Berkunjung ke Danau Situ Gunung Kadudampit

0
Danau Situ Gunung Kadudampit

Setelah puas menikmati keindahan pesona Situ Cijeruk, akhirnya saya dan suami kembali melanjutkan perjalanan. Kali ini kami sepakat mengambil arah berbeda dari kedatangan. Untuk kepulangan saya dan suami mengambil jalan ke arah Sukaraja. Motor melaju menuju arah jalan utama yaitu Jalan Raya Sukaraja. Jalan ini adalah jalan yang selalu saya lewati setiap akan berkunjung ke Al Bayan Puteri Goalpara. 

Saat itu jarum jam menunjukkan pukul sepuluh pagi. Waaah, itu artinya saya masih bisa mengunjungi satu destinasi lagi nih. Kemana yaa? Oh iya, pekan kemarin kan saya masih punya utang trekking. Saat mengunjungi Curug Sawer via Cinumpang, kami tidak sempat ke Danau Situ Gunung. Naah akhirnya saya dan suami memutuskan untuk berkunjung ke Danau Situ Gunung kadudampit. 

Di tengah perjalanan, saya mampir dulu ke City Mall untuk membeli kopi Fore dan satu potong kue. Saya memesan kopi sementara suami ingin matcha katanya. Ya sudah saya belikan saja sesuai pesanannya. Cukup lama juga menunggu soalnya lumayan rame hari itu. 

Perjalanan yang saya pilih adalah jalur jalan raya utama, tidak lagi melalui jalur utara. Jadi saya melewati Cisaat dan belok dari Polsek Cisaat ke arah kanan. Terus saja lurus mengikuti jalan utama yaa, jalannya makin ke atas makin menanjak saja. Kami tertawa bersama mengingat kejadian terakhir saat harus mendorong motor gegara rantai motor yang mengalami gangguan. 

 

Rute ke Danau Situ Gunung

Rutenya agak berbeda yaa soalnya sekarang saya enggak lewat Cinumpang lagi, tapi melalui jalur utama saja. Jadi dari pertigaan besar, tidak belok kanan yang menuju jembatan EMHA yaa melainkan beloknya ke arah kiri. Nanti melewati Polsek Kadudampit dan Terminal Kadudampit. Teruuus saja nanti akan bertemu dengan gerbang masuk kawasan wisata Situ Gunung. 

Nanti, setelah membayar tiket, saya tinggal belok kiri saja arah menuju parkiran. Sesampainya di area parkiran saya juga baru tahu kalau disini ada juga gerbang masuk ke tempat wisata Jembatan gantung lembah Purba. Oalaah jadi gerbang masuk ke Jembatan Gantung Lembah Purba tuh ada dua yaa. 

Baiklaah, setelah selesai memarkirkan motor, saya dan suami masih harus berjalan lagi ke arah danau. Jalannya tuh lurus saja terus nanti ada jalan memutar dan agak menurun. Tidak jauh dari situ sampailah kami di Danau Situ Gunung.

Danau Situ Gunung Kadudampit
Naah, motor kami parkir disini yaa. Jalan yang di kanan itu adalah jalan menuju danau

 

Danau Situ Gunung Kadudampit
tempat parkir kendaraan

Penampakan Danau Situ Gunung

Danau Situ Gunung masih satu rangkaian tempat wisata dengan Curug Sawer yang pekan kemarin saya kunjungi. Danau yang memiliki luas kurang lebih sepuluh hektar lebih ini berlokasi di Desa Gede Pangrango, Kec. Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Keberadaannya di bawah pengawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. 

Situ Gunung itu menurut cerita sih adalah danau buatan. Jadi konon katanya Situ Gunung itu dibuat oleh seseorang yang bernama Mbah jalun. Naah , Mbah Jalun ini adalah seorang bangsawan dari mataram. Dia hidup di sekitar tahun 1700 san. Dia merantau ke daerah Situ Gunung dan saat memiliki anak, dia mengeruk tanah hingga menjadi danau. 

Danau Situ Gunung indah sekali, tapi lagi-lagi sayang banget kondisinya mengalami penyusutan debit air. Sama halnya dengan Situ Cijeruk yang baru saja saya singgahi di pagi harinya. Sampai terlihat lho bekas surut airnya di tembok pinggiran danau. 

Danau Situ Gunung Kadudampit
menikmati segelas matcha di pinggir danau.

Pemandangan di Danau Situ Gunung

Sekeliling danau nampak pepohonan rimbun nan hijau di atas perbukitan. Jadi danau  nya tuh seperti dikelilingi bukit.  Indah banget deh pokoknya. Sambil saya sesekali menengok ke atas, nampak orang melintas  sedang bermain Flying Fox Lembah Purba. Flying Fox ini melewati danau. 

Nampak di salah satu sisi danau, ada batang pohon jatuh ke danau tapi dia tidak tenggelam. Naah, orang-orang menjadikan spot tersebut menjadi tempat untuk berfoto. Oh iya di pinggiran danau ada plang dengan tulisan jelas terpampang yang menjelaskan bahwa pengunjung dilarang berenang di danau. Menurut himbauan tersebut danau sangat berbahaya karena di ada lumpurnya dan suhu air dingin. Jadi jangan coba-coba berenang yaaa. 

 

Bagaimana Kondisi Sekitar Danau Situ Gunung?

Sekeliling Danau Situ Gunung adalah area rumput hijau yang sangat nyaman untuk pengunjung duduk di atasnya. Namun sayang sekali, lagi-lagi saya melihat sampah masih berserakan di sekitar pinggiran danau. Sebenarnya ada juga disini tuh tempat sampah tapi sepertinya jumlahnya belum memadai dan sudah pada penuh juga. 

Bagian depan utama danau ada dua buah kanopi terpasang. Sepertinya kanopi ini dulu saat terpasang berfungsi sebagai tempat pengunjung duduk dan menikmati danau. Namun sayang kanopi nya sudah rusak , semoga saja ada anggaran untuk membuat kanopi baru yang lebih proper agar bisa nyaman duduk disana. 

Danau situ Gunung Kadudampit
Kanopi yang ada di pinggir danau
Danau SItu Gunung Kadudampit
SAmpah yang dibuang sembarangan masih nampak di beberapa tempat

Ada banyak plang yang memberi informasi kepada pengunjung. Beragam informasi diantaranya adalah larangan berenang, anjuran membuang sampah pada tempatnya dan ada juga tentang aturan penggunaan drone di sekitar lokasi danau. 

Danau Situ Gunung Sukabumi
Cukup banyak papan petunjuk informasi di kawasan Danau Situ Gunung ini

Jangan khawatir kalau misal ke Situ Gunung saya tidak membawa bekal makanan apapun, karena da banyak warung di sepanjang sisi jalan depan area danau. Warungnya cukup lengkap menjual makanan dan minuman. 

 

Kegiatan yang Bisa Dilakukan di Danau Situ Gunung

Ternyata ada banyak lho kegiatan yang bisa saya lakukan saat berkunjung ke Danau Situ Gunung. Ini setelah saya mengamati sekitar ada beberapa hal yang bisa saya lakukan untuk mengisi waktu saat berwisata ke danau di Kadudampit ini.

Kemping

Di sepanjang sisi danau hingga saya melihat beberapa tenda berdiri. Ternyata area Danau Situ Gunung juga merupakan area kemping. Kemping yaa bukan glamping. Sepanjang pengamatan saya, orang-orang itu mendirikan tenda sendiri dan menginap di tepi danau. Asyik sekali yaa…

Jangan khawatir kalau ingin ke kamar mandi, disini ada beberapa toilet tersedia bagi pengunjung dan yang sedang kemping. 

Botram

Aih senangnyaaa saya melihat banyak keluarga menggelar tikar dan makan bersama. Membawa bekal dari rumah berbagai makanan dan tentu saja minuman. Naah, kalau di daerah Sukabumi makan bersama seperti ini tuh namanya botram. 

Saya juga botram lho bersama suami. Tapi bedanya kami tidak menggelar tikar, cukup duduk saja di rerumputan hijau samping danau. Meskipun sederhana hanya dua minuman dan satu potong kue, tapi seneng banget bisa makan sambil melihat danau yang indah. Sesekali kepala saya mendongak ke atas melihat flying fox melintas. 

Eh botramnya ada juga lho yang sambil duduk-duduk di kursi kemping yang berukuran kecil. Tapi judulnya tetap makan bersama alias botram. Naah, ada juga yang memasak di tempat, mereka membawa kompor kecil khusus buat traveling dengan gas berbentuk kaleng kecil. 

Tapi jujur deh ada yang mengganggu pemandangan saya dan suami yaitu banyak banget yang pacaran wkwkwk…..ah heni kamu jangan asal tuduh deh siapa tahu mereka juga pasangan suami istri sama seperti kamu. Pikiran saya bergumam sendiri. 

Tapi, sebagai manusia dengan usia pernikahan lebih dari 25 tahun saya cukup paham mana yang pacaran dan mana yang sudah menjadi pasangan halal, hehehe,,,Ya sudahlah ngapain juga saya mikirin itu yaa, biarin aja itu urusan hidup mereka. 

Danau Situ Gunung Kadudampit
Nampak ada yang botram, kemping seru banget yaa. Papan peringatan Dilarang berenang sangat jelas terbaca. Tempat sampah tersedia tapi sudah penuh.

Acara Komunitas

Selain memandang keindahan danau, kalau saya punya acara bersama teman dan komunitas juga bisa deh melaksanakannya disini. Saat saya datang kesini pun ada sekelompok orang yang sedang outbond. Ada berbagai lomba dan permainan mereka lakukan ditambah dengan menyetel musik dan speaker juga. Jujur sih kalau saya keberisikan hehe..pengennya tuh kalau datang ke alam kan hening, tenang gitu yaa. Tapi kan ini tempat umum harus berlapang-lapang dada dan toleransi. 

Saat sedang menikmati kopi dan kue, saya kembali melihat serombongan ibu-ibu menggunakan seragam kaos berwarna hijau datang. Mereka membawa spanduk dan berfoto di depan danau. Naah, sepertinya mereka juga komunitas yang akan melakukan kegiatan bersama.

Berfoto Sepuasnya

Heuheuy,,,,ini niiih yang saya lihat saat berkunjung ke Danau Situ Gunung. Yaap,,orang-orang pada foto-foto deh sepuasnyaa,,,,,seneng banget melihat pengunjung pada hepi gitu. Yaa saya juga tidak mau tertinggal donk,,,,menyempatkan diri berfoto di depan plang Situ Gunung, berfoto di depan danau dekat kanopi dan foto di pinggiran danau nan eksotis….cantiiiik sekali ,,,danau nya bukan saya yaa heheheh.

Book Party

Asyik juga kalau saya membawa anak-anak ekskul Book Club ke Danau Situ gunung untuk menggelar acara Book Party. Coba deh nanti saya rancang dulu acaranya mau seperti apa. Tapi memang enak sih kita menggelar acara diskusi buku di pinggir danau, saya dan anak-anak membawa buku favorit masing-masing kesini.  Eits, jangan lupa membawa hadiah untuk tukeran kado. Naaah, kadonya bisa berupa buku saja jadi ada kenang-kenangan bermakna. Anak-anak bisa membeli dulu di Gramedia, sebelum meluncur kesini. 

 

Tips Berkunjung ke Danau Situ Gunung

Ada beberapa tips yang bisa saya berikan kalau kamu berkunjung ke Danau Situ Gunung, semoga berguna dan bermanfaat yaa.

Bayar Karcis Cukup Sekali 

Setelah saya berkunjung dua kali ke kawasan Situ Gunung, akhirnya saya jadi tahu kalau membayar karcis itu cukup sekali saja. Jadi saya kan sekarang mau ke menuju danau yaa, naah di pintu gerbang masuk saya membayar tiket sebesar tiga puluh dua ribu rupiah. Sama dengan tiket masuk saat ke Curug sawer via Cinumpang. Jadi untuk berdua total saya membayar enam puluh empat ribu saja. 

Jadi ternyata tiket ini bisa juga saya gunakan untuk masuk ke pintu masuk lainnya seperti pintu masuk curug sawer. Begitu pun sebaliknya. Terus, tiket ini sudah termasuk parkir yaa. Jadi kalau ada yang menagih lagi uang parkir di area dalam tidak apa-apa kalau tidak memberi uang parkir karena tiket itu sudah termasuk parkir. 

Simpan Kendaraan di Parkiran Pangkalan Ojek 2

Kalau saya kan membawa motor yaa, jadi lokasi parkir terdekat dengan lokasi danau adalah di pangkalan ojek 2. Lokasinya depan pintu gerbang masuk Jembatan Gantung Lembah Purba. Kalau tidak ingin capek jalan kaki ke danau ada ojek pangkalan yang bisa membantu mengantar ke lokasi danau dengan tarif sepuluh ribu sampai depan danau.Ojek pangkalan banyak terlihat berjajar di dekat danau dan di depan pangkalan ojek 2.  Saya dan suami memilih berjalan kaki saja.

Mobil juga sama saja parkirnya disini yaa. Tapi saya juga melihat ada beberapa mobil yang bisa masuk dan parkir di jalan depan danau. Saya tidak paham juga apakah mereka itu membayar lagi atau bagaimana. 

Membawa Makanan dan Minuman

Jangan lupa membawa makanan dan minuman yaa kalau kamu berkunjung ke Danau Situ Gunung. Meskipun sekitar area danau banyak warung, tapi membawa bekal sendiri akan jauh lebih hemat. Kalau mau botram membawa bekal nasi dan lauk pauknya plus air minum dan peralatan makan dari rumah. 

Membawa Tikar atau Kursi Kecil

Saya terinspirasi pada beberapa pengunjung yang membawa kursi dan meja kecil ke area danau. Mereka menikmati makanan dan minuman sambil duduk di kursi kecil tersebut. Ngobrol ngalor ngidul depan danau sambil menikmati semilir angin, kicau burung dan pemandangan air danau serta hutan yang mengelilingi danau. Udah deh no debat asyik banget lho,,,

Usahakan Datang Pagi

Kalau mau berkunjung ke Danau Situ Gunung usahakan pagi hari yaa, biar tidak kepanasan. Saya datang ke danau sekitar jam sebelasan. Yaa lumayan sudah menuju panas. Tapi untungnya menemukan tempat duduk di pinggiran danau yang tidak terlalu panas. Tempat duduk yang kami pilih tepat di bawah pohon, jadi terlindungi dedaunan di atasnya. Naah, pas mau foto depan danau itu baru saya merasa kepanasan. Ya iyalah ka datangnya siang, hehehe..panas deh. 

 

Penutup

Bagi saya, perjalanan ke Danau Situ Gunung Sukabumi menjadi pengalaman wisata yang sangat berkesan. Keindahan pemandangan danau yang dikelilingi bukit pepohonan hijau, udara yang sejuk, serta suasana alam yang indah membuat tempat ini memiliki daya tarik yang sulit dilupakan. 

Danau Situ Gunung adalah salah satu kawasan wisata andalan di Sukabumi karena keindahan alamnya mampu memberikan pengalaman berbeda bagi setiap pengunjung. Dengan pengelolaan yang baik dan tetap menjaga kelestarian alamnya, saya yakin kawasan ini dapat terus berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang semakin dikenal oleh masyarakat luas.

0

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Related Posts

33 Responses
  1. Teh, ini deket rumah saya. Kapan-kapan mampir silaturahmi kalau main ke Situ Gunung lagi, ya.

    Walaupun deket dari rumah dan cukup sering main ke Situ Gunung, tapi tak pernah bosan sih datang ke sini. Suasana nya tuh bikin tenang, adem, the real healing di alam sih. Tapi, ya, tiket nya maskin ke sini makin naik terus. Banyak yang merasa kemahalan sih untuk menikmati danau dengan harga 30ribuan.

    Kalau waktunya masih luang memang paling enak plus jelajah ke air terjun curug sawer juga, ya. Makanya sepakat sekali kalau mau ke area Situ Gunung itu sebaiknya dadri pagi, biar lebih leluasa eksplor setiap spot pesona alam di sana

  2. Auto pengen piknik deh lihat Situ seperti ini. Menikmati semilir angin dan indahnya pemandangan danau. Apalagi areanya cukup bersih ya jadi cukup menyenangkan tidak terganggu dengan sampah yang berserakan.

  3. Saya pernah satu kali ke Sukabumi. Yang saya kunjungi apalagi kalau bukan Pantai Pelabuhan Ratu. Namun ternyata selain itu, masih banyak destinasi alam indah yang berada di sana. By the way, masalah sampah ini sepertinya memang masalah merata yang ada di negeri ini. Kesadaran akan pentingnya kebersihan kita masih sangat minim, ya.

  4. Masya Allah ternyata udah sampai di usia pernikahan perak ya teh. Barakallahu fiikum. Pantesan jalan-jalan terus yaaa hahaha…udah nggak ngurusin bayi-bayi lagi kan? Wkwk maaf oot haha..
    Tapi aku juga suka risih kalau ke suatu tempat terus lihat pemandangan yang bikin polusi mata. Apalagi aku sambil bawa anak-anak pra remaja. Dududuuh panjang ceritanya. Semoga kita orang tua jadi lebih strick mendidik anak-anak sesuai norma agama. Aku jadi pengen nongki di pinggir danau ini deh, sambil nulis seru banget kayaknya.

  5. Melihat di gambar, suasananya masih gak banyak berubah ya. Saya terakhir ke Situ Gunung waktu anak belum sekolah. Naik rakit ke tengah danau sepuasnya karena saat itu masih sepi
    Orang orang pada berbondong bondong melihat jembatan gantung sementara karena saya sudah lebih dulu dengan pihak kementrian ke sana saat soft launching nya jadi merasa gak harus ke sana lagi aja dulu. Apalagi penuh
    Melipir lah kami ke danau situ gunung ini.

    Karena saya baisa masuk dari arah Cianjur, jadi penasaran nih mau coba juga masuk lewat Cisaat sana. Sekalian jalan ke kota dulu hehe…

  6. eryka

    Aku baru denger kata botram ini mbaa aku pikir ini singkatan apa gitu ternyata semacam makan bersama piknik ya mbaa hehe…
    Kalo tempat danau kayak gini memang sie enaknya buat bersantai gelar tiker gegoleran yaa sambil menikmati bekal..
    Sayang beberapa fasilitas seperti gazebo nuya sudah rusak padahal bermanfaat banget buat pengunjung yang mau bersantai berteduh ditengah terik matahari yaa…
    Tapi yang penting disana juga ada banyak warung jadi gak khawatir kalo perlu makanan dan minuman pastinya 🙂

  7. Oalaaah ini danau yang biasa dilewati kalau flying fox dari situ gunung yaaa?? Flying fox nya akh udh pernah coba mba. Memang melewati danau, cuma lupa nama danaunya. Ternyata yg ini yaaa 😅😅😅.

    Maklumlah kadang aku tuh suka lupa nama tempat yg didatangi. Apalagi kalau namanya kayak mirip2 begini 😅😅

    Ternyata dilihat dari bawah beda lagi cantiknya yaaa. Dari atas aja udah Amazed banget 😍. Trus jadi tahu kalau jalan masuk ke jembatan gantung lembah purba ini ada beberapa. Selama ini kan aku selalu lewat yg utama.

    Ga kebayang aku kalau mitosnya benar, mengeruk tanah hingga jadi danau 😱😱.

    Dan jadi penasaran juga dengan kedalaman danau mba. Berlumpur ini maksudnya jadi menyusahkan untuk berenang yaa? Makanya berbahaya?

    Bukan maksudnya ada lumpur hidup kan.

    Dari semua kegiatan, aku pengen bgt ngerasain botram di pinggir danau 😍😍😍. Kayaknya seruu mba..udah lamaa banget ga piknik begitu

  8. Fenni Bungsu

    Kalau ke tempat epik seperti ini memang enaknya datang lebih awal ya Kak. Biar puas menikmati dan eksplor dari pagi sebelum banyak pengunjung berdatangan. Walau sih kebayang bakalan sejuk dan mungkin agak semilir dingin. Sama satu lagi perbekalan yang diperlukan yaitu file memori yang lega, biar puas mengabadikan momen

  9. Salfok pas mbak Nyebutin Goalpara. Tiba-tiba teringat sama teh dengan merek yang sama. Berasal dari sanakah mbak Heni?

    Dari awal saya baca sampai ke penghujung, langsung terbayang mbak. Kayaknya nati kalau anak sudah besar, saya pun bakal sering melipir dan melanglangbuana, hihihi. Kalau sekarang mah, namanya anak masih balita ya, pasti mau gak mau kudu diajak kemana-mana. Tapi nanti kalo udah gede dan gamau bareng, niscaya saya pun akan lebih sering buat melipir dan trekking sama istri, hihihihi

  10. Wuiiih langsung kepengen gaskeeeun ke Sukabumi. Emang paling bener kalau cari tempat pelarian dari penatnya rutinitas kota, mampir ke kawasan Situ Gunung Kadudampit. Suasana asri di sana tuh juara banget buat ngelemesin pikiran yang tegang. Pas banget buat yang suka healing tipis tipis sambil menikmati sejuknya udara pegunungan.
    Paling seru emang jalan santai di sekitar danaunya yang tenang, terus lanjut uji nyali nyeberangin jembatan gantung ikonik yang panjang banget itu. Rasanya campur aduk antara deg degan tapi takjub karena pemandangan hijaunya bikin mata seger. Habis itu lanjut trekking tipis menuju Curug Sawer, duileh, sempurnalah sudah liburannya.

  11. Danau situ gunung ini sangat menarik. Aku pernah pengen camping disana, tapi gagal karena rupanya bentrok dengan jadwal nugas dadakan huhuhu. Alhamdulillah yaaa, danau ini semakin ramai, banyak aktivitas seru dan menarik. Pastinya bikin wisatawan tambah semangat buat datang dan explore.

    Jujur, mengenai sampah sedih pisan euy. Masih ada aja yang buang sampah sembarangan padahal alam nya udah cakep asri.

  12. Sukabumi tuh emang banyak destinasi keren ya kak. Jadi pengen ke Situ Gunung ini deh liat orang pacaran. Eh. Wkwkwk.

    Btw Situ Gunung ini emang tipe tempat yang bikin capek perjalanan langsung terasa lunas begitu lihat pemandangannya ya. Apalagi suasana danau dan hijaunya hutan, cocok banget buat kabur sebentar dari rutinitas.

    Aku juga suka jalan-jalan ke tempat begini karena nggak harus punya agenda macam-macam. Duduk, lihat air, ngopi sambil ngobrol, foto sebentar… sudah cukup.

    Cuma biasanya bilangnya “mau refreshing sebentar”. Pas pulang, galeri HP isinya 200 foto dan 20 yang mirip semua. 😂

  13. Ternyata banyak hal bisa dilakukan di danau ini, ya, selain berenang. Padahal kalau biasanya ke tempat wisata berair, pasti rasanya lebih asyik jika sampai berenang. Yang paling menarik dari tulisan ini adalah bisa membedakan yang mana masih pacaran, yang mana sudah jadi suami istri. Haha. Bisa jadi bahan artikelku nih.

  14. setuju banget kalau pergi ke destinasi seperti danau kayak ini, mending berangkat pagi, lumayan seger juga soalnya. Kalau siang pas terik-teriknya, wow juga ya.
    Dan paling enak kalau camping rame-rame, aku ngebayangin camping dipinggir danau gini, maklum udah lama gak camping
    perkara cari makanan, ga usah khawatir, karena udah ada warung. Tiket masuk juga terbilang murah.
    sayangnya di jember nggak ada destinasi seperti ini

  15. Baca tulisan ini saya jadi ingat waktu kuliah dulu pernah ke waduk riam kanan dan lihat air danau yang luas banget. Entah sekarang waduknya kayaknya juga surut karena lagi kemarau. Dan sekarang juga ada cukup banyak tempat wisata di daerah waduk riam kanan itu sayang banget saya sudah nggak pernah ke sana lagi

  16. Lihat nama tempatnya agak bingung awalnya, ini gunung atau danau sih ckck. tapi gk nyangka kalau infonnya buatan manusia. jadi ingat cerita danau samosir dengan kisah yang ramah di telinga kita dulu.

  17. Wahhh manteb ini Danau Situ Gunung

    Seru banget ada botramnya, bawa dua minuman sama sepotong kue aja udah berasa nikmat banget duduk di rerumputan sambil lihat danau, ditambah sesekali lihat flying fox lewat. Heuheu. Tapi sayang banget yaa sampah masih banyak berserakan dan kanopinya juga sudah rusak, padahal tempatnya cantik banget.

    Ide Book Party di pinggir danau itu menarik bangeeet, kebayang baca buku sambil ditemani udara sejuk dan pemandangan hijau. Kayaknya seru kalau beneran jadi direalisasikan sama anak-anak Book Club Mbaaaa .. semoga dilancarkan yaaaa

  18. Situ Gunung ini menurutku lebih cantik dari Situ Cijeruk. Medannya kayanya juga lebih mudah ya. Walaupun di sini bayar tiket, tapi tetap sepadan.

    Sayangnya tetap ada sampah berserakan di bagian tepi danaunya.

  19. Di sana masih jarang hujan ya mbak? Makanya debit air menyusut?
    Owh danau ini aslinya danau buatan bukan terbentuk alamiah? Tapi itu sesuai mitos atau ada sejarah konkretnya soal Mbah jalun ini mbak?
    Wah asyik bener bisa kemping di sana. Penasaran tendanya bisa menyewa di sana nggak ya? Trus bayar berapa?
    Tapi kalau cuma berkunjung sebentar aja keknya botram menarik ya mbak 😀
    Sayangnya emang masih banyak orang kurang bertanggungjawab yang hobi buang sampah sembarangan yaa. Semoga pengawasnya nanti bisa lebih tegas lagi mengingatkan pengunjung.
    Jadi dekat sekali sama Lembah Purba yang lagi hits itu yaa?
    Ada beberapa wahana permainan juga yang bisa dinikmatin. Bener2 cocok nih buat liburan sama keluarga yaa 😀

  20. Ini edisi kencan bareng pak Suami to mbak Hen, berdua aja naik motor, menikmati semilir angin danau yang sepoi-sepoi. Bagus ya Situnya, areanya cukup luas pula, wajar jika banyak yang emmanfaatkannya untuk berkomunitas, berkumpul dengan keluarga. Apalagi banyak penjual makanan kan jadi ga perlu bingung semisal lapar melanda dan ga bawa bekal,

  21. Andri Marza Akhda

    Sukabumi memang banyak tempat-tempat healing yang menyenangkan. Tapi ternyata cukup mahal juga ya, tiket masuknya. Saya kira hanya bayar parkir. Hahahah. Tapi lumayan lah pemandangannya, bisa nyore asoy di sini, bisa jadi referensi liburan berikutnya, hihii mumpung masih berdua sama istri, belum ada krucil.

Leave a Reply


About Me

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Jelajah Bermakna

Most Viewed Posts

Recent Posts

Kasepuhan Sinar Resmi
Kasepuhan Sinar Resmi: Kampung Adat yang Menjaga Warisan Leluhur
11 Oktober 2026
Touring ke Sawarna Banten
Cerita Touring ke Sawarna
10 Oktober 2026
Cafe di Sukabumi
Red Brick : Cafe American Style di Sukabumi
2 Oktober 2026

This Blog Member of:

ODOP
Seedbacklink
Seedbacklink affiliate
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Intellifluence Trusted Blogger
Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Total Visitor Counter:

N/A

Contact Me for Collaboration

Send Message →

My New Stories

Kasepuhan Sinar Resmi
Touring ke Sawarna Banten
Cafe di Sukabumi
Asap Isep Smoke House
Destinasi camping dan glamping di Sukabumi
Mengapa Traveling Itu Menyenangkan
jam tangan gt 7
Perlengkapan mengurangi resiko di perjalanan
Karakter drakor