Trekking di Ciwangun Indah Camp (CIC) Parongpong Bandung Barat

1
trekking di Ciwangun Indah Camp (CIC)

Liburan singkat tiga hari di Bandung benar-benar saya manfaatkan. Setelah sehari sebelumnya saya menyusuri Jalan Braga, esok paginya kita trekking di Ciwangun Indah Camp (CIC). Haula yang pertama merekomendasikan tempat ini, coz dia udah mulai seneng jalan-jalan ke alam juga. 

Lagi-lagi personal anggota tidak lengkap nih. Kalau pas ke Braga abinya yang gak ikut, naah sekarang giliran Asyfi yang gak bisa bergabung. Dia ada acara di kampus UNPAD Dipati Ukur. Ya sudah, jadinya kita jalan bertiga aja deh tanpa anak lanang. 

Semangat banget deh saya mau trekking, udah disiapin dari rumah itu membawa kaos dan celana panjang biar leluasa. Kalau sepatu sih yaa pakai sandal gunung Eiger saya aja yang awet banget udah mau dua tahun masih nyaman digunakan. Itu sandal gunung saya beli pas mau study tour ke Yogyakarta tahun 2024 lalu. Huhuhu,,,,aweet yaaa😆😆

Perjalanan ke Ciwangun Indah Camp (CIC)

Saya memilih rute terdekat dari penginapan yaitu dari terminal Ledeng. Naah patokannya adalah pertigaan setelah terminal Ledeng. Dari pertigaan ini kalau naik terus ke atas itu menuju Lembang. 

Sementara kalau hendak ke Ciwangun Indah Camp atau CIC maka saya harus belok ke kiri yaa menuju Jalan Sersan Bajuri. Jalan ini nantinya tembus ke Cihideung yang terkenal dengan penjual tanaman dan bunga beraneka rupa. 

Selepas Cihideung  terus saja nanti akan bertemu dengan Jalan menuju ke  Ciwangun Indah Camp. nanti ada gapura di depan jalan masuknya tuh dan ada tulisan Selamat Datang di Kampung Ciwangun. Kalau dari arah Ledeng itu letaknya ada di sebelah kanan. Jadi kamu belok kanan yaa masuk ke jalan Ciwangun Indah Camp.

Ciwangun Indah Camp
Jalan menuju Ciwangun Indah camp

 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Kita akan melewati Cihideung dan kalau melihat gerbang Ciwangun seperti ini belok aja yaa itu akses jalan menuju lokasi

Setelah masuk ke jalan CIC terus saja ikuti jalannya. Jalan menuju CIC memang tidak selebar jalan utama dan medannya naik turun. Jadi jangan kaget yaa kalau ada tanjakan yang agak nanjak dikit. Naah, tidak lama koq, paling 5 menit udah sampai ke Ciwangun Indah Camp (CIC)

Alamat Ciwangun Indah Camp (CIC)

Jl. Ciwangun Indah Camp Jl. Kolonel Masturi, RT.03/RW.15, Cihanjuang Rahayu, Kec. Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40559

Telepon: 0819-3728-8800

Jam: Operasional: Tutup · Buka pukul 08.00 hingga jam 16.00

 

Jadi patokannya kalau dari arah jalan Setiabudi itu adalah Terminal Ledeng yaa. Enggak jauh dari situ ada belokan menuju ke Jalan Sersan Bajuri. Naah belok aja kesitu. Jadi setel google map nya dari Terminal ledeng aja yaa menuju CIC.

Fasilitas di Bagian Depan CIC Bandung

Bagian depan CIC adalah area sebelum saya masuk ke gerbang dalam yaa, tepatnya dari gerbang masuk yang menuju lokasi tiket. Naah, sebelum masuk ke bagian dalam saya sempatkan foto dulu. Saya juga  melihat ada beberapa bangunan dan area terbuka yang cukup lega.

Halaman Parkir Leluasa

Halaman depan CIC menyediakan tempat parkir motor dan mobil. Area parkir baik motor maupun mobil cukup luas mampu menampung banyak kendaraan. 

Nah di area parkir ini ada petugas parkirnya jadi jangan khawatir kendaraan saya insya Allah aman disini. 

Hawa dingin langsung menyergap tubuh ini. Meskipun cuaca cerah dan matahari bersinar terang tapi hawanya tetap saja dingin. 

Parkiran di Ciwangun Indah Camp
Parkiran di Ciwangun Indah Camp

Masjid Luas

Begitu masuk ke area lokasi pertama yang akan kamu lihat adalah masjid tempat salat. Masjidnya tergolong bagus sih kalau menurut saya dan cukup luas lagi. Meskipun bangunannya tidak megah tapi yaa nyaman buat salat. 

Bangunannya terbuat dari kayu dan bagian bawahnya ada toilet dan tempat wudhu. Jadi tempat wudhunya ada dua, satu di atas tepatnya di depan teras masjid. Satunya lagi ada di bagian bawah, depan toilet. 

Masjid di CIC
Dalam masjid luas banget dan tempat wudhu yang ada di teras depan masjid

 

masjid di Ciwangun Indah Camp
Masjidnya berbahan kayu dan bagus kalau kata saya

 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Toilet di masjid yangada di dekat parkiran motor CIC

Toiletnya ada dua area yaitu area wanita dan area laki-laki. Saya enggak masuk ke toilet laki-laki yaa, jadi hanya bisa melihat toilet perempuan saja. Jumlah toiletnya cukup banyak ada lima. Kondisi toilet bersih dan airnya dingiiiiin hehehe. Kayak air kulkas gitu deh. 

Mukena dan sajadah juga banyak dan kebetulan saya lupa membawa mukena karena tertinggal di penginapan. Jadi ya udah saya pinjam mukena masjid saja saat menunaikan salat duhur. 

Tempat Kuliner

Kalau misalnya nanti kamu akan berkunjung ke Ciwangun Indah Camp dan lupa membawa bekal makanan, jangan khawatir kelaparan. Kenapa? Karena disini tuh banyaaak banget yang jualan. 

Ada dua tempat kuliner di CIC ini, yaitu pertama namanya Dapur Riung dan kedua FoodCourt ala-ala yaitu ada semacam tempat duduk memanjang gitu dan ada atapnya. Nah di depannya berjajar tukang jualan berbagai macam makanan. 

Banyak pililhan jajanannya ada tukang bakso, tukang es doger, tukang cilung dan masih banyak lagi. Sementara Dapur Riung konsepnya menyerupai warung gitu dan pengunjung bisa memesan makanan disitu. 

Kuliner di CIC
Makan bakso setelah trekking

 

lokasi pusat kulineran di Ciwangun Indah Camp
nah ini niih lokasi pusat kulineran di Ciwangun Indah Camp

Ada Fotobooth

Tepat di sebelah kiri depan gerbang masuk ke CIC ada photobooth yang bisa pengunjung manfaatkan untuk berfoto. Sebuah kotak seukuran kotak telepon umum dan ada tulisan Peeps! Berwarna hijau di bagian layar kamera.

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Photobooth di CIC

Saya sendiri tidak mencobanya hanya melihat dan memotretnya untuk bahan dokumentasi. Tapi kalau dilihat-lihat sih sebetulnya asyik juga. Tapi ya sudah kan saya tujuannya mau trekking. Pikir saya, ah nanti saja foto-foto sendiri pas menyusuri jalur perjalanan nanti.  

Cara Masuk ke Area Ciwangun Indah Camp

Setelah urusan parkir memarkir mobil selesai, selanjutnya saya bersama Teh Ula dan suami langsung menuju lokasi pembelian tiket. Untuk menuju tempat penjualan tiket saya harus berjalan sebentar menuju gerbang gapura masuk CIC yang terbuat dari kerangka besi. 

Naah, dari gerbang lanjut saja jalan nanti ada tangga menuju lokasi penjualan tiket. Nanti jalannya ke sebelah kanan yaa alias pintu masuk. Kalau jalan sebelah kiri itu pintu keluar. 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Pintu loket masuk ke Ciwangun Indah Camp

 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
informasi di loket tiket masuk ke CIC

 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Khusyuk banget ya saya membaca informasi di loket tiket hehehe

Saya masuk dari pintu sebelah kanan dan langsung melewati loket tiket masuk. Tiket masuk ke CIC itu sebesar dua puluh ribu per orang. Kalau misal mau sekalian dengan paket flying fox nambah sepuluh ribu aja jadi tiga puluh ribu. Saya memilih tiket trekking saja jadi untuk bertiga membayar enam puluh ribu.

Pembayaran bisa QRIS bisa juga cash, jadi lebih fleksibel. Ada dua petugas berjaga disana. Setelah urusan bayar tiket selesai, kami segera berjalan ke arah dalam bersiap untuk trekking menyusuri kawasan Ciwangun Indah Camp. 

Tidak jauh dari pintu masuk saya melihat plang papan petunjuk naik ke sebelah kanan. Oh ternyata di atasnya itu ada tempat nge camp. Jadi kalau mau camping tempatnya di atas itu. 

Lets Go Kita Trekking

Tangga menanjak adalah jalur pertama yang harus saya lalui. Terpampang jelas papan petunjuk jika ingin ke curug lurus aja naik terus ke atas. Setelah sampai di atas ada persimpangan. 

Tepat di simpangan tersebut ada papan petunjuknya, kalau ke atas itu jalur hutan pinus dan jika turun ke bawah itu kita akan bertemu dengan jalur susuran sungai. Meskipun berbeda jalur tapi rata-rata destinasi nya sama koq. Hanya beda arah saja. 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Papan petunjuk rute trekking di Ciwangun Indah Camp

 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Yuk,,,yuk,,,mulai trekking nih

Jika naik lurus ke atas itu menuju perkebunan pinus dan teh serta Goa Tokek. Sedangkan kalau saya mengambil arah ke kiri menuruni anak tangga maka akan menyusuri trekking sungai dan menuju ke Curug.

Kami memutuskan untuk menuruni anak tangga , artinya memilih jalur ke kiri untuk memulai trekking. Saya sudah wanti-wanti sama suami agar gak jauh-jauh dari istrinya ini. Soalnya saya butuh dia buat pegangan . 

Tangga ini terlalu curam untuk ditempuh sendirian. Ntar kalau saya menggelinding ke bawah gimana wkwkwk…ah dasar ikiran ibu-ibu suka traveling kemana mana. Udah ah ngelamunnya , tuuk mari kita jalan lagi..😅😅

Rute Trekking

Setelah selesai merampungkan keseluruhan rute trekking ternyata jalan trekking di CIC Bandung barat ini kalau dipotret dari udara akan terlihat melingkar lho. 

Cocok banget untuk jalur pemula ini sih, soalnya gak terlalu jauh dan gak terlalu dekat pula. Total perjalanan jalan kaki yang kami tempuh sekitar dua jam. Total waktu ini sudah termasuk istirahatnya yaa plus berhenti di titik-titik tertentu seperti di Curug dan kebun teh serta kebun pinus. 

Belum lagi berhenti saat bertemu spot bagus untuk berfoto. Ditambah dengan istirahat karena saya terlanjur ngos ngosan kecapean dan tertinggal dari Ula dan abi hehehe…ah dasar emak jompo. Mesti rutin olah raga ini sih wajibul hukumnya. 

Jalan Sudah Terbentuk

Trekking di Ciwangun Indah Camp pengunjung tidak usah membuka jalur baru atau takut tersesat. Jalur disini sudah terbentuk dan banyak petunjuk jalannya koq. Jadi santai saja yaa enggak akan tersesat ya teman-teman.

Naah, saat hendak menuruni anak tangga ada satu plang dengan tulisan yang menginformasikan bahwa jalur susur aliran sungai ini tidak ramah lansia dan anak-anak. Tapi ternyata saya melihat banyak juga yang membawa anak-anak. 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
jalur trek yang sudah ada dan tinggal dilewati saja

 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Jalur trekking anti nyasar

Saya memilih jalur susuran sungai jadi harus menuruni anak tangga yang cukup banyak. Setelah menuruni tangga yang jumlah undakannya cukup banyak entah berapa karena saya lupa menghitungnya. Akhirnya sampai juga di bawah. 

Saat sampai di bawah ini saya melihat ada tempat duduk-duduk santai beserta mejanya yang terbuat dari tembok dan batu. Jadi kalau lelah bisa istirahat disini dulu yaa.

Jalur trekking yang sudah ada ini berbagai macam jenisnya. Ada berupa jalanan kecil, ada juga benar-benar hanya untuk sepas badan aja dan harus menginjak pipa-pisa besar. Ada juga trek tangga menanjak dan menurun, melewati jembatan tembok, jembatan bambu dan kalau mau bisa juga melewati sungai. Kalau menyeberangi sungai sih ini pilihan aja yaa, boleh dipilih boleh enggak. 

Menyusuri Sungai

Perjalanan trekking ke Ciwangun mata ini benar-benar termanjakan deh. Sepanjang perjalanan suara aliran air sungai yang jernih dan dingin menemani kami.  Nah, nama sungainya tuh apa yaa? Udah lah saya sebut aja sungai di CIC. 

Sungainya tuh bener-bener bersih deh, senang melihatnya.  Sejak awal perjalanan dari setelah menuruni tangga itu hingga bertemu curug terakhir kami benar-benar menyusuri sungai. 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Sungai airnya jernih dan bersih

 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Beneraan bikin betah banget

Alhamdulillahnya tuh pas saya melakukan treking, kondisinya aliran sungainya tidak terlalu besar jadi tidak khawatir terjadi banjir bandang. Cuaca juga mendukung karena seputaran sana cerah gak ada mendung mendung. 

Intinya sepanjang perjalanan suara yang saya dengar hanyalah suara aliran sungai, burung, tonggeret dan desri daun yang tertiup angin.  Gak salah nih teh Ula memilih tempat ini untuk refreshing karena setenang ini perjalanan yang kami tempuh. 

Banyak Pipa-Pipa Besar

Sepanjang menyusuri sungai, saya melihat jalur pipa air yang terbentang sepanjang jalur sungai. Pipanya bukan satu dua lho tapi banyaak. Terus ukurannya juga beragam dari yang besar hingga besar sekali hehehe…tidak ada pipa kecil seperti pipa air di rumah.

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Banyak pipa pipa besar di sepanjang sisi aliran sungai

Saya juga kurang paham yaa pipa -pipa air yang banyak ini milik siapa. Apakah milik Perhutani, PDAM, milik perorangan atau milik pengelola CIC. Entahlah saya kurang paham juga. Yang jelas pipanya banyaaak sekali.

Tapi yang jelas di beberapa titik pipa tersebut sengaja dibolongi sehingga ada air keluar dari bolongan tersebut. Abi memanfaatkannya  untuk mencuci muka dan cuci tangan. 

Jalan Menanjak dan Menurun Curam

Ciri khas trekking di bukit hutan begini yaa pasti sih jalannya tidak ada yang lurus-lurus saja seperti di daerah perkotaan. CIC itu kan kawasan hutan yaa, jadi permukaan jalannya bervariasi. Saya melewati tanjakan dan turunan. Selain itu jalurnya juga berbeda-beda. Ada yang lebar tapi banyak juga yang sempit.

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Jalannya curam, najak mudun banget

Taip kalau diingat ingat yaa banyakan jalur sempitnya sih. Jalur sempit ini berupa jalan setapak atau undakan tangga yang cukup curam. Tanjakannya cukup membuat nafas saya ngos ngosan. Cape pemirsa….

Pemandangan Masih Alami

Tapi seru sih dengan menyusuri berbagai jenis jalan rute trekking, jadi bisa melihat pemandangan alam indah yang masih alami.  Pemandangan indah yang saya dapatkan adalah sungai yang jernih, hutan rimbun dan masih asri, bisa melihat curug dengan pesona air terjunnya. 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Pemandangan alam di atas bukit

Selain itu, saya juga bisa melihat pemandangan indah dari atas bukit. Bagi saya mengabadikan momen-momen ini, sungguh membuat fresh jiwa dan raga. Liburan yang menyenangkan tuh yaa kesini ke alam. 

Simpulan Jalur Rute Trekking

Jalur trekking di CIwangun Indah Camp itu memutar seperti yang sudah saya ungkapkan di awal artikel. Jarak tempuh trekking kalau saya cek di internet sih sekitar 4 kilometer. Yaa lumayan yaa buat membakar kalori di tubuh saya yang sudah menumpuk. 

Jalur trekking ramah banget untuk pemula jadi kalau kamu yang nggak hobi jalan dan belum pernah bertualang di alam Insya Allah aman kok. Buktinya saya banyak melihat orang tua membawa anak-anaknya kesini bahkan sampai ke curugnya lho. Pastikan juga membawa bekal minum yang cukup karena pasti akan haus. 

Spot Menarik di Lokasi 

Ada beberapa spot menarik saat trekking di Ciwangun Indah Camp Parongpong Kabupaten Bandung. Hampir di semua spot menarik saya pasti berhenti untuk berfoto dan melihat pemandangan beberapa saat.

Jembatan Amazon

Jembatan Amazon itu adalah salah satu jembatan yang ada di treking CIC. Dari sekian banyak jembatan bambu yang ada di sepanjang jalur trekking, jembatan Amazon memang paling estetik. 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Jembatan Amazon

Model jembatannya sih sama aja dengan jembatan lainnya yaitu berbahan bambu dengan pegangan di kedua sisinya. Nilai plus jembatan ini adalah alurnya yang berkelok mengikuti bentuk aliran sungai. Pepohonan memenuhi sisi kanan dan kiri sungai. Bebatuan bersinar memantulkan cahaya matahari. Indah deh…

Menemui Beberapa Curug

Serunya jalan-jalan ke objek wisata ini adalah saya bisa mengunjungi curug. Bahkan bukan hanya satu curug tapi ada tiga curug yang bisa saya jumpai. Semua curug tersebut ada di sepanjang jalur sungai di CIC ini. 

Curug pertama yang saya temui adalah Curug Golosor. Curug nya landai dan tidak tinggi. Hanya berupa beberapa undakan tipis di jalur sungai. Makanya namanya itu golosor. Dalam Bahasa Sunda golosor itu memiliki arti meluncur, licin, atau mudah ditelan. 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Curug Golosor di Ciwangun Indah Camp

 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Curug Putri di CIC

 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Curug Tilu di CIC

Gerakan dalam kata golosor itu cenderung pelan dan santai. Nah Curug Golosor penampakannya memang airnya itu seperti  ngagolosor dari atas ke bawah. 

Perjalanan kamu teruskan menyusuri sisi sungai. Medannya masih sama, hanya berupa jalan setapak kadang ada tangganya juga. Akhirnya sampai juga ke curug kedua yaitu Curug Puteri. Banyak orang ikut mandi di curug Putri. Curug Puteri lumayan tinggi, jatuhan airnya  mungkin sekitar lima belas hingga dua puluh meter tingginya. 

Saya pun mengabadikan diri berfoto di Curug Puteri, tapi gak berani mandi ah dingiiin. Selain itu, saya ga membawa baju ganti dan malu lagi soalnya jalannya kan dilewati banyak orang. 

Poto di depan Curug Putri juga antri lho,,maklum jalannya sempit tapi yang lewat dan mau fotonya banyaak. 

Oke,,,setelah puas melihat Curug Puteri, saya melanjutkan perjalanan menuju Curug ketiga yaitu Curug Tilu. Naah, Kalau Curug Tilu nih areanya lebih luas sehingga banyak orang mandi di sekitar Curug. Curug Tilu ini curugnya berundak undak. Ada dua undakan batu dan semuanya tidak terlalu tinggi. Namun  area sungai di bawah curug sangat luas tidak seperti dua curug lainnya. 

Eh Ada Hutan Pinus dan Kebun Teh

Setelah puas melihat curug di bawah, kami memutuskan untuk naik kembali ke atas. Jadi tadi tuh di atas ada percabangan jalan gitu deh. Ada yang ke bawah yang menuju curug dan ada yang mendaki ke atas. Naah, arah ke atas itu menuju kebun Pinus dan Kebun Teh.

Awalnya sih trekking ke atas masya Allah jalannya udah kek naik gunung beneran aja. Medannya tuh nanjaak banget dan jaurnya sempit. Tapi setelah sampai di puncak, jalannya agak landai dan lebaran dikit. 

Kami menyusuri jalan tersebut, sambil melihat pemandangan ke arah bawah yang sangat indah. Setelah perjalanan kurang lebih dua puluh menit, akhirnya sampai ke sebuah jalan menanjak yang menuju ke kebun pinus. 

Kebun teh di Ciwangun Indah Camp
Kebun teh di Ciwangun Indah Camp

 

Kebun teh di Ciwangun Indah Camp
Selfie dulu atuh yaa buat kenang kenangan

 

Kebun hutan pinus di CIC
Kebun hutan pinus di CIC

Saya tau itu jalan ke kebun pinus, kebun teh dan Goa Tokek karena ada papan petunjuknya. AKhirnya , kami memutuskan untuk naik karena penasaran kan ada apa disana.

Setelah berjalan menanjak sebentar, ehh gak espek banget ternyata di atas tuh ramee puool. Banyak pengunjung yang sedang botram dan ada juga yang mendirikan tenda. Kebun pinus nya adem banget meskipun sudah tengah hari terasa adem. Ya jelas lah, kan banyak pohon pinus yang rimbun.

Setelah melihat hutan pinus , kami melanjutkan perjalanan ke arah atas lagi. Setelah beberapa saat menanjak,,,,masya Allah kami bertiga menemukan kebun teh yang luaaas banget. Huuh rasanya seperti di puncak saja. 

Saya berjalan mengelilingi kebun teh. Dan tentunya foto-foto dong Kami menghirup udara segar  di kebun teh, duuh mantaap banget. 

Akhirnya Menuju Arah Pulang

Setelah puas berkeliling kebun teh, akhirnya saya turun kembali ke jalan utama. Sampai di jalan utama, saya menuju arah pulang, yaitu dari arah atas belok kiri yaa. Jalannya menurun yaa karena memang menuju arah pintu keluar. 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
jalanan menurun menuju arah pulang atau pintu keluar dan eh ternyata ada toilet umum juga di perjalanan

 

Trekking di Ciwangun Indah Camp
Naah ini udah deket banget ke pintu keluar alias loket tiket pas masuk tadi

Naah, ternyata ujung jalan ini adalah pertigaan yang tadi saya temui pas awal hendak trekking tadi. Lokasi dimana kami menuruni banyak tangga menuju ke bawah. 

Ternyata benar yaaa,,,,kita tuh muterin bukit , sehat benar hari ini jalan-jalannya mantaap banget. Bener-bener jalan alias jalan kaki.

Penutup

Alhamdulillah akhirnya selesai juga trekking menyusuri Ciwangun Indah Camp. Untuk waktu yang saya habiskan kurang lebih 2 jam. Estimasi waktu bisa jadi berbeda yaa untuk setiap orang karena aktivitas dan kecepatan jalan berbeda. Saya lama karena jalannya gak cepat dan banyak berhenti. 

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Related Posts

29 Responses
  1. Menarik juga tracking di ciwangun Indah Camp karena banyak banget yang bisa kita dapatkan selain track yang hijau Kita juga bisa berjumpa dengan aneka macam Curug yang pasti bikin perjalanannya menyenangkan tapi kayaknya ke sana masih rame-rame ya supaya suasananya makin seru Soalnya kalau sendirian kayak yang pundung gitu

  2. Wuihhhh,, mantap betul zona trekkingnya mbak. Lengkap itu mah, dari yang gampang, nanjak, tangga, nyusurin sungai sampe ke kebun tehnya pun ada semua. Pada akhirnya ada pemandangan indah yang menanti sebagai reward dari segala peluh yang sudah dilalui ya.

    Nganu, kalo liat pipa-pipa di pinggir sungai, itu jadi keinget kampung halaman. Disana juga sungainya banyak pipa-pipa gini mbak. Kalo gasalah memang air dari gunung itu dialirkan langsung ke rumah-rumah. makanya airnya segerrr terus 😀

  3. eryka aditya

    Ini rute trekkingnya komplit banget ya mbaa..meski hanya 4 km yang bisa ditempuh dalam 2 jam pp sie ini termasuk cepet yaa kalo buat aku hehe..secara kalo aku pasti bakal lebih banyak berhentinya hihihi…
    Lengkap banget ada sungai, curug hingga kebun teh..bener2 memanjakan mata sie menurutku dan memanjakan paru2 juga karena kita bisa menghirup udara segar di alam bebas yang jauh dari polusi…
    Beneran ini bisa jadi tempat trekking dan camp yg recommended menurutku 😉

  4. Mang Duyeh

    Hooyy padahal aku udah beberapa kali ke Situ lembang, burangrang, sukawana tapi gak ngeuh ada tempat ini, mungkin karena udah lama juga. zaman masih bujangan. ini berarti saya mainya kurang lama…
    GG nih tempat, keren banget buat trekking ringan, daripada trekking ke Situ lembang yang kelas berat, mending trekking disni kalo bareng keluarga.

  5. ini cocok bangettttt bagi yg mau mencapai 10k langkah hahahahahah… udah pasti achieve ;p

    tiketnya murah juga ya mba….. dan aku suka krn ruteny beginner friendly bangetttt.. kliatan dari track juga udah dibuat rapiiii… sungainya juga bersiiiih… biasanya kalau tempat yg banyak curug begini pasti airnya dingiiiin.. sukaaaa… kebayang aja kalau mandi langsung segeeer badan ^o^..

    mau banget sih trekking di sini… ga berat, tp bisa menikmati view yg cantik juga sambil olahraga.. apalagi kalau rute memutar… soalnya kan kebanyakan rute trekking itu lurus… jadi pas balik berasa lebih capek krn ngelewatin jalan yg sama hahahahha

    1. Iya kak Fanny betul banget,,,ini jalur trekking nya ramaaah banget bagi pemula, khususnya saya yang udah mulai segala kerasa,,,hehehe,,tapi bisa menikmati itu artinya approve. Hayuu kapan kapan main Bandung lagi kak

  6. Yang paling ku highlight soal fasilitas di tempat wisata, khususnya kayak tempat trekking dan kawan-kawannya tuh parkir, mushola, dan tenant makanan.

    Btw, jembatan amazonnya keren banget sih itu. Adem.

  7. Mantap liburannya, Mbak Heni. 3 hari yang dimanfaatkan dengan baik dan maksimal. setelah jalan-jalan seru menyusuri jalan Braga di pusat kota Bandung, lanjut Tekking di alam bebas, menghirup udara bebas. benar-benar memanjakan mata dan menyejukkan hati. jalurnya juga bagus ya, Mbak. selama perjalanan lihat pemandangan bagus. Terus habis trekking bisa mudah jajan lagi. selanjutnya ke mana, Mbak?

  8. Trekking ke CIC dapat banyak pemandangan ya. Mulai dari beberapa Curug yang indah dan mengajak orang untuk mandi (kalau bawa baju ganti). Sampai dengan ada jembatan Amazon, kreatif bener kasih nama hehehe.

    Udah gitu ada kebun teh pula. Beneran seru dan berkesan nih trekking nya. Dapat banyak spot ciamik, alami, dan penuh dengan oksigen. Kalau tinggal di Bandung pasti bakalan sering kesana ya. Secara fasilitasnya pun sangat mumpuni sekali.

  9. Mbak, aku kira 2 jam itu udah jalan jauh banget, ternyata cuma 4 km ya. Aku jadi bandingin waktu trekking ke Cisadon 14 km, perginya aja 3 jam jalan kaki hahaha. Aku gempor.

    Tapi kusuka nih mbak jalurnya, bener-bener bisa menyatu dengan alam, suasananya dapat banget buat refreshing sekalian olahraga kaki juga karena jalan jauh ya. Lengkap ada sungai, hutan, curug, kebun teh. Semua itu cuma 60 ribu pula. Aku mau banget nih nyobain juga.

    Sepanjang jalan aman kan ya? Maksudku kali-kali papasan dengan orang yang jahat semacam begal 😀 Kan takut juga kalau misal cuma jalan ama keluarga doang. Atau rame yang treking? Ga ada yang kawal kah? Atau bisa pesen sama guide juga?

    1. Soalnya saya jalannya pelan-pelan mbak katerin,,,,hehehe,,,maklum emak-emak yang jarang kukurusukan ke hutan jadi sangat menikmati banget. amaan mbak,,,banyak pengunjungnya juga, tapi memang pas trekking gak ketemu banyak orang. Tapi pas di curug baru deh ketemu banyak orangnya. Gak perlu pakai guide mbak,,,jalurnya udah jelas banget dan banyak tanda petunjuk nya.

  10. Ternyata trekking di Ciwangun Indah Camp itu bukan sekadar jalan-jalan di hutan ya, Mbak. Dari cerita yang Mbak bagikan, rasanya ikut diajak menikmati setiap jalur, mulai dari menyusuri hutan pinus, menyeberangi sungai, sampai melihat curug yang masih asri.

    Aku juga baru tahu kalau tempat ini punya banyak spot menarik dalam satu kawasan, jadi rasanya puas buat yang suka wisata alam. Kalau diajak kesini, aku akan memastikan baterai kamera full. Buat potret-potret tanaman liar. Huaaa, bakal seru ini.. 😀

  11. Makan bakso setelah ngos ngosan treking emang asyik. Pasti berasa nikmat…
    Selain itu sekalian memajukan usaha para pedagang setempat ya …

    Jalannya asyik ya banyak air terj ih n dan sungai juga. Walaupun ada himbauan tidak ramah anak dan lansia, nyatanya masih banyak yang bawa anak ke sana. Itu mah asli ciri orang Indonesia pisan…
    Larangan untuk dilanggar, bukan?

  12. Fenni Bungsu

    Sayang pas trekking ga ada tour guide ya Kak, jadi ga bisa bertanya pipa gede itu buat apa.
    Meski demikian jalurnya terbilang asik buat dilakui, karena adem bisa susur sungai dan terjangkau juga tiketnya. Kalau misalnya mau lanjut flying fox pun juga masih asik ya bisa dateng dari awal buka biar lebih puas hehe

  13. cakep ya ini tempatnya dan banyak spot yang bisa disinggahi. cocok banget buat yang suka dengan kegiatan trekking tapi nggak tahu ya kalau saya bakalan kuat apa nggak trekking selama 2 jam ini takutnya kaki lemes di tengah jalan. huhuhu

  14. wah… seru ini jika ke ciwangun indah camp bisa seru-seruan sama keluarga. tapi sayangnya harganya gak dicantumkan, apalagi soal kulinernya jadi bikin penasaran karena bisa dianggarkan jauh-jauh hari kalau ke sana.

    1. Ada Kak,,,tiketnya dua puluh ribu saya tulis di artikel kalau mau flying fox nambah sepuluh ribu saja. Kalau harga makanan pas kulineran , itu suami yang bayar jadi saya gak tau lupa tanya juga hehehe,,,tapi gak mahal koq standar aja. Kalau kemahalan suami pastii cerita

  15. Adekku ada yg tinggal di GerLong dan kluarga mereka hobi bangett trekking

    Ni aku kayaknya bakal infoin soal spot camp yg sangat ciamiikk bangett dah untuk dijadikan destinasi Trekking.
    seruuuu dan cocok utk liburan keluargaaaa

  16. DailyRella

    Foto Jembatan Amazon-nya estetik sekali, Teh! Kelihatan asri banget jalurnya dikelilingi pepohonan rindang.

    Menarik juga ya dalam satu kawasan trekking kita bisa langsung nemuin tiga curug sekaligus (Curug Golosor, Puteri, dan Tilu).

    Lengkap banget ulasannya dari rute jalan masuk sampai tips bawa air minumnya. Sangat bermanfaat buat referensi liburan akhir pekan!

  17. Waaaaah pemandangannya super nih, luar biasa indahnyaaa. Ada sungai hingga curug. Yg aku suka tuh, pengelola udh ngasih jembatan/tempat jalan yg nyaman bgt. Tak ada jalur terjal dan cocok bgt buat pemula nih.

    Dgn tiket Rp 20rb, worthed bgt sih buat ngilangin penat sambil olahraga ringan. Mayan nih buat sehatin jantung, pangkas lemak dan bakar kalori.

  18. Wah senengnya bisa trekking bareng keluarga di Ciwangun Indah Camp walaupun minus kakak Asyfi yang ga bisa gabung. Mahasiswa memang lagi banyak tugas sepertinya, ya

    Harga tiket masuknya cukup terjangkau, tapi jalur trekking selama 2 jam nya memuaskan sih. Worth it lah, ya. Apalagi diujung ada kebunteh sama hutan pinus juga, wah pasti seger banget pemandangannya.

    Itu pipa apaan, ya. Jadi ikut kepo juga. Udah gitu bentuknya besar-besar pula. Ga coba tanyain ke petugas di Ciwangun Indah Camp Teh?

  19. Wah, ini bisa jadi tempat yang cocok untuk bakar kalori he…he…rute trekking lengkap, mana pemandangannya masih alami lagi, andai dekat pasti betah ngulik tempat ini.

  20. Wah ini sih paket lengkap kalau disururi semua. Mulai dari sungai, curug, kebuh teh sampai hutan pinus. Yang pasti pemandangan yang ditampilkan bisa berbeda-beda.

    Walaupun jalurnya pasti lumayan ya. Naik turun kalau yang nggak biasa olahraga pasti berat. Untungnya cuaca cerah. Nggak kebayang kalau tiba-tiba hujan. Makin berat perjalanan.

  21. Wah asik banget ke Bandung bisa tracking seperti ini
    Ini liburan sekaligus latihan fisik yang menyenangkan ya mbak
    Tempatnya juga kece

  22. Seru banget mbak Heni trekkingnya 😀
    Suka deh kalau jalurnya ramah pemula gini, kalau bawa bocil usia SD SMP keknya masih aman yaa?
    Apalagi dengan jalur jalan yang udah kebentuk jadi makin memudahkan buat newbie.
    jembatan amazon dengan sungainya itu salah satu yang menarik di jalur ini yaa 😀
    Apalagi melewati hutan pinus itu kebayang kalau udah agak siangan tetep adem banget ya mbak 😀

Leave a Reply


About Me

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Jelajah Bermakna

Most Viewed Posts

Recent Posts

tips traveling saat haid
Tips Traveling Saat Haid:  Ini Persiapan yang Wajib Dibawa dan Dilakukan
22 Agustus 2026
Destinasi pilihan wisata Sukabumi dalam sehari
Destinasi Pilihan Wisata Sukabumi Dalam Sehari
22 Agustus 2026
Investment Bank in Indonesia
Peran Investment Bank in Indonesia dalam Mendorong Pertumbuhan Pasar Modal
18 Agustus 2026

This Blog Member of:

ODOP
Seedbacklink
Seedbacklink affiliate
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Intellifluence Trusted Blogger
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Total Visitor Counter:

N/A

Contact Me for Collaboration


My New Stories

tips traveling saat haid
Destinasi pilihan wisata Sukabumi dalam sehari
Investment Bank in Indonesia
pasang solar panel
west bali tour
Resto D'Green resto dan cafee Sukabumi
Trekking ke Curug Cibeureum Selabintana
Perpustakaan YARSI
toko legend di Jalan Ahmad Yani Kota Sukabumi