Kisah Haru di Balik Lawakan Lucu : Review Film Agak Laen: Menyala Pantiku

Akhirnya saya bisa juga menyempatkan waktu untuk menonton film Agak Laen: Menyala Pantiku di Bioskop. Hari Sabtu kemarin saya nonton film ini  di Moviplex. Saya dapat jam nonton paling malam hehehe…alias jam 20.00  jadi yaa lumayan malam pas saya keluar studio nih. Begitu datang ke bioskop, widiiih penuh banget tuh studio. 

Tadinya saya sempat khawatir filmnya keburu abis tayang di bioskop. Saya penasaran banget soalnya ini film viral pisaaan. Saya lihat di berita tuh film Agak Laen sekuel 2 ini udah tembus lima juta penonton aja sejak tayang perdana 27 November 2025 lalu. Meskipun judulnya sama tapi cerita film ini bukan sambungan dari Agak Laen sebelumnya koq, jadi kisahnya berdiri sendiri yaa. 

Ternyata memang seru banget filmnya, bagi saya ini adalah kisah haru di balik lawakan lucu, meskipun sepanjang film berlangsung banyak ngakaknya tapi ada beberapa kisah mengharukan di dalamnya. Soo, dalam artikel ini saya mau review film Agak Laen: Menyala Pantiku yaa, menurut pandangan saya tentu saja. 

Sinopsis Film Agak Laen: Menyala Pantiku

Film ini bercerita tentang empat orang polisi yaitu Bene, jegel, Oki dan Boris yang mendapat tugas dari Komandannya yaitu Ario untuk mengungkap kasus pembunuhan. Mereka berempat sebelumnya sudah mengalami beberapa kali kegagalan dalam mengungkap kasus. Sehingga jika kasus ini tidak berhasil diungkap mereka semua akan dipecat dan komandannya akan dimutasi.

Mereka berempat ditugaskan untuk menyamar di sebuah panti untuk mencari pembunuhnya. Kasus pembunuhan ini termasuk kasus besar karena yang dibunuh adalah putra walikota di kota tersebut. Maka pergilah mereka berempat ke Panti Wisma Kasih untuk menyelidiki siapa pembunuh sebenarnya. Berbekal dari foto CCTV yang mereka miliki maka dimulailah penyelidikan tersebut.

Untuk memudahkan pencarian, Bene dan Jegel menyamar sebagai petugas panti. Mereka berdua melamar pekerjaan di panti tersebut kepada Ibu Linda pemilik panti sebelum akhirnya diterima bekerja. Sementara itu, Oki dan Boris menyamar sebagai sepasang manula yang ingin tinggal di panti tersebut. 

Ada beberapa orang yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan yaitu: Ida, Karni, Jihan, Koh Acim dan Darso. Sebenarnya mereka sudah bisa menemukan pelaku pembunuhan tersebut, namun ternyata mereka mengambil cara penyelesaian yang salah. Sehingga akhirnya mereka dipecat dari kepolisian karena dianggap tidak bisa menemukan pelaku. 

Review film Agak laen: Menyala Pantiku
para pemain dalam Film Agak Laen: Menyala Pantiku. Sumber gambar: https://www.instagram.com/ernestprakasa/

Meskipun pada akhirnya pelaku tersebut mengaku bahwa dia pelakunya namun keempat sahabat ini memutuskan untuk tidak pernah mengungkapkan siapa pembunuhnya. Meski pada akhirnya pelaku tidak pernah dipidanakan karena meninggal dunia di rumah sakit usai penyakit jantungnya kumat saat diinterogasi oleh Bene dan kawan kawannya di panti. 

Pelaku pembunuhan tersebut sebenarnya hanya membela diri karena sesungguhnya dialah yang akan dibunuh. Tapi saat dia berkelahi dengan pelaku, Dia tak sengaja menusukkan pisau ke dada penyerang. Penyerang itu membawa sesuatu lho buat dikasih ke pelaku. Kira-kira apa yaa yang dia bawa? 

Terus siapa pelaku sebenarnya ini? Hehehe,,,kamu nonton aja yaa di bioskop,,,seru banget filmnya niih…..

Beberapa Scene Gokil Dalam Film

Sepanjang menonton film ini saya beberapa kali tertawa ngikik hehehe,,,,karena kelucuan para pemain film Agak Laen : Menyala Pantiku ini. Bayangkan saja, baru aja di adegan pembuka sudah melakukan kesalahan yang bikin penonton tertawa. Diminta menunjukkan arah tenggara eh salah semua gak ada yang benar satupun.

Kekonyolan kedua adalah saat Oki dan Boris yang menyamar sebagai suami istri manula diminta berciuman oleh Linda sang pemilik panti sebagai pengingat pada orang tuanya saat perayaan pernikahannya. Saya geli banget melihat mereka berciuman wkwkwk,,,jijay deh,,,geli melihatnya…

Kekonyolan ketiga yaitu saat Bene dan Jegel memandikan Karni yang ngeyel gak mau dimandikan oleh mereka. Hingga akhirnya Bene dan Jegel membuka bajunya dan pada saat yang sama ada pegawai perempuan di Panti tersebut melihatnya,,,wkwkwk,,,

Kelucuan ketempat menurut saya adalah saat Bene ditodong untuk memberikan ceramah karena disangka ustadz kondang wkwkwk…Akhirnya dia ceramah dengan melihat gugel. Tapi akhirnya saya menilai , Bene sukses juga memerankan jadi ustadz dadakan ini hahaha. 

Sebenarnya mereka ke masjid itu ada tujuannya sendiri. Apa sih tujuannya? Hihihi nonton yaa di Bioskop…seru deh pokoknya filmnya. Saya beruntung banget masih kebagian tiket soalnya pas booking tinggal beberapa kursi lagi, wkwk..ampun dah ini film,,,laku pisan.

Adegan Menegangkan di Film Agak Laen 

Eh ternyata ada juga niih adegan menegangkan di film ini. Semuanya terjadi di panti yaitu saat empat sahabat ini berusaha mencari bukti-bukti dengan menggeledah kamar terduga pelaku. Selain itu juga saat mereka menggeledah ruangan Ibu Linda….wiiiih lumayan tegang juga tuh,,,beneraan deh,,,takut ketahuan soalnya..

Terus ada juga nih adegan menegangkan lainnya yaitu saat Ibu Bene dan Kawan-kawan mengikuti ibu Jihan yang dibonceng oleh seseorang menuju suatu tempat. Ternyata mereka pergi ke kuburan…huhuhuhu,,,mau ngapain cobaaa

Adegan Mengharukannya Juga Ada

Duuh yaa meskipun film ini adalah film komedi tapiiii nih yaa tapiii ada kisah mengharukan juga. Saya terharu saat melihat adegan Ibu Ida yang setiap pagi duduk di pekarangan panti sambil membawa telur rebus. Dia menunggu anaknya dan jika anaknya datang dia akan memberikan telur rebus tersebut. 

Saya sedih saat melihat Ibu Ida kecewa saat Bene dan Jegel menghampiri Ida dan Ida menyangka bahwa dia adalah anaknya. Setelah tahu bahwa yang dia sangka anaknya ternyata bukan, sedih banget  Ida,,,,hiks sedih banget. 

Keharuan kedua adalah saat komandan Ario menemui Bene, Jegel, Boris dan Oki untuk pamitan karena akan pindah ke CIamis. Dia dimutasi sebagai konsekuensi kegagalan Bene dkk gagal menemukan pembunuh. 

Keharuan ketiga adalah saat pelaku pembunuhan bercerita tentang kejadian sebenarnya mengapa dia hingga bisa membunuh orang yang hendak menyerang dia. 

Makna di Balik Film Agak Laen: Menyala Pantiku

Meskipun ini film banyak lawakannya tapi ada juga koq makna-makna yang bisa kamu ambil untuk diterapkan di kehidupan. Jadi gak cuma sekedar haha hihi lucu-lucu gak jelas. Muhadkly Acho sang penulis skenario sekaligus merangkap sebagai sutradara film bagus banget membuat cerita film ini. . Produser film ini adalah Ernest Prakasa yang pernah bermain dalam film Cek Toko Sebelah .

Kalau boleh saya menilai ada beberapa makna dari film ini:

Persahabatan Sejati

Dari awal film hingga selesai cerita kamu disuguhi sebuah kisah persahabatan yang sangat kuat antara Bene, jegel, Oki dan Boris. Saling menguatkan dan memberi diantara mereka. Saat salah satu sahabatnya mengalami kesusahan mereka sama-sama membantu tanpa pamrih. Bahkan saat salah satu dari mereka menghadapi perceraian teman-temannya rela menampung nya untuk tinggal bersama. 

Saya terkesan dengan persahabatan para tokoh utama di film Agak Laen sekuel kedua ini. Tulus banget pertemanannya. Sungguh beruntung jika di kehidupan nyata ada menemukan teman seperti ini. 

Cinta Keluarga

Dalam beberapa scene cerita di film ini, terlihat jelas pesan cinta keluarga. Saat Boris menyelesaikan urusan perceraiannya, tampak rasa sayang terhadap putri kecilnya. Scene lain adalah saat Bene berkorban untuk membiayai adiknya kuliah dan membantu keluarga. Begitu juga dengan Oki yang setia mendampingi sang istri melahirkan. Diantara lawakan demi lawakan yang membuat seisi studio di bioskop gemuruh oleh tawa, banyak sekali adegan mengharukan terpampang di layar bioskop.

Kasih Sayang Orang Tua

Nah, kalau ini sih jelas banget pesannya tergambar dari pelaku pembunuhan yang berani menghadapi resiko demi membela anaknya. Akhirnya dia menghilangkan nyawa orang lain demi membela sang anak. Salah sih sebenernya , iya dia salah tapii di balik itu semua ada kasih sayang tulus dari seorang ayah untuk anaknya.

Komitmen dan Tanggung Jawab

Bene, jegel, Oki dan Boris serta Komandan Ario memiliki komitmen dan tanggung jawab dalam mengemban tugas untuk menemukan sang pelaku pembunuhan terhadap anak walikota. Mereka rela menempuh bahaya dan menghadapi resiko pekerjaan yang harus ditempuh demi melaksanakan tugas yang diberikan kepada mereka. 

Penutup

Yaah begitulah review film Agak LAen: Menyala Pantiku versi saya. Secara umum film ini kereen banget, sukses membawa keceriaan dengan tingkah lucu dan lawakan segar. Namun sekaligus juga membawakan keharuan dalam kisah-kisah yang tersaji sepanjang film ini diputar. Hanya satu sih yang masih jadi pikiran saya, yaitu anaknya walikota itu tetap terlindungi yaa, sisi gelapnya sebagai seorang yang sudah membunuh seorang gadis dan memiliki perangai buruk tetap tidak tersentuh hukum. 

Padahal kan sebenarnya dia itu penjahat sesungguhnya. Sang pelaku yang membunuh anak walikota itu kan ibaratnya dia membela diri, jadi gak ada tuh niat untuk membunuh. Justru anak walikota itu yang sudah niat membunuh buktinya dia sudah menyiapkan pisau untuk melukai ayah gadis yang dia bunuh.Itu aja sih saya keselnya hehe…Bay the way,,,film nya masih ada di bioskop yaa kamu bisa menontonnya, Asli deh filmnya baguus..kamu harus nonton deh. 

0 Shares:
30 comments
  1. Film ini sudah sukses menembus angka 7 juta penonton. Fantastik sekali. Dan saya belum sempat nonton Mbak hehehe. Padahal dari ulasan ini. Ceritanya sangat menarik ya. Mbak. Karena ada unsur misteri dan detektif juga. Apalagi dibalut dengan komedi juga. Semoga nih, Minggu ini masih tayang di bioskop dan saya masih sempat nonton

  2. Tak heran kalau agak Laen dapat penonton segitu banyaknya, banyak banget testimoni penonton positif sehingga makin menarik perhatian orang-orang untuk menontonnya. Sekarang udah 7juta lebih aja penontonnya. Bisa-bisa sampai tembus 10juta nih

      1. Beluuum.. kemarin-kemarin masih berkutat dengan raport anak-anak, belum bisa liburan. Pekan ini sepertinya sudah bisa bernapas lega dan mengatur jadwal libur sekolah. Mudah-mudahan salah satunya bisa nyempilin jadwal buat nonton Agak laen, ya

  3. Gemes hoyong nakol. Iya sih si anak walkot udah meninggoy. Tapi kalau kasus kejahatan si anak tak terungkap bisa jadi bapaknya terpilih lagi jadi walkot karena masyarakat bersimpati pada keluarga tersebut.

  4. Aku ketinggalan, belum nonton sendiri, padahal kata temen-temenku sangat rekomended banget buat mengibur diri di akhir tahun. Dari premisnya saja sudah menarik ya, duh jadi pengen nonton deh habis ini. Aku bacanya rada lompat-lompat Kak, takut kena spoiler hehehe.

  5. Aku belum nonton film yang seri pertamanya mbak. Lha, ada seri yang keduanya itu ternyata (kata beberapa yang udah nonton) lebih rame daripada yang pertama ya.

    Aku suka banget nonton film humor, rasanya tuh kayak bisa melarikan diri dari kenyataan hidup. #EAAA.. 😀
    Ya meski humor, rasanya tetep nggak boleh kosong tanpa isi ya mbak. Selalu ada makna dibalik ke-agak laen-an aktornya. 😀

    Pengen nih nonton juga, kan mumpung pas liburan sekolah juga. Hehehe..

  6. menyala pantiku geli sih , terakhir tembus 8.3 juta penonton absolutely posisi ke 5 film terlaris dan aku blum sempet nonton hiks , terobati lihat di blog teteh kebayng ngakak teruss lihat mereka berakting di padu padan dengan skill ngelawak , pasti berhasill bikin sakit perut penonton

  7. Cerita sedih lainnya itu ada di scene ketika Tika Panggabean selalu nunggu anaknya sembari memegang telur rebus di tangannya. Itu aslinya lumayan deep juga lho mbak, karena terinspirasi dari kisah nyata mamanya jegel yang selalu menyajikan telur rebus untuk Jegel. Dan seketika daku teringat, bahwa salah satu bentuk kasih sayang tulus orang tua.. adalah setiap makanan mereka sajikan untuk kita. Hiks

    Yha, walaupun kampretnya scene ini malah ditutup dengan punchline dari jegel juga, hahahaha

  8. Wuaah makin penasaran aja nonton film ini. Belum sempat aja. Tahjub dan bangga dengan pencapaian karya film ini.

    Belum apa² udah jutaan aja penontonnya. Semoga lelas rejeki bisa nonton.

  9. Agak Laen 2 ini memang viral, tapi saya belum sempat nonton wkwkwk, kalau nonton berdua ma suami aja masih susyah saya, jadi harus satu rombongan sirkus wkwkwk, maksudnya lengkap 1 paket ma kiddos, jadi carinya film anak-anak sih
    mungkin karena ceritanya nano-nano itu ya yang membuat menarik orang, aslik penasaran untuk nonton

  10. Daku belum nonton Kak huhu.
    Seru banget baca ulasannya. Tadinya daku pikir ini film komedi aja, ternyata ada soal menegangkan dan kisah hari juga ya.
    Waduuh, masih ada layar gak ya? Atau udah turun?

  11. Yeay akhirnya mba nonton juga film Agak Laen: Menyala Pantiku! Yang sejujurnya porsi komedinya agak kurang banyak, lebih dominan drama haru hehehe. Tetapi tetap ku apresiasi usaha seluruh tim kreatif dan juga para pemain film yang sangat all out menjalankan perannya.
    Setidaknya lewat film Agak Laen, standar film komedi di Indonesia semakin berkualitas dan meningkat juga.

    Semoga sih nanti Agak Laen bikin yang ketiga dengan porsi komedi yang lebih dominan biar bisa ngakak lepas bebas hahaha. Ekspektasi mulai ketinggian.

  12. Sudah banyak yang bilang film ini bagus. Apalagi genrenya bukan lagi horor seperti yang film pertama. Pengen nonton tapi belum kesampaian. Baca review ini semakin penasaran.

  13. Koh Ernest emg bs banget bikin org tertawa ngakak sekaligus terharu dlm satu waktu. Dari mulai film Cek Toko Sebelah, doi emg selalu jago menumpahkan kisah2 realitas di masyarakat dalam sebuah film. Endingnya ya ceritanya relate dgn keseharian. Buktinya, jumlah penonton Agak Laen dan sekuelnya ini tetap booming. Dan kyknya bakalan menyalip film Jumbo atau KKN di Desa Penari nih dalam jumlah penonton.

  14. Belum kesampaian nonton
    Makanya kadang aku nunggu di NF saja
    Masih punya anak 3 tahun yang belum bisa kutinggal sekadar nonton
    Kasihan sama kakaknya
    Next kalau sudah agak besar dan aku mau ke bioskop baru mungkin agak tegaan dikit, hehe
    Seru ya film-nya
    Gak sabar banget…

  15. Owalaahhh jadi ini awalnya tentang polisi2 yang menyamar tooo. Tapi pas menyamar malah menemukan banyak hal yang bikin tercengang yaa.
    Aku belum pernah nonton film ini sama sekali soalnya, ini kalau nggak salah yang kedua kan ya mbak?
    Baru kemarin ngobrol ma suami mau nonton Avatar, kata suami nyari film lain aja haha. Bisa nih nonton ini ntar.
    Jadi ini sebenarnya komedi tapi membalut thriller juga keknya ya 😀
    Tapi aku masih bingung mbak, mengapa pas ketemu pembunuhnya malah nggak diungkap sama keempatnya. jadi curiga nih pelakunya sebenarnya manula atau ibu panti yang diperlakukan sewenang2 sama si anak walikota itu? Haha nebak2 😛

  16. Wah seru banget sinopsisnya aku gak sempet nonotonnya nih nunggu ada di platform berbayar aja whehe padahal penasaran sama jalan ceritanya

  17. Film Agak Laen 2 ini bukan sekuel ya, katanya punya jalan cerita yang berbeda dibandingkan film terdahulu
    Cuma lucunya pasti sama bahkan ada yang bilang lebih lucu yang ini ya
    Jumlah penontonnya juga membludak

  18. sampe sekarang aku belum nonton langsung di bioskop, temen-temen banyak yang bilang kalau film Agak Laen yang sekarang lucu poll, kan jadi penasaran hehehe
    ternyata nggak melulu soal lawakan ya ceritanya, ada hikmah yang bisa kita ambil dari nonton film Agak Laen
    Nonton film yang dominan lucu gini emang paling pas kalau ditonton sehabis pulang kantor, pas lagi hectic gitu kayaknya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like