Berkendara saat ini bukan hanya soal memiliki kendaraan yang nyaman, tetapi juga bagaimana mengantisipasi berbagai risiko selama perjalanan. Kondisi jalan yang tidak terduga, kendaraan mogok, jarak pandang terbatas, hingga kecelakaan kecil dapat terjadi kapan saja.
Karena itu, sejumlah pengendara mulai melengkapi kendaraan dengan berbagai perlengkapan tambahan yang membantu meningkatkan keamanan. Perlengkapan tersebut tidak menggantikan kewajiban mematuhi aturan lalu lintas, tetapi dapat menjadi lapisan perlindungan tambahan.
Lantas, apa saja perlengkapan yang mulai banyak dipertimbangkan pengendara?
Table of Contents
1. Dashcam untuk Merekam Situasi di Jalan
Dashcam atau kamera kendaraan semakin relevan bagi pengendara yang ingin memiliki rekaman perjalanan. Perangkat ini dapat merekam kondisi di depan kendaraan dan pada model tertentu juga mampu merekam bagian belakang atau kabin. Kebutuhan untuk memantau situasi secara visual tidak hanya berlaku saat kendaraan bergerak, tetapi juga pada area parkir, garasi, atau lingkungan sekitar kendaraan ketika sedang ditinggalkan. Pemilik kendaraan dapat mempertimbangkan cctv Hanwha untuk pengawasan area parkir dan garasi. Salah satu model yang dianjurkan adalah Hanwha Vision QNO-7082R karena memiliki resolusi 4 MP, fitur inframerah, serta desain yang sesuai untuk pemantauan area luar ruangan.
Fungsinya bukan hanya untuk dokumentasi. Rekaman dapat membantu memberikan gambaran mengenai kronologi ketika terjadi insiden di jalan. Pengemudi juga dapat menggunakannya untuk mengevaluasi kebiasaan berkendara.
Namun, dashcam sebaiknya diposisikan sebagai alat dokumentasi, bukan alasan untuk mengabaikan konsentrasi. WHO menyebut penggunaan ponsel saat mengemudi dapat meningkatkan risiko kecelakaan hingga sekitar empat kali lipat.
2. Tire Pressure Monitoring System (TPMS)
Tekanan ban yang tidak sesuai dapat memengaruhi pengendalian kendaraan. Karena itu, TPMS mulai menarik perhatian pengendara yang ingin mengetahui kondisi tekanan ban secara lebih praktis.
Perangkat ini dapat memberikan informasi mengenai tekanan ban sehingga pengemudi tidak harus selalu mengandalkan pemeriksaan manual. Meski demikian, TPMS tetap bukan pengganti pemeriksaan kondisi ban secara langsung.
Korlantas Polri juga memasukkan kondisi fisik ban sebagai salah satu hal penting yang harus diperiksa pengguna sepeda motor sebelum perjalanan.
3. Pompa Ban Portable
Selain mengetahui tekanan ban, pengendara juga dapat membawa pompa ban portable. Ukurannya relatif ringkas sehingga dapat disimpan di bagasi mobil atau tempat penyimpanan tertentu pada kendaraan.
Perlengkapan ini berguna ketika tekanan ban berkurang saat perjalanan dan pengendara berada jauh dari bengkel atau pom bensin. Namun, pompa portable hanya menjadi solusi sementara. Jika ban terus kehilangan tekanan, kendaraan tetap perlu diperiksa untuk mengetahui kemungkinan adanya kebocoran atau kerusakan.
4. Blind Spot Mirror
Spion tambahan untuk blind spot merupakan perlengkapan sederhana yang dapat membantu memperluas area pandang pengemudi. Alat ini biasanya ditempel pada bagian tertentu di kaca spion kendaraan.
Keberadaannya dapat membantu pengemudi melihat area yang tidak mudah terlihat melalui spion standar. Meski begitu, pengemudi tetap harus melakukan pengecekan kondisi sekitar sebelum berpindah jalur.
Korlantas Polri sendiri memasukkan spion sebagai salah satu komponen pendukung kendaraan yang berkaitan dengan keselamatan.
5. Kotak P3K
Kotak pertolongan pertama juga semakin penting untuk disiapkan, terutama bagi orang yang sering melakukan perjalanan jauh. Isinya dapat digunakan untuk menangani luka ringan sebelum mendapatkan bantuan medis.
Perlengkapan ini bukan sekadar aksesori tambahan. Dalam ketentuan mengenai perlengkapan kendaraan di Indonesia, peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan termasuk salah satu perlengkapan yang diperhitungkan dalam persyaratan kendaraan. Selain menyiapkan perlengkapan fisik, sebagian pengendara juga mempertimbangkan perlindungan finansial melalui asuransi kecelakaan untuk mengantisipasi konsekuensi biaya ketika terjadi insiden selama perjalanan.
6. Rompi atau Perlengkapan Reflektif
Rompi reflektif dapat membantu membuat keberadaan seseorang lebih mudah terlihat, terutama ketika harus turun dari kendaraan pada malam hari atau kondisi minim cahaya.
Perlengkapan seperti ini menjadi semakin relevan ketika kendaraan mengalami masalah di pinggir jalan. Dalam kondisi tersebut, pengemudi bukan hanya perlu memikirkan kerusakan kendaraan, tetapi juga bagaimana tetap terlihat oleh kendaraan lain.
Regulasi Indonesia juga mencantumkan rompi pemantul cahaya sebagai bagian dari perlengkapan tertentu pada kendaraan bermotor.
7. Emergency Kit untuk Kondisi Tidak Terduga
Terakhir, pengendara dapat menyiapkan emergency kit yang berisi beberapa perlengkapan dasar, seperti senter, kabel jumper, sarung tangan, alat pemecah kaca, segitiga pengaman, hingga peralatan sederhana untuk keadaan darurat.
Persiapan seperti ini berguna karena tidak semua risiko perjalanan berupa kecelakaan. Kendaraan bisa mengalami mogok, ban bermasalah, atau berhenti di lokasi yang minim fasilitas.
Korlantas Polri juga mengingatkan pengendara untuk melakukan pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan. Untuk mobil, pemeriksaan antara lain mencakup lampu, wiper, klakson, dan sistem pengereman.
Perlengkapan Bukan Pengganti Kebiasaan Aman
Berbagai perlengkapan tersebut dapat membantu mengurangi risiko, tetapi faktor utama tetap perilaku pengendara. WHO mencatat sekitar 1,16 juta orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan lalu lintas di dunia. Penggunaan helm yang benar dapat menurunkan risiko kematian akibat kecelakaan lebih dari enam kali, sedangkan sabuk pengaman dapat mengurangi risiko kematian penumpang kendaraan hingga 50%.
Di Indonesia, Korlantas juga terus mengingatkan pengendara untuk menggunakan helm berstandar SNI, memakai sabuk pengaman, menjaga kondisi kendaraan, tidak menggunakan ponsel saat berkendara, serta tidak memaksakan diri ketika lelah.
Dengan demikian, perlengkapan tambahan sebaiknya dipandang sebagai lapisan perlindungan ekstra, bukan pengganti kewaspadaan. Kendaraan yang laik jalan, perlengkapan yang sesuai, dan perilaku berkendara yang disiplin tetap menjadi kombinasi penting agar perjalanan lebih aman.
0























Setuju banget sih sama ketujuh poin di atas tersebut. Memiliki kendaraan, seperti mobil, juga harus memikirkan safety riding selama berkendara. Harus siap siaga mengurangi risiko terburuk selama berkendara. Spion tambahan perlu banget sih dipasang di truk besar, untuk mengurangi area blind spot di kendaraan
dashcam pada mobil penting banget mba, punya pengalaman yang membuatkan dan keluarga merasakan manfaatnya dengan adanya perlengkapan tersebut dan better beli yang kualitasnya baik wlpun mungkin harganya sedikit lebih mahal
bener banget, berkendara tuh nggak cuma soal kendaraan yang nyaman, tapi kita juga perlu menyiapkan perlengkapan yang bisa mengurangi risiko perjalanan. menurutku, dashcam perlu banget dipasang di bagian depan belakang. Untuk anjaga-jaga kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan, kita ada buktinya. 🙂
Setujuh untuk point kotak P3K, Emergency Kit dan terpenting helm. Banyak saya lihat di jalan masih banyak pengendara yang gak memakai helm terutama mohon maaf, kebanyakan dari ibu-ibu
Terima kasih sudah mengingatkan, Kak. Sebagai yang baru mulai menggunakan kendaraan roda 4 sendiri, bermanfaat banget infonya. Nggak kepikiran soal rompi reflektif itu, kalau yang lain beberapa sudah mulai kami lengkapi seperti dashcam. Tambahan buat spion sempat masih maju mundur belinya, tapi penting juga ya ternyata.
etuju banget, terutama penggunaan dashcam dan TPMS. Sekarang dua alat ini terasa makin penting buat perlindungan hukum sekaligus memantau kondisi ban secara real-time sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Perlengkapan keselamatan seperti ini memang bikin makin tenang saat perjalanan jauh.
Terima kasih pengingatnyaaaa
Perlengkapan kaya gini emang cukup penting. Kita gak tahu ya di jalan bakal kaya gimana. Kitanya udah hati-hati, eh yang lain enggak. Amit-amit terjadi kecelakaan. Persiapan kaya gini meminimalkan risiko
Yang paling banyak dipake saat ini sih menurut aku dashcam depan belakang. Selain buat jaga-jaga klo ada kejadian yang tidak diinginkan, saat ini penggunaan dashcam juga sudah banyak dipake sebagai konten untuk medsos ataupun youtube.
Sepakat. Perlengkapan yang dijabarkan secara detail tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan dan berjaga-jaga. Terutama dashcam sih, kemudian P3K. Nggak boleh skip dan harus selalu ada. Bikin perjalanan lebih aman, nyaman. Dan selalu ada persiapan matang karena perjalanan di jalan raya itu selalu penuh kejutan.
Wah, ternyata banyak juga ya perlengkapan yang bisa membantu kita lebih siap menghadapi risiko di perjalanan. Selama ini mungkin kita lebih fokus memastikan kendaraan dalam kondisi baik, padahal perlengkapan pendukung seperti dashcam, P3K, dan emergency kit juga nggak kalah penting. Setuju banget, Kak, karena berkendara aman itu bukan cuma soal berhati-hati, tetapi juga soal persiapan. Terima kasih sudah berbagi informasi yang bermanfaat!