Pekan ini saya menuntaskan satu buku terbaru karangan Dr.dr. Hans Tandra yang berjudul Diabetes Rules. Buku Diabetes Rules ini menurut saya bukan hanya untuk orang yang terkena diabetes tapi lebih umum lagi untuk semua orang agar terhindar dari penyakit diabetes. Saya pertama kali melihat dokter Hans ini di sebuah podcast dan akhirnya jadi keterusan menonton setiap podcatsnya yang tema-temanya selalu menarik.
Setelah mengikuti podcastnya, lanjut follow kanal instagramnya hingga akhirnya saya melihat postingan tentang buku terbarunya ini. Ya udah deh saya langsung membelinya saja. Bukunya meski terlihat tebal tapi sebenarnya isi tulisan setiap lembarnya tidak begitu banyak dan penuh seperti buku-buku pada umumnya. Jadi saya bisa menyelesaikannya dengan waktu relatif cepat. Banyak pesan penting Dr.dr. Hans Tanda dalam buku Diabetes Rules
Detail Buku
Buku Diabetes Rules diterbitkan oleh Rapha Publishing tahun 2025. Secara garis besar buku Diabetes Rules ini terbagi ke dalam empat bagian besar yaitu:
- Membahas tentang pola makan sehat
- Membahas tentang pola hidup benar
- Membahas tentang ragam komplikasi diabetes yang seringkali merepotkan
- Perihal mengatur obat dan berobat ke dokter

Nah itu dia empat bagian penting yang dibahas dalam buku ini. Bukunya sama sekali tidak rumit karena penulis menyampaikan dengan bahasa sederhana. Ya memang begitu yaa kalau ciri khas orang pintar itu, dia bisa menyampaikan hal-hal rumit dengan bahasa sederhana yang dimengerti oleh banyak orang. Setiap bagian dari sub bab hanya berisi paragraf singkat namun penuh poin penting. Jadi pastikan kamu menyiapkan buku catatan untuk menulis poin-poin penting tersebut.
Kamu juga bisa memberi stabilo di buku untuk poin penting tersebut. Saya biasa melakukan hal tersebut, agar mudah menemukannya. Jangan lupa untuk menulis kalimat menarik dan sertakan data halamannya, agar mudah untuk temu balik informasi nya yaa.
Mengenal Penulis Buku Diabetes Rules
Betewe sebelum tulisan ini publish, saya berkali kali mengecek nama panjang beliau agar tidak salah menuliskannya. Penulis yang memiliki nama lengkap dan gelar Prof.Dr. Hans Tandra,Sp.PD-KEMD,Ph.D.,FINASIM,FACE,FACP adalah seorang dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan endokrinologi, metabolisme, dan diabetes yang dikenal secara luas di Indonesia.
Beliau aktif menjadi anggota Persatuan Diabetes Indonesia dan perkumpulan Endokrinologi Indonesia dan aktif juga di beberapa organisasi kesehatan di dunia seperti American Diabetes Association, American College of Endocrinology (FACE), American College of Physicians (FACP), American Obesity Society dan masih banyak lagi.
Ia dikenal sebagai penulis buku-buku kesehatan tentang diabetes, obesitas, tiroid, osteoporosis, nutrisi, dan gaya hidup sehat. Kamu bisa menyimak video beliau di channel youtubenya Good Talk TV.
Dr. Hans Tandra Juga mendirikan DOME Clinic, sebuah klinik yang fokus pada penanganan diabetes, obesitas, metabolisme, dan endokrin sejak tahun 2004
Buat Siapa Buku Ini Dibuat?
Pertama kali membaca judul buku ini saya kira khusus untuk penderita diabetes saja kan judulnya Diabetes Rules. Akan tetapi saat membaca sub judulnya yaitu Aturan Pola Makan dan perilaku Hidup Benar yang Menumpas Diabetes , oh ternyata buku ini untuk semua orang.
Buat kamu yang qodarullah sudah terkena diabetes, buku ini memandu kamu untuk menurunkan kadar gula dalam tubuhmu dan bahkan bisa remisi diabetes kalau bisa disiplin dalam menerapkan pola makan, minum dan pola hidup sehat.
Buat kamu yang memang sehat dan tidak menderita diabetes maka buku ini memberi tuntunan agar kadar gula tetap terkontrol dengan baik. Jadi, jelas yaa semua orang bisa membaca buku Diabetes Rules ini.
Saya sih sekalian persiapan juga nih, kan sebentar lagi bulan Ramadan, naah biasanya banyak banget makanan-makanan yang menggoda selera saat bulan ramadan. Jadi dengan membaca buku ini serasa ada rem yang mengontrol laju selera makan agar tetap berada di jalur yang benar.
Pesan Penting Dr.dr. Hans Tandra Dalam Buku Diabetes Rules
Setelah membaca buku Diabetes Rules ini ada beberapa point yang menjadi pesan penting dari penulis. Saya sepertinya harus mengikuti saran-saran beliau kalau ingin gula darah tetap aman terkendali.
Mengatur Waktu Makan
Mengatur waktu makan sangat penting, agar pankreas tidak bingung kapan dia mengeluarkan insulin untuk mengatur karbohidrat. Jadi setelah saya membaca buku ini ternyata kamu tidak boleh melewatkan sarapan lho. Bahkan penulis sampai mengatakan bahwa sarapan itu seperti raja. Mengapa sarapan itu penting? Karena saat pagi hari kebanyakan orang menjalani berbagai aktivitas yang tinggi. Jadi perlu asupan energi di waktu tersebut. Insulin akan bekerja secara efektif saat makan pagi.
Dipikir pikir memang betul yaa pagi hari itu waktu paling sibuk. Buat kamu yang tiap hari menggunakan sarana transportasi umum seperti KRL, pasti membutuhkan energi untuk mengejar kereta, berdesakan di KRL dan berlarian dari stasiun ke stasiun berikutnya. Saat sudah sampai di kantor saatnya menggunakan otak untuk berpikir. Berpikir pun membutuhkan energi. Jadi memang betul yaa pas banget kalau dikatakan bahwa sarapan itu seperti raja. Jangan skip sarapan yaa, nanti gak punya tenaga untuk mengawali aktivitas pagi hari.
Bagaimana dengan makan siang? Okee makan siang sebaiknya dilakukan pada interval jam 12.00 hingga jam 13.00. Aktivitas di siang hari tidak begitu banyak sehingga dianjurkan untuk tidak terlalu banyak di porsi makannya.
Terus kalau makan malam bagaimana? Duhh jauh jauhin yaa makan di malam hari karena biasanya kebanyakan orang tidak melakukan aktivitas apapun yang membakar kalori di malam hari. Malam hari tuh yaa kan biasanya langsung tidur atau rebahan sambil nonton film. Intinya malam itu biasanya lebih ke aktivitas leyeh leyeh dan istirahat. Sebaiknya makan ketiga ini kamu lakukan sebelum jam tujuh malam. Kalau saya sendiri sih paling sore jam lima.
Jadi kalau kamu makan banyak banyak di malam hari kasian tubuhnya yaa karena gula dan lemak yang masuk ke tubuh tidak ada yang menggunakan. Alhasil menumpuk deh di badan jadi kamu nanti gendut, perut buncit dan bibit penyakit mudah datang.
Perhatikan Porsi Makanmu
Naah, setelah paham jam makan yang baik dan benar sekarang tiba waktunya untuk perhatikan porsi makanmu. Dalam buku Diabetes Rules ini ada beberapa poin penting terkait porsi makan. Jadi kalau kamu mau makan berikan porsi terbesar kamu untuk sayuran, kemudian protein dan karbohidrat.
Sayuran memenuhi 50% piring, dilanjut dengan protein dan karbohidrat masing-masing 25%. Sebanyak apa protein yang kamu makan? Dalam buku Diabetes Rules ini disebutkan bahwa ukuran protein adalah sebesar bagian dalam telapak tangan kamu yaa. Jadi makan sayur yang banyak yaa jangan lebih banyak karbohidrat daripada sayur dan ikannya.


Cara Memasak Berpengaruh Lho
Jangan salah deh, cara memasak juga berpengaruh terhadap hasil akhir makananmu terutama pada komposisi gizi. Saat kamu memegang satu ekor ikan dibelah dua, lalu satu bagian kamu rebus dibuat pindang ikan dan satu lagi kamu goreng dan dijadikan gulai ikan full santan. Mana yang akhirnya memiliki nilai gizi lebih baik?
Tentu saja pindang ikan karena pindang ikan lebih sehat daripada gulai ikan karena dimasak dengan kuah bening tanpa santan sehingga lebih rendah lemak dan kalori. Kandungan protein serta omega-3 pada ikan tetap terjaga dan lebih mudah diserap tubuh. Belum lagi bumbu alami seperti kunyit, asam, dan lengkuas yang ada dalam racikan pindang ikan juga membantu pencernaan.
Sebaliknya, gulai ikan menggunakan santan yang tinggi lemak jenuh dan kalori juga tinggi, sehingga lebih berat bagi tubuh jika dikonsumsi terlalu sering. Bisa-bisa kolesterol naik melambung tinggi dan gula pun ikut naik.
Cara memasak dengan olahan rebus, kukus, bakar dengan syarat bagian gosong jangan dimakan, akan lebih sehat jika dibandingkan dengan olahan goreng. Bahkan menu mentah seperti lalapan itu jauh lebih sehat. Syaratnya cuci bersih sebelum dikonsumsi.
Pilih Makanan Secara Bijak
Naah, pemilihan makanan sangat berpengaruh pada kesehatan kamu. Hindari makanan yang tinggi lemak apalagi lemak jahat. Lemak jahat biasanya ada di menu jenis santan karena mengandung kalori besar dan akan mengakibatkan gula naik signifikan. Contohnya gulai, lodeh, kare, rendang, nasi bersantan seperti nasi uduk, nasi kuning, nasi kebuli.
Makanan olahan juga sebaiknya dihindari atau kalau kamu kepengeeen bangeets yaa sesekali saja deh, jangan terlalu sering. Makanan olahan seperti sosis, kornet, makanan dan minuman kaleng adalah contohnya.
Seafood memang enak tapi kandungan kolesterolnya tinggi dan bisa menyebabkan asam urat. Seafood adalah udang, cumi, kepiting, kerang, tiram. Kamu boleh membatasi jenis seafood ini. Ikan memang sehat apalagi ikan laut, namun pilih ikan yang sedikit mengandung lemak yaitu ikan laut. Jenis ikan kakap, tongkol, salmon, kerapu, tuna adalah contoh ikan laut. Ikan lele juga contoh ikan tinggi protein. Kamu suka ayam? Pilih ayam bagian dada dan buang kulitnya. Protein berat seperti daging merah sebaiknya dibatasi konsumsinya.
Pilihan paling bijak adalah perbanyak buah dan sayuran penuh serat. Semua jenis minuman pasti mengandung kalori, hanya ada satu jenis minuman yang nol kalori yaitu Air putih.
Duh, gimana dong saya sukaa semua makanan makanan tersebut. Kendalinya ada di dalam diri kita sendiri. Kata kuncinya adalah SADAR PORSI, tidak terlalu sering, terlalu banyak dan berhenti makan sebelum kenyang.
Yuuk Gaya Hidup Sehat
Buku Diabetes Rules bukan hanya mengulas tentang makanan tapi juga mengajak gaya hidup sehat dengan perilaku hidup yang benar. Siapa disini yang masih mageran??? Yuk,,,yuk,,yuk bergerak. Olahraga yuu,,,kalau males keluar rumah yaa senam deh sambil liatin youtube. Kalau mager lari ke lapang yang luas minimal keliling kompleks atau jalan depan rumah, sesederhana itu sih yang penting bergerak.
Kurang satu jam setelah makan yuuk gerakkan badan kamu agar ada pembakaran kalori dari makanan yang sudah masuk ke tubuh. Nggak perlu lama lama sepuluh hingga dua puluh menit sudah cukup.
Beberapa pesan penting nih dari Dr.dr. Hans Tandra buat pembaca semuanya yaitu jangan merokok. Semua jenis rokok baik itu rokok kretek, vape atau apapun jenisnya. Merokok itu tidak sehat apalagi kalau kamu sudah terkena diabetes. Yaa wasalam deh kalau masih merokok. Hindari alkohol karena bisa merusak organ hati. Alkohol menghambat pelepasan gula ke darah. Tuh kaan jadi mengganggu tubuh kamu.
Gaya hidup sehat seperti tidur yang cukup, hindari stres dan cemas, selalu gembira, menjaga kebersihan tubuh seperti rutin mandi dan gosok gigi adalah pesan sehat dari penulis.
Penutup
Pilihan ada di tanganmu. Mau hidup sehat yuuk ikuti anjuran di buku Diabetes Rules ini. Jangan lupa kontrol dan periksa HbA1C kamu yaa setidaknya tiga bulan sekali. Kalau saya sih minimal paling sedikitnya dalam satu tahun sekali deh, pas tunjangan kesehatan keluar hehe, pas kan ada dananya.
Ada satu bahasan menarik dalam buku Diabetes rules ini, yaitu tentang mindfull eating. Pembahasan tentang mindfull eating ini akan saya ulas dalam artikel tersendiri. Ditunggu yaa
Masih banyak ulasan menarik di buku Diabetes Rules ini, jadi sebaiknya kamu baca sendiri buku ini sampai tuntas yaa biar paham dan bisa menjadi panduan sehat kamu. Saya sendiri setelah membaca buku ini sadar bahwa pernyataan diabetes adalah rajanya penyakit memang benar adanya. Yuuk jaga kesehatan dengan mengatur pola makan dan pola hidup dengan baik. Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai tuntas yaa. Sampai jumpa di review buku lainnya. 😍😍
37 comments
Wah, masih banyak banget PR buat aku agar bisa lebih sehat. Terutama perihal porsi makan, masih banyak nasinya, nih. Btw, penasaran dengan mindful eating karena kebanyakan dari kita sekarang, tuh, makan, ya, makan saja. Tidak berusaha menikmatinya, bahkan banyak yang sambil nonton.
Sama Teh, saya pun sepertinya masih banyakan nasi daripada lauk pauknya kalau makan, padahal harusnya sebaliknya, ya. Jadi pelajaran juga bagi saya untuk belajar lebih memperhatikan pola makan dan pola hidup yang lebih sehat
Kebiasaan sarapan rutin ini yang belum bisa kujaga dengan baik,kwkwk. Semacam sentilan secara tidak langsung .Hahaha. Sadar porsi juga.Yang kalau mau makan lebih, ingat usia. Udah mulai mengurangi nasi sih.semoga konsisten
Menarik ya mbak bukunya. Apalagi mbak bilang bahasanya mudah. Kayanya aku harus baca nih. Waktu hamil terakhir gula darahku sempat tinggi. Dari situ mulai atur jadwal makan dan apa yang dimakan, eh setelah punya newborn dan toddler jadi agak acak-acakan lagi. Semoga buku ini bisa kembali membawaku ke jalur yang benar.
AYo mbak atur lagi pola makannya,,,jangan lupa cek HBA1c setiap 3 bulan sekali
Lengkap ya isi bukunya, kayaknya perlu dibaca sama orangtuaku nih. Papaku sih terutama, soalnya pola makannya suka kebablasan. Udah sering aku suruh diet buat kesehatan, tapi susah banget.
iya mbak lengkap banget dan bahasanya sederhana mudah dipahami
Wah bukunya bagus banget dan lengkap ya untuk memperbaiki pola dan gaya hidup untuk menghindari diabetes.. bakal aku cari bukunya makasih banget ya pencerahannya.. aku masih sering makan malam do atas pukul enam sore huhu..
aww jangaan hehehe….makannya sebelum jam 5 aja mba,
Naah, betul mbak orang tua penting untuk membaca buku ini untuk menjadi pengetahuan
Mbak pinjem bukunya dooong. heuheuheu. Daku ini sadar diri banget, sering ada di ‘lampu merah’ alias zona bahaya. Kalo lagi mood bagus sih, biasanya mayan sehat ya. Sering minum air putih, jalan pagi, dan berbagai olahraga lainnya. Cuma kalo udah stress, duh.. kacau banget pola makan dan pola hidupnya. Ya makannya malem lah, ya nggak tidur sampe pagi lah, mana paginya juga kerja lagi.
Kadang butuh ‘ditampar’ pake buku ini nih biar lebih sadar dan aware ya.
wkwkwk,,,,ini ada di rak buku di rumah ,,,
Aku kemarin lagi sedih karena ibunya temen anakku meninggal karena diabetes di umur 48th. Jadi ngeri dan bener deh harus banget mulai mempelajari dan mengaplikasikan gaya hidup sehat ya, supaya gula darahnya terkendali dan gak menimbulkan diabetes.
Eh, tapi ada juga yang karena gen ya. Soalnya anaknya temen aku sendiri, masih kecil tapi udah diabetes tipe 1, jadi memang harus selalu mengecek gula darahnya sebelum mengonsumsi makanan apapun.
Innalilahi,,,masih muda ya mba Isti belum ada 50 tahun. Iyaa nih aduh anak-anak nih suka banget makanan manis-manis dan tinggi karbo dan tepung. Harus dibatasi
Mengatur pola makan bagi penderita diabetes adalah langkah jitu ya, biar nggak salah kapan waktu makannya.
Jangan sampai niatnya ingin menghindari tapi malah menjerumuskan, seperti banyak makan ketika makan malam. Buku yang apik ini buat dibaca semua orang
Iya mba Fen,,,,banyak info pengetahuan abru yang sebelumnya belum pernah saya tau saat membaca buku ini
Kebanyakan dari kita kalau makan nasi nya dibanyakin, lauk pauk sama sayur seperempat nya saja. padahal ternyata kebalik, ya. Justru nasi sebagai sumber karbohidrat cukup seperempat saja, yang banyakin sayuran sebagai sumber serat dan pilihan lauk yang bijak untuk sumber protein.
Diabetes ini lumayan tinggi angkanya di Indonesia, bahkan yang mengagetkan banyak juga usia produktif yang terkena. Bukti bahwa pola makan dan pola hidup itu harus dijaga sedini mungkin agar tidak menyesal kemudian, ya
Iyaa kang ternyata kebalik urutan makan yang selama ini saya lakukan.
Saya setuju mbak kalau diabetes tuh perlu pola makan yang baik. Alm. Bapak saya dulu pengidap diabetes. Dan kalau makan tuh lebih banyak sayur dan proteinnya. Sebisa mungkin makannya juga di kukus² tidak terlalu banyak goreng² gitu.
Akhirnya saya jadi terbiasa makan dengan pola bapak dulu. Kalau pagi makannya banyak dengan banyak porsi protein dan serat, siangnya porsi berkurang dan malam hanya serat. ❤️❤️
Iya mbak betul yaa, perlu banget pengaturan pola makan yang benar
Buku yang keren ya, Mbak. Karena ditulis oleh pakarnya yang kompeten. Jadi apa yang disajikan langsung pada poin-poin penting dan tepat sasaran. Dan intinya ini memang dari makanan yang kita konsumsi ya. Jadi bukan saja bahannya, tapi berpengaruh pada cara masaknya. Sama bahan tapi beda cara mengolahnya,beda juga nilai gizinya. Makanya harus pilih-pilih makanan yang tidak hanya harus sesuai kebutuhan tubuh, tapi juga sehat dan bergizi
Justru menurutku buku ini dibaca sama semua orang yang peduli hidup sehat ya mbak, kalau udah terlanjur kena keknya fokes ke penyembuhan heuheu.
Zaman sekarang penyakit degeneratif kek gini nggak cuma nyenggol yang usianya udah banyak, tetapi malah anak2 juga kadang.
Memang sekarang banyak banget nih makanan atau minuman yang kandungan gula maupun garamnya terlalu tinggi.
Ditambah dengan gaya hidup tidak sehat jadi kombo deh huhu.
Setuju banget, kadang ngurangin makan di luar, tetapi ternyata saat bikin masakan di rumah keliru, malah nambahin banyak kandungan gula atau garam sendiri atau mislanya penggunaan santan/ apa2 digoreng, misalnya. Jatuhnya nggak sehat deh meski masak sendiri.
Keknya buku ini kasi panduan dan tips yang mayan banyak ya soal apa aja yang dilakukan untuk pencegahan penyakit diabetes ini.
Menarik buku dr Hans ini, mengingatkan kita untuk menjaga pola hidup sehat, tidak hanya bagi penderita diabetes, tetapi juga untuk bukan penderita diabetes
Pagi hari konsumsi sarapan sehat, malamnya kurangi makan. Berhenti senelum kenyang itu nasehat yang mujarab
Mulai sekarang aku sudah sadar porsi mbak. Soalnya udah ngerasa di badan agak gimana gitu kalau porsinya berlebih. Ternyata porsi sayur 50% yaa, alhamdulillah aku sudah menerapkan ini. Tinggal proteinnya aja yang harus ditambahin haha..ditunggu ulasan tentang mindfull eating-nya ya mbak.
Buku Diabetes rules ini mesti dibaca sama semua kalangan sih, minimal anak SMA. Biar lebih teredukasi terkait pola makan, pola hidup sehat yang ternyata sangat ngaruh sekali.
Bener, makan malam baiknya di hindari. Maksimal banget makan sorean jam 6 deh. Dan penting diimbangi sama olahraga. Yuk semangat hidup sehat, demi kualitas hidup jauh lebih meningkat juga.
Aku setuju banget kalau cara masak itu mempengaruhi. Proses itu sangat penting untuk di perhatikan. Sama dengan makan pun, itu perlu diperhatikan tatanannya.
Aku tuh pangling dengan nama dr hans, gelarnya ehem sekali yaaa. Bener-bener suka belajar banget. Jadi penasaran pengen baca karyanya. Apalagi soal makanan, pondasi utama kehidupan perlu banyak referensi untuk pengembangan hidup.
Soal cara masak juga berpengaruh, ini sudah saya terapkan sejak lama juga mbak, termasuk soal cara masak ikan. Saya juga pilih dimasak pindang pakai bumbu pindang Sumatera yang kadang bening, kadang keruh (bumbunya diulek semua), tanpa digoreng. Langsung cemplung aja ke dalam kuahnya. Ini memang lebih sehat, baik ikannya, maupun bahan masaknya.
Nah soal diabetes nih. Bulan Januari lalu aku diajak suamiku ikut kegiatan yang digelar oleh temen2 alumni SMA-nya. Yakni seminar kesehatan terkait diabetes, yang rupanya digagas karena adanya temen2 mereka yang menderita sakit karena diabetes. Yang sakit, yang hadir, yang ngisi seminar, temennya suamiku semua. Bahaya banget memang akibatnya, jadi penting banget jaga kesehatan agar terhindar dari diabetes. Aku sempet ikut tes gula darah, alhamdulillah aku aman. Aamiin semoga seterusnya. Makasih udah diingetin lagi soal rules diabetes ini lewat postingan ini ya mbak. Semoga kita semua sehat selalu.
Semoga sehat-sehat selalu mba Rien dan keluarga. Naah, iya ikan dimasak pindang itu selain lebih sehat juga enaaak bangeet
Diabetes adalah penyakit yang berbahaya tapi banyak orang yang kurang paham dan juga kurang terinformasi dengan penyakit ini padahal sudah banyak sekali korbannya itulah kenapa keberadaan buku ini sangat penting supaya bisa mengedukasi banyak orang dalam pesan-pesannya
dengar diabetes itu suka agak parno , teakhir gula darah aku cek masih aman walau sudah sarapann. Keputusan ada ditngan kita mau sehat harus maksakeun kalau kata orng ssunda mah ya teh . Buku ini memberikan panduan tetapi semua nyaa kembali ke kitanya komite enggak
Sepakat banget nih apa yang disebut di buku. Emg sehat tuh sebenarnya gampang. Tapi kita lah yang bikin ribet dgn makan masakan yg bikin perut tuh malah sebel. Udh dibilang jangan pake gula, garam dan santan berlebihan apalagi gorengan meski itu enak bgt. Wkwk.
Padahal aku tuh paling suka ama ikan bakar dan yg dimakan/digoreng yg bagian gosongnya. Terasa crunchy dan bikin sensasi makan tuh enak bgt. Tapi baru skrg terasa efeknya, udh asam urat dan kolesterol tinggi, eh malah kadar gula ku jg tinggi.
Plus kurang olahraga lagi. Amsyong deh. Skrg hrs perbaiki gaya hidup lbh sehat lagi deh biar panjang usia.
Sehat…sehat pa Didik,,,,pelan-pelan kalau langsung berubah nanti jetlag hehehe
Berarti yang harus diskip itu makan malam ya, mbak bukannya sarapan. Trus penting banget juga makan secara teratur biar tubuh tahu pasti kapan harus Bekerja mengeluarkan insulin
iyaap betul mbak, jam makan yang teratur akan membuat insulin memiliki jam alarmnya sendiri
Pasti banyak ilmu yang bisa diterapkan di keseharian ya Mba. Menarik sekali bukunya. Saat ini makanan tinggi gula masih banyak dikonsumsi sehari hari. Tentu ini gak sehat. Sementara sehat itu pilihan bukan keadaan.
Iya kita yang tentukan apakah mau sehat atau tidak
Baca artikel ini bikin aku takut sekaligus aware. Soalnya gaya hidupku sangat berantakan, terutama soal jadwal makan yang nggak teratur. Ternyata pola makan pun bisa membahayakan, ya. Harus lebih perhatian ke diri sendiri, nih. Soalnya faktor genetik juga ada, sih.