Skyline Best View Resto: Makan Sambil Melihat Bandung di Ketinggian

Skyline Best View Resto

Sepertinya pengalaman saya singgah ke destinasi kuliner ini adalah pengalaman tidak biasa deh. Dalam sehari sampai dua kali saya menyambangi Skyline Best View Resto ini. Jadi kunjungan pertama adalah saat siang hari, saya dan suami jalan-jalan di seputaran Jalan Bukit Pakar Timur. Waktu itu kami baru saja selesai menikmati lukisan dan karya seni di Selasar Sunaryo Art Space

Saat siang hari itu, saya dan suami makan di lantai tiga, kami terpesona dengan pemandangan dari lantai tiga ini. Ya Allah indah banget, saya pikir kalau datang kesini malam hari dan cuaca cerah waaaw pastiiii akan lebih menakjubkan lagi. Kebetulan setelah selesai makan , saya harus segera kembali dan bergabung dengan teman-teman di suatu tempat berkumpul.

Kebetulan, anak-anak akan kembali bergabung setelah seharian mereka beraktivitas di kampus masing-masing. Jadi, saya dan suami akan kembali mengajak anak-anak makan di resto dengan pemandangan menawan ini. Tidak heran sih diberi nama best view resto, emang pemandangan disini keren pake banget.

Lokasi Skyline Best View Resto

Skyline Best View Resto ada di kawasan Bandung Utara tepatnya yaitu di:

Jl. Bukit Pakar Timur No.108, Cimenyan, Kecamatan Coblong, 

Kabupaten Bandung, Jawa Barat 40198

Resto ini sebelumnya sempat saya temukan saat gugling tempat makan di seputaran Dago Pakar. Tapi hanya sekilas lintas saja, tidak begitu mendalam menelisik tempat ini.  Akhirnya saat menyusuri Jalan Bukit Pakar Timur mobil kami melewati resto ini. Jadilah saya ingat kalau tempat ini pernah saya lihat di internet. Ya sudah kita putuskan untuk mampir kesini.

sumber gambar: https://www.tripkamu.com/cafe-di-dago-atas/

Untuk jalan menuju lokasi resto sama yaa dengan rute ke Selasar Sunaryo seperti yang sudah saya bahas di artikel sebelumnya. Jadi insya Allah tidak akan nyasar. Patokannya adalah kamu harus ke Jalan Dago dulu, terus lanjut belok kiri ke Jalan Bukit pakar Timur. Nah lurus saja , nanti Skyline itu adanya di sebelah kanan jalan. 

Cara Masuk ke Resto, Patuhi Panduannya

Jadi, resto ini bagian bawahnya itu tidak ada bangunannya karena diperuntukkan sebagai tempat parkir kendaraan. Naah, untuk mengakses ke dalam restoran saya harus menemui resepsionis yang ada di selasar sebelah kiri parkiran. Ada tulisan selamat datang Skyline tepat di bagian depan teras. Tulisan Skyline ada juga di samping lift pas di belakang meja resepsionis.

Nanti, petugas akan menanyakan, ada berapa orang yang akan makan? Terus juga mereka bertanya saya mau makan di lantai berapa, apakah lantai dua atau lantai tiga? Waktu itu saya memilih makan di lantai tiga. Kemudian petugas berkomunikasi ke bagian petugas yang ada di lantai tiga. 

jalan masuk ke resto naik lift atau tangga

Mereka memberitahu bahwa ada yang akan makan di lantai tiga lengkap diinfokan dengan jumlah orang yang akan makannya. Jika masih ada seat, maka saya akan langsung dipersilahkan untuk naik ke lantai tiga melalui lift yang tersedia di samping meja resepsionis. 

Sebenarnya di samping lift ada juga tangga menuju ke lantai atas tersebut. Tapi kan biar cepat dan sat set yaa kita naik lift saja yaa. Saat berada di dalam lift saya melihat ada no kontak Skyline Best View Resto tertempel di dinding lift. 

Namun, jika ternyata pengunjung resto sedang penuh, maka petugas akan meminta pengunjung untuk menunggu terlebih dahulu. Alhamdulillah, saya dan suami bisa langsung naik tidak harus menunggu dulu. 

Akhirnya, saya dan suami diantar menuju lantai tiga. Setelah sampai kami langsung diantarkan oleh petugas resto di lantai tiga menuju kursi yang sudah disiapkan  buat saya dan suami duduk. Kita dapat tempat duduk di area sayap sebelah kiri resto agak ke pojok dekat dengan area costumer service dan penyiapan makanan.

Suasana Resto

Begitu saya sampai di lantai tiga, nampak ruangan resto begitu lega dan jauh banget dari kesan sempit dan sumpek. Atapnya tinggi dan semi outdoor yaa. Sekeliling resto hanya dibatasi oleh setengah pagar kaca tembus pandang. Ada tirai yang saat hujan akan langsung menutupi pinggiran batas resto. 

Tepat di ujung tengah ada panggung live music yang akan main setiap malam. Kursi sofa berikut mejanya berjajar rapi di sisi kanan dan kiri. Sementara di bagian tengah ada meja dan kursi kayu memanjang dari ujung ke ujung. Meja resepsionis dan dapur berada tepat di tengah-tengah samping lift.

Kesan hijau dan segar menyeruak di seluruh ruangan, pemilik resto pandai memadupadankan warna dari tanaman dan berbagai hiasan serta pajangan yang bertebaran di setiap sudut. Pohon-pohon artificial berjajar tepat di bagian tengah area resto.

Skyline Best View Resto
suasana resto di lantai 3
Bagian Costumer service dan pelayanan resto

 

nuansa hijau-hijau mendominasi ruangan

 

suasana resto di malam hari

 

resto bertabur cahaya di malam hari

Masih di bagian tengah juga berderet pot-pot tanaman lidah mertua. Di sudut lantai tiga ada satu space dengan lantai rumput sintetis dan  tidak memiliki atap. Orang-orang memanfaatkan area tersebut untuk selfie. Begitu juga saya ikut memanfaatkan untuk ber selfie ria hehehe.

Space tersebut berfungsi untuk memberikan kesempatan pengunjung resto menikmati pemandangan Bandung tanpa batas dan bisa jadi tempat berfoto juga disana. Atap lantai tiga bertebaran lampu-lampu gantung yang menyala indah di malam hari. 

bata ekspose abu-abu dengan berbagai hiasan ada di rak

Dinding sebelah kanan berupa  bata ekspos berwarna abu-abu dan ada rak besi bersusun berisi berbagai cenderamata dan sepertinya sih di bagian belakangnya adalah toilet. Kebetulan saya tidak masuk ke dalam ruangan tersebut. 

Berhubung saya datang kesini dua kali, jadinya merasakan dua suasana resto yaitu saat siang dan saat malam. Yaa, emang lebih enak datang pas malam hari soalnya pemandangan Bandung di malam hari begitu jelas terlihat. 

Saat kunjungan pertama di siang hari, saya dan suami memesan satu teko teh Dilmah Chamomile panas lengkap dengan dua cangkir putih. Teh panas yang saya pesan tawar saja tanpa gula.

Sementara makan beratnya suami memesan steak bumbu barbeque dengan kentang goreng. Sementara saya memesan ayam keju mozarella plus kentang goreng. Pada masing-masing piring dilengkapi dengan salad sayuran utuh  dengan sedikit toping. Aduh rasanya enaaaak bangeet. Perfecto deh.

Skyline Best View Resto
makan malam sambil melihat pemandangan indah
Steak ternyata jadi favorit menu makan kami hari ini. plus ayam keju moxarella nya tuh enak banget
naah itu ada barcodenya yaa kalau mau melihat menu akan di Skyline Best View resto

Sementara saat saya kembali kesini bersama anak-anak malam harinya, anak-anak memesan menu steak,cheese cake, kopi dan minuman hangat yang namanya saya lupa hehehe. Yang jelas saya tidak memesan makan hanya membeli kopi latte saja. Asyfi memesan long black coffee yang pahit sangat. Bagaimana rasanya? Mmhh lagi-lagi approve alias enaaak banget, hehehe. Jujur saya puas makan dan melihat pemandangan sekaligus, Skyline emang the best.

Untuk memesan menu bisa dengan melihat lihat terlebih dahulu buku menu yang tersedia atau bisa juga dengan menscan barcode memu yang ada di setiap meja. Harga makanan dan minuman di Skyline Best View Resto lumayan variatif. Untuk minuman dan kue kue mulai dari dua puluh ribu ke atas. Makanan berat, steak mulai dari lima puluh ribu. Untuk harga lengkap bisa scan barcode menu yang saya sertakan fotonya di postingan ini yaa.

Total saya membayar makan untuk siang hari sekitar dua ratus enam puluh ribu. Sementara di malam hari sekitar empat ratus tujuh puluh enam ribu. Maaf nota invoice nya tidak sempat saya foto dan keburu hilang terbuang pas beres-beres. 

Ada Rooftop di Lantai Paling Atas

Naah, saya naik ke rooftop ini saat berkunjung di siang hari. Ada papan petunjuk di dekat lift jika ada rooftop di atas. Naik deh saya dan suami ke lantai atas menggunakan tangga. Begitu sampai di atas, ya nyaman banget ada beberapa spot berfoto yang cukup  instagramable.

Area Rooftop

 

Jalan menuju rooftop

Ada juga spot bermain bagi anak-anak. Hanya saja karena saat saya datang kesini tuh baru saja selesai turun hujan jadinya rumput sintetis yang menutupi permukaan lantai rooftop jadi basah. Sehingga saya harus berhati-hati saat berjalan di atasnya agar baju dan kaki saya tidak basah. 

Rooftop  enakeun pisan, bisa memandang kawasan Bandung dengan leluasa. Benar-benar tidak ada penghalang, ah pokoknya mah eduun laah.  Jadi kalau suatu saat kamu berkunjung ke Skyline Best View Resto jangan lupa untuk naik ke rooftop yaa. 

Kesan Berkunjung

Gak nyesel deh saya dan keluarga makan dan nongki di Skyline Best View Resto soalnya makanannya approve, suasana resto bikin betah dan bisa melihat Bandung dari ketinggian. Hotel Intercontinental tempat saya menginap saat itu pun terlihat dengan sangat jelas.

Ini menandakan bahwa resto ini memang ada di tempat tinggi. Tapi saran saya kalau sudah hujan harus pelan-pelan jalan di rooftop soalnya rumput sintetisnya menjadi basah dan itu sedikit mengurangi kenyamanan. 

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like