Hotel Dhika Serenity Jatinangor, Hotel Dengan View Keren

Hotel Dhika Serenity Jatinangor

Masa libur telah usai, saatnya mengantar kembali anak bungsu ke Jatinangor. Pada saat perjalanan mengantar itulah, beberapa kali saya melewati Apartemen Taman Melati. Apartemen ini sebagian besar unitnya dihuni oleh mahasiswa. Biasanya saya tidak pernah perhatian, setiap melewatinya ya lewat-lewat saja.  Tetapi, malam kemarin saya menengok ke dalam dan ternyata ada hotel disana namanya Hotel Dhika Serenity Jatinangor.

Lobby Hotel Dhika Serenity

Saya pun baru tahu malam itu bahwa ternyata disana ada hotel dan kebetulan jaraknya dekat dengan kosan anak saya. Nama hotelnya Dhika Serenity, sebuah hotel dengan view keren di Jatinangor. Akhirnya kami memutuskan untuk menginap disana karena hari sudah malam dan suami kelelahan menyetir. Jadi kami putuskan untuk kembali pulang ke Sukabumi di  esok hari saja.

Jatinangor Markasnya Mahasiswa

Jatinangor adalah sebuah daerah di kawasan Sumedang. Dikenal sebagai kota pusat pendidikan karena ada beberapa kampus disana seperti UNPAD, ITB kampus Jatinangor, IPDN dan IKOPIN. Sebagai daerah dimana terdapat tiga pusat pendidikan negeri menjadikan Jatinangor ramai oleh mahasiswa.  Seiring dengan pertumbuhan jumlah mahasiswa yang semakin meningkat dari tahun ke tahun maka hal ini diikuti juga oleh pertumbuhan jumlah hunian untuk mahasiswa. Saya pangling melihat Jatinangor sekarang, banyak sekali apartemen bermunculan dan hotel juga banyak sekarang disana.

Lokasi Dhika Serenity

Hotel Dhika Serenity  Jatinangor berada di dalam komplek apartemen Taman Melati tepatnya di paling depan pas pintu masuk. Alamatnya ada di Jalan Cikuda Hegarmanah Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Jika dari arah Bandung lokasinya ada di sebelah kiri masuk sedikit ke dalam ada jalan kecil. Tapi tidak terlalu kecil sih bisa papasan dua mobil jadi jangan khawatir. Di jalan utama ada plang bertuliskan Taman Melati Jatinangor. Nah belok saja ke sana. Tidak jauh koq dari jalan utama Bandung Sumedang.

Sekarang kita lihat hotelnya yuuk..!!

Lobby Luas dan Dekoratif

lobby hotel

Saat masuk ke dalam lobby langsung disuguhi pemandangan yang menyejukkan mata. Ada tiga set kursi sofa yang bisa digunakan untuk duduk sambil menunggu cek in dan sekedar beristirahat. Desainnya menarik dan bagus buat digunakan sebagai tempat berfoto. Dekat sofa yang samping meja resepsionis ada mesin kopi yang bisa dibeli sendiri dengan sistem vending machine.

Lobby hotel

Oh iya di teras lobby ada lemari semacam lokker gitu. Lemari berwarna merah ini sepertinya digunakan sebagai tempat penyimpanan barang atau file dari penghuni apartemen atau paket untuk tamu hotel. Ada juga maket apartemen dalam sebuah kotak maket kaca.

Lemari lokker

Layanan Ramah

Petugas yang melayani kami saat melakukan reservasi sangat ramah melayani. Kami pun ditunjukkan terlebih dahulu kamar-kamar yang tersedia. Setelah ditunjukkan beberapa kamar kami putuskan memilih kamar tipe deluxe room dengan rate harga Rp.650.000/malam dengan sarapan.

Akses Menuju Kamar

akses ke kamar

Saya mendapat kamar di GF 12. Akses menuju kamar ada dua yaitu dari depan lobby atau melalui basement parkir. Jika naik dari basement parkiran kita menuju pintu ruangan tempat lift berada. Untuk bisa membuka pintu kita memerlukan kartu access. Kartu accessnya tidak lain dan tidak bukan adalah kunci kamar. Jika tidak ada kartu access maka pintu yang akan menuju lift tidak akan terbuka. Ini semua diterapkan sebagai bagian dari sistem keamanan hotel.

Kamar Bersih dan Nyaman

Kamar delux yang kita pilih berukuran 230 meter persegi. Begitu pintu dibuka langsung terlihat penataan kamar yang bagus, rapih dan bikin betah. Di sisi kiri ada pantry yang dilengkapi dengan wastafel dan lemari di bagian atas bawah. Tidak lupa teko pemanas air dan satu set cangkir. Tidak lupa gula, teh, kopi dan creamer seperti perlengkapan standar hotel pada umumnya.

pantry kamar

Sisi sebelah kanan ada kamar mandi yang dilengkapi toilet duduk dan shower dengan alat pemanas air. Tempat sampah di pojok kanan depan pintu. Tersaji handuk bersih 2 buah dan keset 1 buah. Air panasnya tidak memerlukan waktu lama untuk bisa mengalir. Jadi saya pun segera mandi. Shampo dan sabun sudah tersedia di kamar mandi.

kamar mandi hotel

Tempat tidurnya luas ukuran ranjang no 1 dan lemari dengan pintu geser 2 pintu. Sisi kanan pintu biasa sisi kiri full kaca. Pintu lemarinya dengan sistem geser karena kamarnya memang tidak luas. Namun meskipun tidak terlalu luas tapi nyaman. Tepat di sisi kasur dekat jendela balkon ada satu meja kecil.

kamar hotel

Oh iya di kamar ini ada juga jendela di dinding sebelah kanan tepatnya di samping televisi depan tempat tidur. Dari jendela di sisi kanan tersebut nampak juga jembatan cincin namun tidak sebagus dari balkon pemandangannya. Tetap juara view terbaik adalah dari atas balkon kamar.

hotel Dhika Serenity jatinangor

Plafon bagian dalam dibuat lebih tinggi dibandingkan bagian depan tepatnya di ruangan depan pintu kamar depan. Dengan model atap yang dibuat lebih tinggi ini menjadikan kamar tidak pengap dan berkesan luas.

Kamar dilengkapi dengan lukisan yang tergantung di atas tempat tidur. Dilengkapi pula dengan satu buah televisi, meja kecil dan satu buah meja baca lengkap dengan kursi. Saat kita tidur langsung menghadap televisi dan kita bisa menikmati beragam tayangan.

Fasilitas Kamar

Untuk kamar type deluxe yang kami pilih kapasitas kamar untuk dua orang, satu tempat tidur, satu kamar mandi dengan perlengkapan mandi berupa handuk, sabun, shampoo dan toiletries lainnya, sandal hotel, lemari dengan hanger di dalamnya,  AC, televisi dengan saluran tv kabel, wifi gratis, pantry, kulkas, teko pemanas air, toiletries, tempat sampah, pemanas air,fasillitas bebas parkir, dua botol air mineral dan sarapan untuk dua orang yang diantar ke kamar di pagi hari.

Balkon Dengan Pemandangan Spesial

Di bagian belakang kamar ada satu pintu dan jendela yang tersambung ke sebuah balkon. Dari balkon tersebut kita bisa melihat pemandangan yang indah sekali. Begitu kita membuka pintu langsung nampak pemandangan sawah hijau menghampar dengan gaya berundak. Dan tampak jelas jembatan cincin yang melegenda. Inilah kelebihan Dhika Serenity, hotel ini memiliki pemandangan unik dan langka sekaligus indah menawan.

Jembatan cincin

Di bagian sisi kiri nampak bagian Gedung apartemen Taman Melati dan rumah penduduk di bagian bawah. Menatap lagi lurus ke depan ada Gedung kampus UNPAD terlihat jelas dan kokoh. Serta kolam renang yang terlihat jelas dari balkon kamar yang kita tempati.

Sejarah Jembatan Cincin

Jembatan cincin adalah jembatan yang ada di belakang kampus UNPAD. Menurut budayawan Sunda Tatang Sobana, jembatan cincin memiliki panjang 40 meter dan dibangun pada tahun 1918. Disebut jembatan cincin karena bentuknya menyerupai separuh cincin jika diperhatikan dari jarak jauh.

Jembatan cincin pada masa penjajahan adalah sebuah jalur kereta api yang dimanfaatkan untuk mengangkut hasil bumi ke Batavia dari bumi Sumedang. Jembatan cincin juga ternyata di masa lalu merupakan jalur penting sebab menghubungkan Stasiun Tanjungsari Sumedang dengan stasiun yang ada di Rancaekek Bandung.

Jembatan cincin tidak lagi berfungsi sejak Belanda pergi dan digantikan oleh pendudukan Jepang. Kereta yang melewati jembatan cincin ini memang bukan kereta yang mengangkut manusia melainkan khusus mengangkut hasil bumi masyarakat Sumedang.

Saat saya memandang jembatan cincin seolah terputar kembali seluruh file memori saat kuliah dulu. Dari kampus saya yaitu FIKOM UNPAD jembatan cincin sangat jelas terlihat. Melewati jembatan tersebut rasanya merinding saja karena tinggi sekali.

Jadi, jika sobat tepas baca semuanya berkesempatan mengunjungi Jatinangor jangan lupa mampir kesini yaa….seru abis.

 

 

 

 

 

 

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like