Bubur Ayam Viral di Bandung: Bubur DPR 

0
Bubur DPR

Beberapa pekan lalu, saya kembali menuju Bandung. Kesibukan teteh yang luar biasa dengan tugas kuliah, membuatnya gak pulang-pulang. Emaknya jelas kangen kan, akhirnya saya samperin aja deh  sambil melihat keadaannya. Alhamdulillah senang saya melihatnya sehat, tapi memang sibuk aja jadi gak sempat pulang.

Yaa sudah mumpung sedang ada di Kota Bandung, akhirnya saya pun kulineran deh. Seperti biasa, kalau kami ke Bandung, teteh bagian membuat itinerary perjalanan. Naah, salah satu tujuannya adalah bubur ayam viral di Bandung, yaitu Bubur DPR alias Bubur di bawah Pohon Rindang.

 

Lokasi Bubur DPR

Jadi sebenarnya bubur DPR itu ada di Bandung ada beberapa lokasi yaitu di Jalan katamso, Jalan Asia Afrika dekat kawasan Braga, Cabang Pinus Regency Cinambo dan pusatnya ada di Cibeunying. Naah, kebetulan saya menyambangi lokasi pusatnya yaa.

 Alamat bubur DPR lokasi Pusat:

Cabang Cibeunying (Pusat): Jl. Taman Cibeunying Utara No.24,

Cihapit, Kec. Bandung Wetan 

Saya berkunjung di hari minggu jadi lumayan rame terus gak kebagian tempat parkir deket lagi. Jadinya lumayan cukup jauh kami berjalan kaki ke tempat bubur DPR. Tapi tidak apa kan hitung-hitung olahraga juga. Apalagi setelah makan bubur sambil membakar kalori yang masuk ke perut hehehe.

 

Antrinya Ruarrr Biasa

Sebelum akhirnya berkunjung ke tempat ini, saya sudah mendengar cerita dari teman-teman bahwa bubur disini tuh antrinya bukan main. Eh ternyata beneraan yaa, saat saya datang kesini seriusan yang mau beli buanyaak banget deh. 

Tapi, saya melihat antrian bubur DPR di CIbeunying ini cukup tertib. Alhamdulillah tidak ada yang main serobot gitu. Terus yaa, saya melihat petugas karyawannya seringkali berkeliling mengunjungi para pembeli yang sedang mengantri. Dia bertanya ke semua pembeli, pesan untuk berapa orang? Sepertinya dia sedang menghitung dan menyesuaikan dengan ketersediaan stok bubur yang masih ada. 

Bubur DPR
Antriannya panjaang, saya menghabiskan aktu 1 jam hingga akhirnya sampai di depan toko bubur dan bisa mengambil bubur

Naah, saat persediaan bubur DPR habis, dia akan segera memasangkan tanda yang bertuliskan BUBUR HABIS. Kalau menurut saya, sistem ini bagus lho jadi memberi kepastian kepada pengunjung tentang stok bubur. Sehingga calon pembeli tidak perlu cape-cape antri terus ketika sudah lama antri dan tiba di depan kedai bubur eh ternyata bubur udah habis. 

Terus, petugas yang berkeliling itu akan mengarahkan kami para pembeli agar membuka list menu yang ada di link Instagram bubur DPR. ini instagramnya https://www.instagram.com/tokobubur.dpr atau search aja di kolom pencarian toko bubur dpr. Tujuannya agar saat sampai di depan kedai, sudah jelas mau memesan apa, jadi tidak memerlukan waktu lama saat memesan. 

 

Bagaimana Cara Memesan Bubur DPR?

Jadi seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, pertama tama jelas saya harus antri yaa. Patokannya itu , masuk dari sebelah kanan toko kalau dari arah depan, terus keluar dari sebelah kiri. Kamu juga harus antri kalau kesini apalagi long weekend saat tingkat kunjungan membludak. Kedua, sabar menunggu antrian menuju kedai hijau tempat warung bubur berasa. Ketiga tentu saja memilih menu pesanan bubur yang akan kita pilih plus menu pendamping yang ada. Oh iya,,,by the way,,,just info niih:

Saat Weekend, BUBUR DPR TIDAK BISA TAKE AWAY. hanya boleh makan di tempat saja.

Jadi, inga inga hehe,,,aturan di atas yaa. Kenapa coba ada aturan ini? Saking banyaknya yang beli bubur jadi biar makin banyak orang yang bisa makan bubur DPR di tempatnya langsung.

Kemudian step selanjutnya adalah tentu saja memesan bubur. Saat memesan bubur ada tahapannya juga nih. 

  1. Meminta bubur kanton polos ke petugas
  2. Meminta toping bubur sesuai jenis yang sudah kami pilih
  3. Memilih menu dimsum ala DPR yang sudah saya pilih sebelumnya
  4. Mengambil minuman sesuai pilihan yang sudah kami tentukan
  5. Bayar deh tersedia pembayaran Qris yaa dan debit juga bisa. Pihak penjual lebih senang pembayaran non tunai katanya. Kata siapa? Kata tulisan yang ada di depan kasir hehehe. 
  6. Gak pake lama kaaan
Bubur DPR
Salah satu penampakan menu yang saya lihat di link Menu yang ada di Instagramnya bubur DPR. Sumber gambar: https://www.instagram.com/tokobubur.dpr

Jadi begitu deh kurang lebih cara memesan bubur ayam “di Bawah Pohon Rindang’.Kalau menurut saya sih di area sekitar bubur DPR dan di bangunan kedai bubur banyak terdapat tulisan yang memberi penjelasan kepada para pembeli sehingga tidak membuat pengunjung bingung. Termasuk kepada pembeli yang baru pertama kali datang seperti saya. Asli langsung jelas aja gitu karena begitu banyak penjelasan yang tertera disana. 

 

Suasana di Sekitar Lokasi Bubur DPR

Jadi, Jalan Cibeunying itu  berada di kawasan pusat Kota Bandung, Jawa Barat, tepatnya di sekitar Kelurahan Cihapit, Kecamatan Bandung Wetan. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu lingkungan Bandung yang memiliki karakter khas: jalan-jalan rindang, rumah-rumah lama, suasana pemukiman yang relatif tenang, dan jejak arsitektur Bandung tempo dulu. Ah, pokoknya betah deh kalau berjalan kaki di sekitaran sini. 

Lokasinya tuh ada di dekat Gedung Sate tepatnya di belakangnya, gak jauh deh pokoknya mah. Hal yang menarik dari Jalan Cibeunying adalah ruang hijau yang masih mendominasi. Makanya  lokasi buburnya juga jadi dinamai “di Bawah pohon Rindang” karena memang suasana di sekitarnya tuh rindang penuh pepohonan. Suasananya cukup berbeda dibandingkan kawasan Braga yang ramai wisatawan atau Dago yang dipenuhi aktivitas komersial.

Kedai buburnya sendiri tepat berada di bawah pohon besar nan rindang, jadi adem gitu teduh nggak panas. 

 

Toko Bubur Nan Estetik

Toko  bubur di Bawah Pohon Rindang DPR ini terlihat estetik lho, berdiri dinaungi sebuah pohon besar dengan cat warna hijau. Ish serasi banget dengan warna daun yang memayunginya. Hampir seluruh poster berwarna hijau. Tulisan plang nya juga warna hijau sangat kuat mendominasi. 

Bagian depan toko bubur, ada nakas yang terbuat dari stainles memanjang menutupi beragam menu di bawahnya. Di nakas tersebut, terpasang nama-nama menu lengkap dengan harganya. Pada bagian bawah nakas, nampak bubur dan  segala macam menu yang bisa dipilih oleh pembeli. Oh iya bubur dan topingnya diambilkan oleh petugas yaa, begitu juga dengan menu dimsum pendamping bubur.

Bubur DPR
Ada kaca estetik ya udah selfie dulu hehe

 

Bubur DPR
Penampakan saat memesan bubur. Penataan tokonya mengingatkan saya pada showcase di resto Jepang

 

Bubur DPR
Suasananya teduh dan rindang jadi emang pas kalau diberi nama Toko Bubur di Bawah Pohon Rindang

Naah, kemudian di  bagian paling pinggir bagian luar, ada besi-besi panjang yang tersusun rapat tempat pembeli menyimpan mangkuk yang tersimpan di atas nampan. Sementara, untuk minuman pembeli bisa memilih ada es coklat, teh susu dan kopi hitam. Kalau saya ingin  air teh tawar panas tersedia di bagian belakang toko. Begitu juga dengan sambal ada tersedia di bagian belakang toko.

Terus tempat duduknya dimana? Naah, ternyata lokasi duduknya ada di belakang toko dan bisa juga di bagian dalam tepatnya di area makan Sate Abah. jadi sebenarnya lokasi Toko Bubur DPR ini ada di halaman sebuah tempat kuliner yang bernama Sate Abah

 

Bagaimana Rasanya Bubur DPR?

Penampakan bubur disini tidak putih bersih yaa tapi agak sedikit coklat. Seperti penampakan bubur yang agak menuju gosong. Tapi Masya Allah bagi saya yang tidak rewel makanan , buburnya enaak sodara-sodara. Meskipun mungkin bagi sebagian orang menganggap buburnya tuh encer, ya emang encer sih alias gak kuled kalau bahasa Sunda nya. Apa yaah kuled itu?? wkwkwk,,,Oh iyaa,,,kental mungkin yaa. 

Jadi bubur DPR ini tidak kental buburnya alias agak encer yaa.  Tapi kaya rasa dan perpaduan rasa antara bubur dan toppingnya tuh rancak bana deh,,,gurih,,,rasanya pas. Kalau kata saya yaaa. Bisa jadi penilaian orang kan beda-beda. Tapi kalau misal sebuah tempat kuliner banyak yang beli berarti enak kan? Bukan hanya viral viral sekejap saja. 

Bubur ayam viral di Bandung
Menu makanan kami saat masih di toko sebelum dibayar

 

Bubur ayam viral di Bandung
Dimsum pendamping bubur dan minumannya

 

Bubur DPR
Menu makan bubur yang kami pilih

 

bubur DPR
Kami makan di belakang Resto Sate Abah tepatnya di tempat makan bagian belakangnya.

Terus saya dan suami serta anak-anak memesan apa saja? Naah, anak-anak memesan Bubur Kanton Bebek Asap. kebetulan menunya sama lagi, padahal saya udah bilang jangan memesan menu sama biar bisa saling icip.  Eh gak mau semuanya kompak memilih bubur ini, ya sudah hehehe, emaknya ngalah deh. 

Bubur ayam kanton ini berisi toping daging bebek asap slice, slice jamur kuping, pangsit goreng gurih dan taburan daun bawang polong. Terus saya memesan Bubur Kanton Saikoro dan suami memesan Bubur Kanton Ayam. Yang membedakan diantara keduanya adalah pada dagingnya. Saya ada Sauted Saikoro Beef sementara suami dagingnya tuh ayam. 

Sementara menu pendamping ada Dimsum, lumpia kulit tahu, shumai ayam, Pangsit dan minuman plus air teh tawar hangat. Udah deh,,,lengkap sudah dan cukup untuk saya enggak makan lagi sampai makan siang pun terlewati. 

 

Beberapa Aturan Saat Makan di Toko Bubur DPR

Ada beberapa aturan yang saya rangkum dari berbagai petunjuk yang ada di sekitar bubur DPR ini, bisa menjadi panduan saat kamu ingin bertandang makan disini yaa. Pertama, seperti yang sudah saya bilang tak ada itu yang namanya Take Away saat week end, Kedua tidak boleh duduk lama-lama.

 

Ketiga, tidak boleh meminta orang lain baik itu teman atau saudara kamu memesan bubur terus kamu duduk aja di kursi sementara ada pembeli lain yang sudah memegang mangkuk bubur mau duduk tak kebagian kursi. Naah ini tidak boleh. Kamu hanya bisa duduk saat sudah mendapatkan bubur yaaa. Keempat, harap membereskan bekas makan minimal dengan menumpuk mangkuk di meja yaa dan jangan berantakan setelah makan. Intinya tetap menajga kebersihan. 

Nah, itu beberapa aturan yang ada di Toko Bubur “di bawah Pohon Rindang”

 

Kesan Makan di Bubur DPR

Kesan makan disini tuh pertama, tertib karena meskipun antri tapi tertata. Saya terkesan dengan petugas yang berkeliling menanyai setiap pembeli berapa jumlah pesanan mereka. Kedua memberi informasi jelas karena terdapat berbagai petunjuk di setiap sudut lokasi. Ketiga, bersih dan estetik. Keempat, tentu saja enak wkwk. 

Terus kurangnya apa? Yaa,,,antrian panjaang mau tidak mau harus menyiapkan stok sabar yang banyak, kedua, tempat parkir tidak tersedia dengan memadai karena hampir semua pembeli parkir di pinggir jalan termasuk saya. 

0

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Related Posts

Leave a Reply


About Me

BLOGGER II LIBRARIAN II MOTHER. Senang berbagi cerita dan pengalaman semoga bermanfaat bagi semua.

Jelajah Bermakna

Most Viewed Posts

Recent Posts

Tjapihole kopi
Tjapihole Kopi: Ketika Secangkir Kopi Hadir Tanpa Wajah
25 Oktober 2026
keju Prochiz
Keju Prochiz, Salah Satu Keju Rekomendasi Para Chef Untuk Aneka Kue dan Roti
24 Oktober 2026
nasi goreng pattaya
5 Ide Penyajian Telur agar Menu Rumahan Terlihat Berbeda
22 Oktober 2026

This Blog Member of:

ODOP
Seedbacklink
Seedbacklink affiliate
Banner BlogPartner Backlink.co.id
Intellifluence Trusted Blogger
Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Total Visitor Counter:

N/A

Contact Me for Collaboration

Send Message →

My New Stories

Bubur DPR
Tjapihole kopi
keju Prochiz
nasi goreng pattaya
Galeri Bumi Parawira
Tanjung Layar Sawarna
Kasepuhan Sinar Resmi
Touring ke Sawarna Banten
Cafe di Sukabumi