Bagi saya kota Bogor bukan kota asing. Dari sejak belum menikah dulu saya sering bolak balik ke Bogor. Sejarah keluarga juga berkaitan erat dengan kota Bogor. Salah satu keluarga inti saya tinggal di Bogor, begitu juga dengan kakak dan beberapa keponakan juga kuliah di IPB. Dan kakak saya pernah cerita kalau Ekalokasari yang sekarang jadi Mall dulunya itu sebuah asrama mahasiswa milik IPB, kakak saya tinggal disana saat menjadi mahasiswa.
Nah, setelah berpuluh tahun berlalu, akhirnya saya menemukan satu cara untuk menelisik dan belajar sejarah kota Bogor dengan cara yang asyik dan bikin betah. Ternyata dekat Stasiun Bogor ada sebuah bangunan yang memiliki aset sejarah kota Bogor. Gedung tersebut adalah Perpustakaan kota Bogor. Ternyata di lantai tiga perpustakaan Kota Bogor ada sebuah galeri museum yang memotret sejarah kota Bogor, namanya Galeri Bumi Prawira.
Table of Contents
Sekilas tentang Galeri Bumi Parawira
Siapa sangka, di tengah hiruk-pikuk Kota Bogor, ada sebuah tempat yang mampu membawa pengunjung seolah kembali menelusuri perjalanan ratusan tahun silam. Tempat itu bernama Galeri Bumi Parawira, sebuah ruang pamer sejarah yang berada di kompleks Perpustakaan Kota Bogor.
Saya tidak sengaja mengetahuinya, berawal dari sebuah undangan menghadiri sebuah kegiatan di Bogor saya akhirnya jadi tahu tentang galeri ini. Jadi, galeri ini menyajikan informasi tentang sejarah kepemimpinan di kota Bogor dari zaman masa kerajaan hingga masa kekinian. Tepatnya dari era masa Kerajaan Pajajaran, periode kolonial, masa revolusi dan orde lama, periode orde baru, era reformasi hingga Era Covid sekitar tahun 2021.

Bumi Parawira itu sendiri memiliki arti “Rumah Para Pemimpin yang Berani”. Yaa memang sangat related dengan apa yang tersaji di dalam galeri, memang benar-benar menggambarkan sepak terjang para pemimpin Bogor di masa lalu yang berani melawan penjajah.
Galeri Bumi Parawira adalah salah satu destinasi Wisata Sejarah di Kota Bogor yang sangat menarik. Kalau misal kamu sedang menunggu jadwal pemberangkatan kereta dan masih punya waktu satu atau dua jam better mampir kesini deh selama masih dalam rentang waktu jam buka. Worth it banget deh karena kamu akan belajar banyak hal terutama pengetahuan sejarah tentang Bogor.
Dimana Lokasi Galeri Bumi Parawira?
Lokasi Galeri Bumi Parawira ada di dalam gedung Perpustakaan Kota Bogor.
Galeri Bumi Parawira terletak di kawasan pusat Kota Bogor, tepatnya di Gedung Perpustakaan Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat No. 21, Bogor Tengah, Jawa Barat. Lokasinya cukup strategis dan mudah dijangkau karena berada tidak jauh dari Stasiun Bogor, Alun-Alun Kota Bogor, dan sejumlah kawasan strategis lainnya. Untuk jam buka hari Senin hingga Jumat dari jam delapan hingga lima belas sedangkan hari Sabtu Minggu hingga malam hari jam dua puluh.

Kalau saya kebetulan menaiki kereta Pangrango dari arah Sukabumi. Jadi tinggal jalan kaki saja ke depan sampai ketemu tulisan Alun-Alun Kota Bogor. Naah , tepat di depan alun-alun ada zebra cros tempat penyeberangan. Saya tinggal menyeberang jalan saja di zebra cross tersebut. Setelah menyeberang tinggal berjalan saja ke arah atas ke arah jalan Pajajaran. Tidak begitu jauh paling tiga ratus meter sudah sampai ke Perpustakaan Kota Bogor.
Nah, kalau sudah sampai disana, saya tinggal masuk saja lalu langsung menuju ke lantai tiga saja untuk masuk ke Galeri Bumi Parawira. Untuk masuk ke dalam galeri saya harus membayar tiket terlebih dahulu sebesar 15 ribu per orangnya. Untuk lebih jelasnya harga tiket ada di banner yang dipajang di dekat tangga naik ke lantai 3. Ada guide tour juga yang siap menemani.
Keunikan Desain Galeri
Galeri Bumi Parawira bentuknya tuh unik banget, desain museumnya berbentuk lorong labirin yang nanti akan dilalui oleh seluruh pengunjung. Begitu selesai menapaki tangga menuju lantai tiga, saya langsung disambut lorong depan berwarna biru.
Dengan cahaya biru berpendar-pendar. Pada dinding depan ada tulisan yang menerangkan tentang Galeri Bumi Prawira dan susuran pengurus serta organisasi yang menjalankan galeri ini. Sangat modern dan kesannya tuh kita sedang memasuki sebuah lorong waktu hehe,,,indah dan futuristik.


Menurut akang yang jadi guide dan staff perpustakaan kota Bogor yang juga menemani saya dan teman-teman, jadi galeri Bumi Parawira ini adalah sebuah rangkaian sejarah kepemimpinan di kota Bogor dari awal pemerintahan berdiri hingga masa kini. Semua terangkum dalam berbagai lukisan dan replika benda-benda bersejarah.
Pengunjung akan menelusuri lorong dari ujung ke ujung. Lorongnya tidak berupa jalan lurus saja namun berkelok kelok seperti labirin. Hampir di sepanjang dinding lorong penuh dengan lukisan dan berbagai keterangan penunjang informasi dari lukisan dan replika yang ada.
Masih menurut guide yang menemani, masyarakat dibolehkan untuk menggunakan dan memanfaatkan galeri untuk berbagai kegiatan. Konsep perpustakaan yang ingin melibatkan masyarakat luas dalam penggunaannya. Tidak hanya sekedar tempat membaca saja, namun menjadi pusat kegiatan sosial masyarakat.
Oh iya, penerangan di dalam ruang galeri saat saya masuk sih full dari ujung ke ujung itu remang-remang alias minim lampu penerangan. Saya tidak tahu apakah di jam-jam normal lampunya terang atau remang-remang juga? Soalnya saya mengunjungi galeri di saat injury time. Oh iya ada aturan wajib dipatuhi oleh seluruh pengunjung yaitu semua barang yang ada di dalam galeri tidak boleh disentuh.
Ada Apa Saja di Dalam Galeri?
Galeri Bumi Prawira yang menjadi salah satu pusat sejarah kota Bogor. Bukan tanpa alasan saya mengatakan ini karena begitu banyak bukti yang bisa bercerita disini. Semua benda dan koleksi yang ada disini memberi informasi yang sangat jelas dan lengkap tentang perjalanan kota Bogor dari waktu ke waktu seiring pergantian pemimpin di wilayah daerah Bogor. Ada apa saja di dalam Galeri Bumi Parawira?
Lukisan-lukisan yang Bercerita
Benda apa yang paling banyak mendominasi ada di dalam galeri?? Jawabannya adalah lukisan. Lukisan yang ada di dalam galeri dibuat oleh para seniman yang ada di kota Bogor. Lukisan-lukisan bercerita tentang kisah-kisah sesuai waktunya. Setiap lukisan yang terpajang di dinding disertai dengan keterangan detail tentang penjelasan gambar dalam lukisan. Jadi pengunjung dapat memahami maksud dan tujuan semua lukisan yang ada dalam galeri.



Misalnya ada satu lukisan yang menggambarkan tentang sebuah peperangan. Naah, tepat di samping lukisannya ada sebuah penjelasan lengkap bahwa lukisan tersebut menggambarkan kisah peperangan tepatnya Perang Surawisesa dengan Pasukan Balamati. Kisah ini terjadi di zaman masa kerajaan Pajajan berdiri. Prabu Surawisesa adalah raja Pajajaran dan balamati adalah pasukan elit kerajaan pajajaran.
Benda Replika
Selain lukisan di dalam galeri juga terdapat banyak replika benda-benda bersejarah. Diantaranya yang paling menarik perhatian saya adalah replika Prasasti Batutulis lengkap dengan keterangannya. Kemudian yang kedua adalah replika Tugu Monumen Pajajaran.
Saat di galeri ini pula saya baru mengetahui jika ternyata kujang yang ada di ujung menara paling atas ditempatkan disana dengan menggunakan pesawat helikopter. Waah ternyata cukup rumit juga yaa. Kebayang saat pemasangannya. Andai saya saat itu bisa menyaksikan secara langsung, benar-benar sebuah kesempatan langka.




Ada juga patung kuda replika pasukan Kerajaan pajajaran di masa lalu. Selain itu terdapat juga replika keris dan kujang yang menjadi kebanggaan warga kota Bogor, senjata dari zaman kerajaan Pajajaran. Terus ada lagi patung prajurit Pajajaran yang bersiri di sisi belakang sebuah prasasti
Foto Seluruh Mantan Walikota Bogor
Dalam salah satu ruangan tepatnya dekat dengan replika tugu Pajajaran dan sebuah mobil bemo putih, ada berderet foto-foto mantan walikota Bogor. Mulai dari walikota pertama hingga yang terakhir yaitu Bapak Arya Bima. Eh ternyata bukan hanya foto lho, tapi juga baju dinas walikota. Menurut Akang Guide yang memberi penjelasan pada saya, itu tuh baju asli Pak Walikota. Sengaja dipajang di galeri lengkap dengan semua atribut penanda jabatannya.


Lorong-Lorong Menarik
Ada beberapa lorong yang cukup menarik lain dari yang lain. Pertama adalah lorong pas masuk galeri di awal. Sebuah lorong berpendar cahaya biru, kemudian ada lorong yang penuh oleh payung-payung yang berkelap kelip banyak lampu berwarna putih.


Payung tersebut menandakan bahwa Bogor adalah kota hujan. Naah, lorong terakhir yang menarik perhatian saya adalah lorong Covid yang terletak persis di ujung lorong menuju pintu keluar. Lorong galeri penuh dengan tempelan masker-masker sebagai penanda awabah covid melanda.
Ruang Immersif
Terakhir adalah ruang immersive yang terletak di sebelah kiri lorong covid. Tapi saat saya datang, ruang immersignya sedang tidak menyala. Jadi saya hanya melihat ruangannya saja tidak bisa melihat bagaimana indahnya Ruang Immersive yang penuh lampu dan gambar-gambar di dinding seperti saat saya memasuki Ruang Immersive di Perpustakaan Jakarta. Tapi saya yakin ruangannya pasti menarik dan indah.

Jangan Lupa Berfoto
Galeri Bumi pariwara ini banyak sekali lho spot foto menarik dan bagus untuk diambil gambarnya dan foto diri juga. Jadi jangan lupa untuk mengabadikan momen di galeri bersama spot-spot instagramable yaa dan penuh sejarah tentunya.

Kesan Berkunjung
Penduduk kota Bogor patut berbangga nih bahwa Perpustakaan Kota Bogor memiliki Galeri Bumi Pariwara yang memberi penjelasan sejarah kota Bogor dengan cara menarik dan tidak membosankan. Galeri sangat pas sebagai sarana belajar siswa yang ingin belajar sejarah tentang pemimpin yang ada di Kota Bogor. Seru yaa belajar sejarah dengan penyampaian media yang menyenangkan
0






















