Pertama kali mendengar Asap Isep Smoke House ini dari teman di kantor. Dia bertanya pada saya tau gak Asap Isep di Kadudampit? Waktu itu saya jawab jujur belum tahu karena memang saya belum pernah mendengar soal tempat ini. Jiwa kepo saya menggelora,,,,akhirnya saya kunjungi deh akun instagramnya.
Yaa ternyata dari berbagai komentar pengunjung akun instagramnya, katanya untuk bisa dapat booking di Asap Isep itu susaaah banget. Sampai harus menunggu berbulan-bulan. Naah, jiwa kepo saya kembali meronta. Saya coba deh dan ternyata hehehehe,,,,,gimana pengalaman saya booking dan makan di Asap Isep Smoke House? Yuuk ikuti cerita saya
Table of Contents
Panduan Booking Asap Isep Smoke House
Jadi buat kamu yang ingin berkunjung ke Asap Isep Smoke House , gak bisa yaaa tiba-tiba datang tanpa reservasi dulu. Oh nooo,,,,Fernando hehe,,,gak bisa yaa , jadi saya tuh wajib reservasi terlebih dahulu. Caranya bagaimana?
Sebenarnya sangat mudah koq cara reservasinya, tinggal mengunjungi laman instagramnya saja. Naah , selanjutnya ada dua pilihan untuk reservasi yaitu via DM di instagram atau langsung berkirim pesan via Whatsapp. No kontak whatsapp nya juga ada kok di Instagramnya. Semua lengkap.
Tapi,,,tapi nih yaaa,,,,ada satu syarat yang harus saya dan kamu semua penuhi jika ingin mendapatkan respon. Syaratnya adalah satu yaitu SABAAAR wkwkwk. Beneraaan deh harus bersabar karena admin itu menjawabnya luamaaaa bangeets.
Jadi, kalau misal saya sudah sekali berkirim pesan jangan pernah mengirim kembali pesan yang sama yaa. Tunggu saja sampai pesannya ada balasan. Kalau misalnya nekad berkirim pesan lagi, nanti yang ada pesan saya akan semakin jauh letaknya di bawah. Jadi tunggu saja.
Ini yaa no kontak untuk reservasi kalau mau booking:
No whatsapp untuk booking menginap di Asap isep Smoke House : 08212181266
No Whatsapp untuk booking makan di Asap isep Smoke House: 081385443813
Link instagram Asap isep: https://www.instagram.com/asap_isep/
Tapi ternyata no wa di atas tidak kaku sesuai peruntukannya. Soalnya saya mendapat wa konfirmasi reservasi makan dari no booking menginap. Jadi sepertinya bisa bebas saja menggunakan dua no tersebut, baik untuk menginap maupun untuk makan.
Saya pun harus ikhlas menunggu sekitar satu bulan lebih dari mulai mengirim pesan hingga pesan tersebut berbalas saat booking makan di Asap Isep. Tapi untuk booking penginapan baru berbalas sekitar tiga minggu berikutnya dari saat pemesanan.
Naah, saya yang memiliki tingkat kepo sedikit lebih tinggi wkwkwk, akhirnya datang aja deh langsung kesana. Yaa kebetulan daerah Kadudampit sih deket yaa kan masih satu Sukabumi. Akhirnya setelah ada di tekape,,,saya langsung aja reservasi buat makan ke adminnya dan saya tunjukkan tuh chat DM dan whatsapp saya ke teteh admin plus balasannya yang berjarak tiga minggu dan satu bulan lebih itu.
Saya tongkrongin tuh langsung pas petugasnya input-input data pemesanan reservasi makan saya di Asap Isep. Oh,,,apa harus datang langsung yaa agar reservasinya lebih cepat. Yaa begitulah pengalaman saya mengejar reservasi makan dan menginap di Asap Isep Smoke House
Lokasi Asep Isep
Lokasi Asap Isep Smoke House ada di Jalan Raya Kadudampit. Kalau misal kamu tuh taunya adalah Situgunung , sebuah tempat yang terkenal ada wisata curug. Naah tepat sekali, jalannya tuh sama dengan jalan menuju ke Situ Gunung. Asap isep lokasinya tidak persis berada di pinggir jalan raya utama yaa, tapi lokasinya masuk ke dalam gang yang ada tepat di samping Masjid Jami Al Barokah.

Lokasi maps nya ada jelas di google maps. Atau kalau mau langsung tanya aja ke penduduk sekitar. Bertanya ke penduduk sekitar adalah salah satu cara akurat untuk menanyakan lokasi. Saya pun tidak selalu mengandalkan google maps karena sering juga bertanya pada penduduk sekitar yang kebetulan saya lewati rutenya.
Naah, kalau sudah sampai masjid, saya bisa memarkirkan kendaraan dan langsung saja yaa berjalan menyusuri gang yang ada di samping masjid persis.Asap Isep Smoke House ada di ujung gang tersebut.
Suasana di Asap Isep
Begitu sampai di ujung gang, saya menemukan jalan bercabang, persisnya ada yang ke kiri dan ada yang ke kanan. Naah, Asap Isep Smoke House itu yang belok ke kiri yaa. Saya pun belok ke arah kiri. Langsung deh menemukan suasana asri, rimbun dan teduh. lokasinya itu berada di sisi tebing yang berbatasan langsung dengan hutan. Jadi disini tuh ada tempat makan dan juga ada tempat menginap.
Resto Dengan Konsep Makan di Hutan
Begitu memasuki area Asap Isep, langsung deh suasana alam begitu terasa. Yaa gimana nggak terasa, orang ini tuh di pinggiran bukit yang berbatasan langsung dengan hutan Gede pangrango. Memang lokasinya tidak begitu jauh koq dengan Situ Gunung Suspension Bridge.
Semua area makan di Asap Isep tuh berupa bangunan semi outdoor yang tidak berdinding namun hanya ada atapnya saja. Dari arah depan total ada tiga bangunan semi outdoor dan diantara bangunan bangunan tersebut adalah area terbuka yang dikelilingi pepohonan.
Air mengalir di sela-sela bebatuan, air alami dari gunung turut menemani saat saya makan. Duuh beneraan deh syahdu dan nikmat sekali.
Bangunan terbuat dari kayu sehingga unsur alam begitu terasa nyata. Satu-satunya bangunan yang agak tertutup adalah area reservasi dan customer service tempat pengunjung melakukan cek in. Jadi semua pengunjung baik yang hendak makan atau menginap semuanya wajib mampir ke tempat ini dulu. Begitu juga untuk yang sudah selesai makan dan hendak cek out. Semua pemeriksaan ada di bangunan yang letaknya persis berhadapan dengan area makan semi outdoor pertama.

Konsep makan di hutan, begitu mungkin yaa kata yang cocok disematkan untuk Asap Isep Smoke House ini. Saat makan sambil melihat gunung Gede Pangrango yang menyembul malu-malu diantara daun daun dari pohon yang tinggi. Aiih cantik banget deh.
Saat makan sambil mendengarkan kicau aneka burung hutan terus saya mendengar suara tonggeret dan ditemani anjing-anjing jinak yang bergeletakan tidur di area Asap Isep. Ada beberapa anjing disini. Tapi anjingnya nggak mengganggu koq , mereka hanya tidur-tiduran saja.
Dapur Terbuka
Naah yang khas di destinasi kuliner satu ini adalah dapurnya terbuka dan menempati jalur lalu lalang pengunjung yang hendak makan. Lokasi dapur ada di bangunan semi outdoor kedua atau tepatnya bangunan yang berada di bagian tengah. Dengan penempatan dapur tepat di area yang dilalui pengunjung menjadikan area dapur sebagai pusat perhatian.



Saya pun mengabadikan ibu yang sedang memasak sup jamur labu asap, sajian menu khas di Asap Isep. Mereka mempersilahkan pengunjung melihat , memotret dan mengambil video proses memasak disini. Ah seru dah melihat para chef di Asap Isep mengolah makanan pesanan pengunjung.
Asap Isep Smoke House Tempat Makan dan Menginap
Jadi, sebenarnya di Asap Isep itu ada dua destinasi yaitu destinasi kuliner dan destinasi menginap. Keduanya menyajikan konsep hutan, yaitu makan di hutan dan tidur di hutan. Saya pun sempat menengok nengok berkeliling ke penginapannya yang ada di bagian bawah. Yaa seru deh, kamar-kamarnya banyak kaca dan bisa melihat hutan langsung dari dalam kamar. Jadi pengunjung merasakan kedekatan yang intim dengan hutan saat makan maupun saat menginap.

Spot Foto Natural dan Bagus Banget
Semua area dan setiap sudut di Asap Isep begitu menarik untuk dilihat dan membuat betah. Hanya disini deh rasanya saya baru menemukan tempat makan yang semua sudutnya itu estetik dan alami. Yaa, alami banget karena lokasinya tuh di hutan. Saya mengambil foto di beberapa titik lokasi. Tidak lupa saya mengambil foto tumpukan labu yang bertebaran dengan tata letak estetik yang ada di bangunan pertama dari depan. Labu adalah bahan menu khas di Asap Isep.


Menu Makan di Asap Isep
Naah, kalau saya membahas menu makanan yang ada di Asap Isep, jadi setelah reservasi yang kita lakukan dibalas oleh admin. Mereka akan mengirimkan list menu yang ada di mereka. Kemudian , saya bisa memilih list menu yang ditawarkan tersebut. Eh ternyata ada banyaak menu yang tersaji dan bisa saya pilih. Berikut menu makanan yang mereka kirim via whatsapp.

Makanan Pesanan Kami dan Review Rasanya
Saya memesan Nasi putih 3, Sup jamur labu asap, Salad hutan, Brisket asap 100 gram dan ayam asap satu ekor. Untuk nasi putih tersaji dalam tempat nasi berupa bakul yang terbuat dari anyaman bambu. Kalau dalam bahasa Sunda disebut dengan boboko. Nasinya tuh pulen dan panas, enak pas deh soalnya cuaca saat kami datang tuh lumayan mendung gak terlalu panas bahkan cenderung dingin deh.

Saya sengaja memesan sup jamur labu karena memang ini adalah menu khas di Asap Isep. Sup labu ini terbuat dari buah labu yang dihaluskan lalu dimasak diberi air sedikit sehingga teksturnya tuh seperti bubur kental. Sup labu ini diberi tambahan jamur dan bumbu-bumbu rempah khas Asap Isep.
Sehingga menghasilkan rasa asin, gurih namun terselip rasa manis dari buah labu. Sup labu tidak menggunakan wadah mangkuk sebagai tempatnya namun menggunakan kulit buah labu yang masih utuh dan sudah kosong isinya. Begitu juga dengan tutup sopnya menggunakan bagian atas buah labu yang masih lengkap ada tangkainya.

Aduuh enaak deh. Ada dua ukuran porsi sup labu ini, pertama ukuran kecil dengan harga delapan puluh ribu rupiah dan ukuran besar dengan harga seratus empat puluh ribu rupiah. Saya memilih ukuran porsi kecil saja karena hanya bertiga saja makannya bersama suami dan anak saya yang kecil.
Menu ketiga adalah salad hutan. Naah ini adalah menu yang tak terduga soalnya sebenarnya di tempat saya pun ada banyak bahannya. Tapi di Asap isep menu sederhana ini naik kelas dong jadi empat puluh ribu per porsinya. Satu porsi tersaji dalam satu piring sedang.

Jadi Salad Hutan ini adalah daun pohpohan yang dipotong potong tapi masih dalam ukuran besar. Kemudian disiram dengan sambal tomat yang diulek dan diberi tambahan garam, gula dan sedikit cuka. Rasanya asam dan segar.
Saya dan suami tersenyum simpul, melihat menu ini. Beneraan yaa kreatif banget ini yang punya resto, menu sederhana yang banyak terdapat di kampung-kampung jadi memiliki tempat layak dan dihargai jadi lebih mahal.

Terakhir, menu makanan yang saya pesan adalah menu protein atau lauk pauk. Saya memesan Brisket asap seratus gram dan ayam asap satu ekor. Kedua menu sumber protein ini tersaji dalam satu nampan besar. Potongan daging ayam mengelilingi satu kerat brisket daging asap.
Bagaimana rasanya? Enaaak,,,,tasty rasa asap nya terasa dan gurih banget. Dagingnya empuk. Begitu juga dengan ayam asapnya sama-sama enak dan tidak keras dagingnya. Untuk melengkapi makan ayam dan daging ini ada chili oils dan sambal dabu. Uenaak tenan kedua sambal ini saya siram ke daging dan ayam asap.
Oh iya, disini ada batas maksimal yaa buat waktu makannya, yaitu tidak boleh lebih dari dua jam waktu makan. Saya memilih waktu makan di jam 12.00 Sampai 14.00 siang, yaa pas jam makan siang deh.
Minuman Pesanan Kami dan Review Rasanya
Jadi saat saya baru datang, kan langsung menuju ruangan reservasi yaa. Naah, disana ada deretan botol-botol bahan minuman yang bisa saya pesan. List minuman ini tidak ada dalam list menu yang dikirimkan oleh admin via Whatsapp, jadi akhirnya saya langsung memesan dadakan di tempat.



Ada banyak jenis minuman yang bisa pengunjung pilih. Saya sendiri memilih wedang uwuh, kombucha es dan kopi susu es. Saking enaknya saya memesan wedang uwuh sampai nambah satu gelas lagi wkwkwk. Selain minuman yang berbayar, pihak resto memberi air teh panas gratis. Wedang uwuh adalah jenis minuman asli jogja yang saya suka. Bentuknya sih kek sampah gitu makanya disebut uwuh karena segala jenis daun dimasukkan ke dalam minuman. Tapi percayalah rasanya tuh enaak banget.

Naah, kalau kombucha saya baru mengenalnya nih. Awas aja kepleset lidahnya jadi bilangnya kamboja hehehe. Kalau kata si teteh yang meracik minumannya, jadi kombucha itu adalah minuman hasil fermentasi teh manis yang diberi campuran ragi. Makanya rasanya jadi asam tapi segar. Warna minumannya tuh ungu, jadi persis kaya teh telang yang saya minum saat main ke Goalpara Tea park. Kalau kopi susu dah gak aneh lagi yaa, ini sih minuman sejuta umat.
Catatan Saat Berkunjung ke Asap Isep Smokehouse
Soal rasa makanan memang terbaik deh Asap Isep itu enak. Setidaknya makanan yang saya pesan yaa. Saya tidak bisa mereview makanan yang tidak kami pesan. Tapi so far sepertinya enak dan recomended makanannya. Tapi ada beberapa catatan yang bisa saya sampaikan setelah makan di Asap isep Smoke House
Parkir Sempit
Jujur untuk restoran yang pengunjungnya selalu banyak menurut saya tempat parkirnya sempit dan kurang luas.Banyak juga yang parkir di depan halaman masjid serta di pinggiran jalan raya. Saya berpikirnya bagaimana jika ada yang benar-benar mau salat di masjid dan parkiran masjid penuh karena terpakai oleh pengunjung yang akan ke Asap Isep. Yaa , semoga saja nanti tempat parkir lebih luas lagi, sehingga bisa menampung mobil pengunjung lebih leluasa.
Jalan ke Lokasi Curam
Konsep bakar kalori setelah makan di Asap Isep itu emang benar-benar real deh. Soalnya setelah makan saat akan pulang menuju parkiran, saya harus berjalan menanjak dengan tanjakan curam.
Begitu pula saat menuju restoran saya harus menukik menuruni turunan yang cukup curam. Kalau kata saya sih tidak ramah lansia hehe atau yang memiliki masalah dengan kaki. Intinya kalau mau ke Asap Isep harus sehat yaa kakinya biar bisa jalan bolak balik melewati turunan dan tanjakan curam.
Tidak ada Musala
Ternyata di Asap Isep tidak ada musala. Saya tadinya mau salat namun ternyata tidak ada ruangan musala khusus. Namun bisa menggunakan kamar yang buat penginapan sebagai tempat salat. Tapi kalau menurut saya sebaiknya ada musala karena kalau misal hunian sedang penuh terus pengunjung hendak salat bagaimana? Agak susah juga yaa. Memang sih ada masjid di atas yang pas samping gang masuk menuju Asap isep tapi alangkah lebih nyaman lagi jika ada menyiapkan musala, lebih menenangkan. Semoga ke depannya ada musala.
Ada Anjing
Saat berkunjung dan makan di Asp Isep , saya melihat ada anjing. Bahkan anjing nya tidur dengan pulasnya di samping meja yang saya tempati saat makan. Kalau saya baca di media sosial Asap Isep dan bertanya juga pada petugas yang ada, nama anjingnya itu Tunggal dan Racik. Namanya bagus yaa dan unik juga.

Sepanjang saya menikmati makanan, anjingnya tidur saja asyik rebahan. Saya tidak tahu dia namanya Tunggal atau Racik yaa,,,,pokoknya dia anjing yang manis gak galak apalagi menggigit. Jadi saya tenang saja makan meskipun dia dekat jaraknya dengan saya.
Menunggu Makanan Lama
Saya tuh datang ke Asap Isep pas jam dua belas sesuai dengan jadwal yang sudah kami pilih. Naah, setelah datang langsung reservasi kan. Ternyata meja dan kursi tempat saya dan keluarga makan sudah mereka siapkan. Jadi kami tinggal duduk manis saja, sambil menunggu makanan datang.
Sambil menunggu pegawai mengantarkan makanan, saya pun berkeliling melihat pegawai dapur memasak, duduk duduk di meja yang ada di area outdoor sambil mengambil foto dan akhirnya kembali ke kursi menunggu makanan sambil scrolling dan mengobrol tentunya.
Waktu sudah beranjak empat puluh lima menit dari jam dua belas,,mmmhh saya pikir lama juga yaa makanannya datang. Berarti rentang waktu dua jam hanya tersisa waktu satu jam untuk makan. Gak masalah sih, kan makannya juga kita biasa nggak lama-lama. Tapi yaa itu dia mayan lama juga menunggunya.
Pengunjung Banyak dari Luar Kota
Selama saya makan di Asap Isep dan memerhatikan no kendaraan yang parkir di parkiran, sepertinya pengunjung banyak dari luar kota. Saya sih menyangkanya ini efek media sosial. Jadi orang luar kota banyak melihat postingan Asap Isep Smoke House.
Mereka sengaja datang dari mana-mana untuk menghabiskan libur di Sukabumi dan mampir deh ke Asap isep. Sepanjang menikmati makanan, banyak pengunjung yang mengabadikan momen makan mereka dengan merekamnya di video. Sungguh sebuah momen berharga yang sayang untuk dilewatkan.
Penutup
Alhamdulillah, senang sekali akhirnya saya bisa makan di Asap Isep Smoke House. Meskipun perjuangannya luar biasa, agar dapat respon dan mendapatkan space reservasi. Senang sekali setelah berbulan menunggu akhirnya admin membalas pesan saya. Kalau kamu mencari tempat makan hiden gem yang suasananya hutan , datang deh ke Asap Isep.
0






















