotret situnya saja deh. 

Situ Cijeruk terletak persis di pinggir jalan desa ini bebas dilalui oleh masyarakat. Situ yang cukup luas di tengah-tengah nya terdapat keramba ikan. 

Jadi ikannya itu disebar di sekitar keramba dan pada bagian bawahnya dipasang jaring, jadi ikannya tidak kemana mana. Pemilik kerambanya itu siapa saya pun kurang paham, apakah milik masyarakat perorangan atau pemerintah desa yang mengelolanya. Musim kemarau panjang seperti sekarang ini turut pula memengaruhi keberadaan air di Situ Cijeruk. Debit airnya agak berkurang. Semoga saja hujan akan segera datang yaa. 

 

Kesan Berkunjung ke Situ Cijeruk

Situ Cijeruk sangat indah pemandangannya. Setelah melalui jalanan dengan beberapa titik rute menantang, saya senang sekali akhirnya bisa sampai kesini. Sebenarnya saya sering juga melewati Situ ini tapi dari arah Sukaraja. Nah baru kali ini saya mendatangi Situ Cijeruk dari arah Selabintana. Kamu mau mencoba juga ke Situ Cijeruk rute Selabintana? Cobain deh,,,seruuu

0

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Related Posts

32 Responses
  1. Jadi keinget saya pernah ke Situ Cijeruk dari Sukanagara Cianjur lewat Takokak
    Sukaraja Geger Bitung kan berbatasan langsung dengan Cianjur ya…
    Nah waktu jaman sekolah saya sering ke Sukaraja bareng teman naik angkutan. Sukanagara Takokak. Lanjut deh naik motor ke Sukaraja atau naik angkutan jaman dulu
    Ada elf ada Elsa
    Sekarang Situ Cijeruk bagus dan ditata ya
    Alhamdulillah dong…
    Banyak kenangan saya di sana. Haha…
    Terakhir ke Sukaraja kapan ya? 2019 kalau ga salah setelah dari Sukalarang saya menuju Pagelaran Cianjur lewat Gegerbitung dan langsung ke Sukanagara sebelum lanjut ke Pagelaran

  2. angsung bikin pengen ikutan siapin ransel dan jalan-jalan juga. Jalur lewat Selabintana ini memang beneran juara banget buat yang suka tantangan, apalagi pas tahu jalannya menantang dan ada rute curam yang bikin jantung agak berdebar tapi seru.
    Buat yang bosan sama jalur utama lewat Goalpara Sukaraja, pilihan rute alternatif ini pastinya ngasih sensasi bertualang yang jauh lebih berasa dan nggak ngebosenin. adi nambah daftar tempat wajib singgah kalau pas lagi main ke daerah Sukabumi nanti.

  3. Goal para nya aku tahu, Krn pernah ke park nya waktu itu. Tp situ Cijeruk nya yg baru dengar ☺️. Dah kebayang seruuuuu pasti kalau kesana pakai motor dengan suami ya mba.

    Nah kita samaaaa, aku kalau road trip naik motor dengan suami, pasti JD navigator. Jadi yg lihat peta ya aku. Untungnya walau ga bisa bawa kendaraan, tapi baca peta aku bisa hahhahahaha.

    Kalau jalanan yg dilalui sempit, memang lebih bagus motoran ya mba. Biar ga stuck juga kalau papasan Ama mobil atau kendaraan besar.

    Pernah deh waktu itu ke area gunung kidul, kan tanjakannya juga curam2 yaaa. Banyaaak bgt nemuin pesepeda yg lewat. Dan kalau liat sepedanya ga pake motor, jadi mereka memang mengayuh. Saluuut, Krn kuat banget itu paha dan kakinya 😄. Terlatih.

    Kalau aku dah nyerah lah hahahahah

    Memang baguuuuus situ nya mbak . Apalagi pohon2 yg mengelilingi. Kliatan sejuk di sana.

    Sedih kalau baca soal sampah. Masih sangat kecil kesadaran orang2 ttg membuang sampah yaa 😔.

    Padahal kalau suatu tempat bersih, kan yg diuntungkan warga sekitarnya juga

  4. Fenni Bungsu

    Banyak alternatif ya menuju Situ Cijeruk ini. Dan seru ya bisa pakai transportasi yang paling sat set yaitu motor, sehingga mau seperti apa medannya tetap bisa dilalui.
    Nah pas sampai lokasi, eh menyenangkan karena suasana sejuknya terasa.

  5. Membaca tulisan ini rasanya benar-benar diajak ikut menyusuri rute Selabintana secara langsung. Deskripsi jalurnya sangat detail, mulai dari suasana alamnya yang asri sampai detail tantangan medan yang harus dilalui menuju Situ Cijeruk. Disertakan juga tips persiapan dan catatan rutenya yang sangat informatif. Detil2 seperti membantu banget loh agar pembaca dapat gambaran akan medan yang akan dihadapi dan perlengkapan yang harus disiapkan. Informasi rute lewat Selabintana ini benar-benar jadi referensi segar buat yang ingin menikmati alam Sukabumi dengan sudut pandang berbeda. Dokumentasi foto-fotonya juga mendukung banget suasana petualangannya. Cuma sayang ya, keindahannya agak tercemar sama sampah. Yah walau memang tidak banyak dan bisa jadi terbawa angin, takutnya kalau tidak ditangani malah bisa jadi banyak dan membuat pengunjung jadi tidak nyaman

  6. Situ Cijeruk rute Selabintana ini menantang sekali ya. Berbagai medan jalan dilalui. Mulai dari perkampungan warga, jalan yang cenderung sempit, terpukau ada banyak cafe dan resto, lalu melewati area perkebunan juga. Pastinya mata dimanjakan dengan pemandangan variatif.

    Nah, kalau touring pake motor kadang memang jadi sulit ambil foto or video. Kayak saya sama kak Ire beberapa waktu lalu, touring dari Ungaran ke Jogja. Kebanyakan lihat maps dan jangan sampe kelewat atau salah jalan.

    Alhamdulillah, pas sampai ke lokasi pemandangan nya bagus. Perjuangan melewati banyak jenis jalan terbayar sudah. Tempatnya cocok buat niis, alias ngadem.

  7. Sebenarnya sayang sekali jika tempat wisata yang bagus ada sampahnya. Hal ini sebenarnya harus jadi keprihatinan dan kepedulian orang-orang yang berada di situ. Kalau bebas sampah, kan lebih enak menikmati, ya ‘kan?

  8. Ngebayangin gimana itu jalannya abis menurun lalu menanjak tajam, naik motor, sepertinya kalau aku urung untuk lanjut mbak, atau justru pilih opsi wisata lain T_T, belum lagi bingung gunain maps, karena suami kurang percaya kalau aku yang pegang google maps, wkwkwk

    Anyway, kalau ke situ Cijeruk bisa kali sekalian mancing ya, hehehe, siapa tahu bisa refreshing sejenak sembari berburu ikan hehee

  9. Tertarik banget buat ngejajal rute via Salabintana untuk bisa sampai ke Situ Cijeruk ini. Tapi pas baca bagian ada turunan tajam, kemudian belok dan terus naik lagi, ah jadi inget kemarin baru tabrakan di jalan persis kaya gini di deket Yaspida Kadudampit. Jadinya cukup trauma kalau liat jalanan menukik turun terus belok.

    Sepertinya pengen nyoba yang jalur Sukaraja aja dulu yang lebih aman. Next kalau sudah terbiasa dengan jalanan ekstrem kayanya harus nyoba juga motoran lewat Selabintana, biar lebih kerasa ngebolangnya.

  10. Ini jalan-jalan seru, Mbak. Apalagi coba melawati rute lain dari biasanya. dan sesuai pengalama saya, jusreu memacu adrenaline. karena kan masih meraba-raba rutenya. Makanya biasanya bertemu atau mengalami hal tak terduga. apalagai naik motor. Jalan nanjak, menurun, lewati persawahan dan lainnya. Tapi semua terbayar dengan Situ Cijeruk yang indah.

  11. Salut buat kak Heni yang benar ngarahin suami lewat GMaps. Biasanya cwek2 tuh suka bingung loh kalo baca maps. Wkwk. Emg ga smua sih. Ada jg yang jago loh baca maps. Tak terkecuali kak Heni ini.

    Btw ini baru namanya touring tuh: jalannya sempit, ada tanjakan maut, turunannya bikin deg-degan, tapi begitu sampai Situ Cijeruk langsung terbayar. 😄

    Aku malah suka bagian perjalanan melewati kampung dan kebun, karena justru di situlah cerita jalan-jalannya terasa hidup.

    Dan ide bawa tikar buat botram di pinggir hutan itu bahaya sih meski jadi pengin ikut touring juga. 😂

  12. Seru ya naik motor berpetualang berdua bersama suami. Kalau jalan kecil emang paling pas naik motor. Nggak bingung kalau papasan.

    Rute yang dilalui menarik, walaupun ada bagian tanjakan, turunan dan belokan ekstrem. Mungkin itu bapak yang naik sepeda sudah biasa, jadi nggak masalah 😆

    Situnya indah, sayangnya agak sedikit kotor karena sampah. Semoga kebersihannya lebih diperhatikan lagi baik oleh warga sekitar maupun pengunjung.

  13. Dulu kecil banget aku rasanya pernah ke Salabintana. Di ingatanku itu rumah vila punya kerabat papa yang biasa kita datengin untuk gathering. Udaranya dinginn banget buat aku yang biasa tinggal di daerah lebih dekat ke pantai. Biasanya pulang dari sana pilek. Tapi ga pernah sih kalau ke Situ Cijeruk. Syahdu banget ngedate sama suami roadtrip gini ke situ yang cantik ya Mbaa

  14. Wah pemandangannya ke gunung Pangrango berarti ya mbak?
    Btw emang kalau jalan ke wisata alam tu entah mengapa vibesnya kalau pakai motor tu lebih kek berasa effortnya haha, tapi nggak pusing soal jalan, apalagi kalau misalnya lewat perkampungan atau jalan yang sepertinya kecil gitu.

    Jadi, Situ Cijeruk ini emang dikelola warga setempat yaa. Sayangnya walau dekat sama kantor perangkat area setempat tapi kurang perawatannya ya? Untung pemandangan di sekitarnya cakep walau kondisinya lagi ada yang kerasa kering karena belum hujan. Padahal kalau diperbaiki lagi mungkin masyarakat yang jadi turis dadakan di sana juga bakal lebih betah lagi ya mbak.

  15. Seru banget baca cerita perjalanannya, Mbak. Saya malah ikut membayangkan naik motor melewati jalan perkampungan, hutan bambu, sampai tanjakan dan turunan yang cukup menantang itu 😄. Ternyata perjalanan menuju Situ Cijeruk dari Selabintana juga punya cerita tersendiri ya. Kalau saya ikut lewat sana mungkin bakal lebih sering berhenti buat menikmati pemandangan daripada lanjut jalan, hehe. Pemandangan situnya juga kelihatan asri banget. Jadi pengin ikut menjelajah ke sana.

  16. Waduknya tetap tidak kering ya meskipun kemarau panjang? Kalau sore menghabiskan waktu di situ sepertinya menarik, ditemani cahaya keemasan matahari yang mau tenggelam. Syangnya jauh jadi bisa nyimak dari tulisan saja

  17. Aku awalnya mikir Situ Cijeruk itu perkebunan Jeruk mbak. Dualah… Kok yang kesimplean mikirku.. 😂

    Ternyata setelah kutanya mbah gugel, situ artinya danau ya… 😅

    Kalau lihat lokasinya tuh aku kadang suka mikir mbak. Apalagi pakai Gmaps. Kadang Gmaps tuh suka ngadi² tahu nggak, makanya kalau pakai Gmaps tuh aku suka banget lihat bentukan street mapnya dulu.

    Tapi syukurlah jalurnya sampai dengan selamat dan sesuai koordinatnya.

    danaunya cuakeep. Kalau ada gunung paranggonya kelihatan, g tahu seindah apa. Lihat ijo²nya aja udah sueger.. 😍😍

  18. seru banget membaca cerita perjalanan ke Situ Cijeruk lewat rute Selabintana ini. Saya justru jadi ikut membayangkan suasana jalan desa, hutan bambu, sampai tanjakan dan turunan yang cukup menantang. Menarik juga karena ternyata ada jalur alternatif yang selama ini mungkin belum banyak diketahui. Bagian melihat aktivitas warga di sepanjang perjalanan juga membuat ceritanya terasa lebih hidup. Semoga kalau berkunjung lagi, kondisi Situ Cijeruk sudah lebih bersih dan tersedia tempat duduk sederhana untuk menikmati pemandangannya. Terima kasih sudah berbagi cerita dan rutenya, jadi pengin ikut menjelajah juga

  19. huaa saat ini saya hanya bisa membayangkannya saja, next time semoga bisa piknik di sana secara lokasinya nyaman untuk piknik apalagi pemandangan danau yang tenang, hembusan angin sepoi-sepoi
    Lokasinya yang strategis memungkinkan untuk menuju ke sana dengan berbagai jalan alternatif

  20. aku suka touring naik motor ya karena tantangan di perjalanannya. Selain itu, jadi banyak menikmati pemandangan indah di jalan.

    Belum lagi kalau di akhir perjalanan ketemu Situ Cijeruk yang pemandangannya sangat indah. Mantap, Kak.

Leave a Reply


About Me

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Jelajah Bermakna

Most Viewed Posts

Recent Posts

Kasepuhan Sinar Resmi
Kasepuhan Sinar Resmi: Kampung Adat yang Menjaga Warisan Leluhur
11 Oktober 2026
Touring ke Sawarna Banten
Cerita Touring ke Sawarna
10 Oktober 2026
Cafe di Sukabumi
Red Brick : Cafe American Style di Sukabumi
2 Oktober 2026

This Blog Member of:

ODOP
Seedbacklink
Seedbacklink affiliate
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Intellifluence Trusted Blogger
Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Total Visitor Counter:

N/A

Contact Me for Collaboration

Send Message →

My New Stories

Kasepuhan Sinar Resmi
Touring ke Sawarna Banten
Cafe di Sukabumi
Asap Isep Smoke House
Destinasi camping dan glamping di Sukabumi
Mengapa Traveling Itu Menyenangkan
jam tangan gt 7
Perlengkapan mengurangi resiko di perjalanan
Karakter drakor