Sebulan sekali saya pulang ke rumah Cikawung, menengok dan sekaligus healing-healing dari hiruk pikuknya kota kecil tempat saya tinggal. Namun, bulan lalu saat terakhir saya menengok rumah, ada yang berbeda ketika melihat pintu kamar belakang. Eh, koq di bawah pintunya ada butiran-butiran halus menumpuk dan memenuhi bagian depan pintu. Waah, pintu belakang saya ada rayapnya...