Berkunjung ke Danau Situ Gunung Kadudampit

0
Danau Situ Gunung Kadudampit

Setelah puas menikmati keindahan pesona Situ Cijeruk, akhirnya saya dan suami kembali melanjutkan perjalanan. Kali ini kami sepakat mengambil arah berbeda dari kedatangan. Untuk kepulangan saya dan suami mengambil jalan ke arah Sukaraja. Motor melaju menuju arah jalan utama yaitu Jalan Raya Sukaraja. Jalan ini adalah jalan yang selalu saya lewati setiap akan berkunjung ke Al Bayan Puteri Goalpara. 

Saat itu jarum jam menunjukkan pukul sepuluh pagi. Waaah, itu artinya saya masih bisa mengunjungi satu destinasi lagi nih. Kemana yaa? Oh iya, pekan kemarin kan saya masih punya utang trekking. Saat mengunjungi Curug Sawer via Cinumpang, kami tidak sempat ke Danau Situ Gunung. Naah akhirnya saya dan suami memutuskan untuk berkunjung ke Danau Situ Gunung kadudampit. 

Di tengah perjalanan, saya mampir dulu ke City Mall untuk membeli kopi Fore dan satu potong kue. Saya memesan kopi sementara suami ingin matcha katanya. Ya sudah saya belikan saja sesuai pesanannya. Cukup lama juga menunggu soalnya lumayan rame hari itu. 

Perjalanan yang saya pilih adalah jalur jalan raya utama, tidak lagi melalui jalur utara. Jadi saya melewati Cisaat dan belok dari Polsek Cisaat ke arah kanan. Terus saja lurus mengikuti jalan utama yaa, jalannya makin ke atas makin menanjak saja. Kami tertawa bersama mengingat kejadian terakhir saat harus mendorong motor gegara rantai motor yang mengalami gangguan. 

 

Rute ke Danau Situ Gunung

Rutenya agak berbeda yaa soalnya sekarang saya enggak lewat Cinumpang lagi, tapi melalui jalur utama saja. Jadi dari pertigaan besar, tidak belok kanan yang menuju jembatan EMHA yaa melainkan beloknya ke arah kiri. Nanti melewati Polsek Kadudampit dan Terminal Kadudampit. Teruuus saja nanti akan bertemu dengan gerbang masuk kawasan wisata Situ Gunung. 

Nanti, setelah membayar tiket, saya tinggal belok kiri saja arah menuju parkiran. Sesampainya di area parkiran saya juga baru tahu kalau disini ada juga gerbang masuk ke tempat wisata Jembatan gantung lembah Purba. Oalaah jadi gerbang masuk ke Jembatan Gantung Lembah Purba tuh ada dua yaa. 

Baiklaah, setelah selesai memarkirkan motor, saya dan suami masih harus berjalan lagi ke arah danau. Jalannya tuh lurus saja terus nanti ada jalan memutar dan agak menurun. Tidak jauh dari situ sampailah kami di Danau Situ Gunung.

Danau Situ Gunung Kadudampit
Naah, motor kami parkir disini yaa. Jalan yang di kanan itu adalah jalan menuju danau

 

Danau Situ Gunung Kadudampit
tempat parkir kendaraan

Penampakan Danau Situ Gunung

Danau Situ Gunung masih satu rangkaian tempat wisata dengan Curug Sawer yang pekan kemarin saya kunjungi. Danau yang memiliki luas kurang lebih sepuluh hektar lebih ini berlokasi di Desa Gede Pangrango, Kec. Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Keberadaannya di bawah pengawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. 

Situ Gunung itu menurut cerita sih adalah danau buatan. Jadi konon katanya Situ Gunung itu dibuat oleh seseorang yang bernama Mbah jalun. Naah , Mbah Jalun ini adalah seorang bangsawan dari mataram. Dia hidup di sekitar tahun 1700 san. Dia merantau ke daerah Situ Gunung dan saat memiliki anak, dia mengeruk tanah hingga menjadi danau. 

Danau Situ Gunung indah sekali, tapi lagi-lagi sayang banget kondisinya mengalami penyusutan debit air. Sama halnya dengan Situ Cijeruk yang baru saja saya singgahi di pagi harinya. Sampai terlihat lho bekas surut airnya di tembok pinggiran danau. 

Danau Situ Gunung Kadudampit
menikmati segelas matcha di pinggir danau.

Pemandangan di Danau Situ Gunung

Sekeliling danau nampak pepohonan rimbun nan hijau di atas perbukitan. Jadi danau  nya tuh seperti dikelilingi bukit.  Indah banget deh pokoknya. Sambil saya sesekali menengok ke atas, nampak orang melintas  sedang bermain Flying Fox Lembah Purba. Flying Fox ini melewati danau. 

Nampak di salah satu sisi danau, ada batang pohon jatuh ke danau tapi dia tidak tenggelam. Naah, orang-orang menjadikan spot tersebut menjadi tempat untuk berfoto. Oh iya di pinggiran danau ada plang dengan tulisan jelas terpampang yang menjelaskan bahwa pengunjung dilarang berenang di danau. Menurut himbauan tersebut danau sangat berbahaya karena di ada lumpurnya dan suhu air dingin. Jadi jangan coba-coba berenang yaaa. 

 

Bagaimana Kondisi Sekitar Danau Situ Gunung?

Sekeliling Danau Situ Gunung adalah area rumput hijau yang sangat nyaman untuk pengunjung duduk di atasnya. Namun sayang sekali, lagi-lagi saya melihat sampah masih berserakan di sekitar pinggiran danau. Sebenarnya ada juga disini tuh tempat sampah tapi sepertinya jumlahnya belum memadai dan sudah pada penuh juga. 

Bagian depan utama danau ada dua buah kanopi terpasang. Sepertinya kanopi ini dulu saat terpasang berfungsi sebagai tempat pengunjung duduk dan menikmati danau. Namun sayang kanopi nya sudah rusak , semoga saja ada anggaran untuk membuat kanopi baru yang lebih proper agar bisa nyaman duduk disana. 

Danau situ Gunung Kadudampit
Kanopi yang ada di pinggir danau
Danau SItu Gunung Kadudampit
SAmpah yang dibuang sembarangan masih nampak di beberapa tempat

Ada banyak plang yang memberi informasi kepada pengunjung. Beragam informasi diantaranya adalah larangan berenang, anjuran membuang sampah pada tempatnya dan ada juga tentang aturan penggunaan drone di sekitar lokasi danau. 

Danau Situ Gunung Sukabumi
Cukup banyak papan petunjuk informasi di kawasan Danau Situ Gunung ini

Jangan khawatir kalau misal ke Situ Gunung saya tidak membawa bekal makanan apapun, karena da banyak warung di sepanjang sisi jalan depan area danau. Warungnya cukup lengkap menjual makanan dan minuman. 

 

Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Danau Situ Gunung

Ternyata ada banyak lho kegiatan yang bisa saya lakukan saat berkunjung ke Danau Situ Gunung. Ini setelah saya mengamati sekitar ada beberapa hal yang bisa saya lakukan untuk mengisi waktu saat berwisata ke danau di Kadudampit ini.

Kemping

Di sepanjang sisi danau hingga saya melihat beberapa tenda berdiri. Ternyata area Danau Situ Gunung juga merupakan area kemping. Kemping yaa bukan glamping. Sepanjang pengamatan saya, orang-orang itu mendirikan tenda sendiri dan menginap di tepi danau. Asyik sekali yaa…

Jangan khawatir kalau ingin ke kamar mandi, disini ada beberapa toilet tersedia bagi pengunjung dan yang sedang kemping. 

Botram

Aih senangnyaaa saya melihat banyak keluarga menggelar tikar dan makan bersama. Membawa bekal dari rumah berbagai makanan dan tentu saja minuman. Naah, kalau di daerah Sukabumi makan bersama seperti ini tuh namanya botram. 

Saya juga botram lho bersama suami. Tapi bedanya kami tidak menggelar tikar, cukup duduk saja di rerumputan hijau samping danau. Meskipun sederhana hanya dua minuman dan satu potong kue, tapi seneng banget bisa makan sambil melihat danau yang indah. Sesekali kepala saya mendongak ke atas melihat flying fox melintas. 

Eh botramnya ada juga lho yang sambil duduk-duduk di kursi kemping yang berukuran kecil. Tapi judulnya tetap makan bersama alias botram. Naah, ada juga yang memasak di tempat, mereka membawa kompor kecil khusus buat traveling dengan gas berbentuk kaleng kecil. 

Tapi jujur deh ada yang mengganggu pemandangan saya dan suami yaitu banyak banget yang pacaran wkwkwk…..ah heni kamu jangan asal tuduh deh siapa tahu mereka juga pasangan suami istri sama seperti kamu. Pikiran saya bergumam sendiri. 

Tapi, sebagai manusia dengan usia pernikahan lebih dari 25 tahun saya cukup paham mana yang pacaran dan mana yang sudah menjadi pasangan halal, hehehe,,,Ya sudahlah ngapain juga saya mikirin itu yaa, biarin aja itu urusan hidup mereka. 

Danau Situ Gunung Kadudampit
Nampak ada yang botram, kemping seru banget yaa. Papan peringatan Dilarang berenang sangat jelas terbaca. Tempat sampah tersedia tapi sudah penuh.

Acara Komunitas

Selain memandang keindahan danau, kalau saya punya acara bersama teman dan komunitas juga bisa deh melaksanakannya disini. Saat saya datang kesini pun ada sekelompok orang yang sedang outbond. Ada berbagai lomba dan permainan mereka lakukan ditambah dengan menyetel musik dan speaker juga. Jujur sih kalau saya keberisikan hehe..pengennya tuh kalau datang ke alam kan hening, tenang gitu yaa. Tapi kan ini tempat umum harus berlapang-lapang dada dan toleransi. 

Saat sedang menikmati kopi dan kue, saya kembali melihat serombongan ibu-ibu menggunakan seragam kaos berwarna hijau datang. Mereka membawa spanduk dan berfoto di depan danau. Naah, sepertinya mereka juga komunitas yang akan melakukan kegiatan bersama.

Berfoto Sepuasnya

Heuheuy,,,,ini niiih yang saya lihat saat berkunjung ke Danau Situ Gunung. Yaap,,orang-orang pada foto-foto deh sepuasnyaa,,,,,seneng banget melihat pengunjung pada hepi gitu. Yaa saya juga tidak mau tertinggal donk,,,,menyempatkan diri berfoto di depan plang Situ Gunung, berfoto di depan danau dekat kanopi dan foto di pinggiran danau nan eksotis….cantiiiik sekali ,,,danau nya bukan saya yaa heheheh.

Book Party

Asyik juga kalau saya membawa anak-anak ekskul Book Club ke Danau Situ gunung untuk menggelar acara Book Party. Coba deh nanti saya rancang dulu acaranya mau seperti apa. Tapi memang enak sih kita menggelar acara diskusi buku di pinggir danau, saya dan anak-anak membawa buku favorit masing-masing kesini.  Eits, jangan lupa membawa hadiah untuk tukeran kado. Naaah, kadonya bisa berupa buku saja jadi ada kenang-kenangan bermakna. Anak-anak bisa membeli dulu di Gramedia, sebelum meluncur kesini. 

 

Tips Berkunjung ke Danau Situ Gunung

Ada beberapa tips yang bisa saya berikan kalau kamu berkunjung ke Danau Situ Gunung, semoga berguna dan bermanfaat yaa.

Bayar Karcis Cukup Sekali 

Setelah saya berkunjung dua kali ke kawasan Situ Gunung, akhirnya saya jadi tahu kalau membayar karcis itu cukup sekali saja. Jadi saya kan sekarang mau ke menuju danau yaa, naah di pintu gerbang masuk saya membayar tiket sebesar tiga puluh dua ribu rupiah. Sama dengan tiket masuk saat ke Curug sawer via Cinumpang. Jadi untuk berdua total saya membayar enam puluh empat ribu saja. 

Jadi ternyata tiket ini bisa juga saya gunakan untuk masuk ke pintu masuk lainnya seperti pintu masuk curug sawer. Begitu pun sebaliknya. Terus, tiket ini sudah termasuk parkir yaa. Jadi kalau ada yang menagih lagi uang parkir di area dalam tidak apa-apa kalau tidak memberi uang parkir karena tiket itu sudah termasuk parkir. 

Simpan Kendaraan di Parkiran Pangkalan Ojek 2

Kalau saya kan membawa motor yaa, jadi lokasi parkir terdekat dengan lokasi danau adalah di pangkalan ojek 2. Lokasinya depan pintu gerbang masuk Jembatan Gantung Lembah Purba. Kalau tidak ingin capek jalan kaki ke danau ada ojek pangkalan yang bisa membantu mengantar ke lokasi danau dengan tarif sepuluh ribu sampai depan danau.Ojek pangkalan banyak terlihat berjajar di dekat danau dan di depan pangkalan ojek 2.  Saya dan suami memilih berjalan kaki saja.

Mobil juga sama saja parkirnya disini yaa. Tapi saya juga melihat ada beberapa mobil yang bisa masuk dan parkir di jalan depan danau. Saya tidak paham juga apakah mereka itu membayar lagi atau bagaimana. 

Membawa Makanan dan Minuman

Jangan lupa membawa makanan dan minuman yaa kalau kamu berkunjung ke Danau Situ Gunung. Meskipun sekitar area danau banyak warung, tapi membawa bekal sendiri akan jauh lebih hemat. Kalau mau botram membawa bekal nasi dan lauk pauknya plus air minum dan peralatan makan dari rumah. 

Membawa Tikar atau Kursi Kecil

Saya terinspirasi pada beberapa pengunjung yang membawa kursi dan meja kecil ke area danau. Mereka menikmati makanan dan minuman sambil duduk di kursi kecil tersebut. Ngobrol ngalor ngidul depan danau sambil menikmati semilir angin, kicau burung dan pemandangan air danau serta hutan yang mengelilingi danau. Udah deh no debat asyik banget lho,,,

Usahakan Datang Pagi

Kalau mau berkunjung ke Danau Situ Gunung usahakan pagi hari yaa, biar tidak kepanasan. Saya datang ke danau sekitar jam sebelasan. Yaa lumayan sudah menuju panas. Tapi untungnya menemukan tempat duduk di pinggiran danau yang tidak terlalu panas. Tempat duduk yang kami pilih tepat di bawah pohon, jadi terlindungi dedaunan di atasnya. Naah, pas mau foto depan danau itu baru saya merasa kepanasan. Ya iyalah ka datangnya siang, hehehe..panas deh. 

 

Penutup

Bagi saya, perjalanan ke Danau Situ Gunung Sukabumi menjadi pengalaman wisata yang sangat berkesan. Keindahan pemandangan danau yang dikelilingi bukit pepohonan hijau, udara yang sejuk, serta suasana alam yang indah membuat tempat ini memiliki daya tarik yang sulit dilupakan. 

Danau Situ Gunung adalah salah satu kawasan wisata andalan di Sukabumi karena keindahan alamnya mampu memberikan pengalaman berbeda bagi setiap pengunjung. Dengan pengelolaan yang baik dan tetap menjaga kelestarian alamnya, saya yakin kawasan ini dapat terus berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang semakin dikenal oleh masyarakat luas.

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Related Posts

Leave a Reply


About Me

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Jelajah Bermakna

Most Viewed Posts

Recent Posts

Situ Cijeruk rute Selabintana
Mari Bertualang ke Situ Cijeruk Rute Selabintana
12 September 2026
Kuliner Apa yang Mudah Ditemui Sepanjang Perjalanan Saat Traveling?
Kuliner Apa yang  Mudah Ditemui Sepanjang Perjalanan Saat Traveling?
5 September 2026
Perlengkapan Motor Agar Nyaman Saat Touring
Perlengkapan Motor Agar Nyaman Saat Touring
5 September 2026

This Blog Member of:

ODOP
Seedbacklink
Seedbacklink affiliate
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Intellifluence Trusted Blogger
September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Total Visitor Counter:

N/A

Contact Me for Collaboration


My New Stories

Danau Situ Gunung Kadudampit
Situ Cijeruk rute Selabintana
Kuliner Apa yang Mudah Ditemui Sepanjang Perjalanan Saat Traveling?
Perlengkapan Motor Agar Nyaman Saat Touring
SUV kompak
Curug Sawer Situ Gunung kadudampit via Cinumpang
Tanam benang hidung