Pekan kemarin saya beserta keluarga pergi ke Bandung tujuannya adalah ke daerah Dago Pakar. Saya beserta keluarga mengikuti acara rihlah yang diadakan oleh sekolah tempat saya bekerja. Seluruh rekan kerja saya beserta keluarga menuju Bandung dengan menggunakan kendaraan masing-masing. Jadi tidak menggunakan bis seperti rihlah bersama pada umumnya. Oke gas,,,kita menuju Hotel Intercontinental Dago Pakar Bandung tempat kita menginap selama acara rihlah selama tiga hari dua malam. Sebuah hotel bintang lima di daerah Bandung Utara.
Kisah Perjalanan
Berangkat dari rumah sekitar jam delapan pagi, santai saja sih karena memang sedang libur. Perjalanan cukup lancar, rute Sukabumi Bandung itu memang belum terhubung jalan tol langsung. Jadi, saya harus menyusuri Cianjur kemudian daerah Bandung seperti Cipatat, Rajamandala dan Padalarang.
Kalau sudah melewati Padalarang itu artinya sedikit lagi masuk ke Tol Purbaleunyi. Namun agak tersendat niih di Padalarang yaa seperti biasa muaceeet sejak dari Cipatat yang jalannya belok-belok itu.
Setelah akhirnya selesai melewati Jalan Raya Padalarang dan akhirnya masuk tol baru deh perjalanan kembali lancar. Dari jalan tol mobil kami keluar dari pintu tol pasteur untuk selanjutnya menuju arah Jalan Dipati Ukur.
Saya tidak langsung menuju Dago Pakar karena mau menjemput si ganteng dulu, anak saya yang naik Bis Damri dari Jatinangor. Ceritanya dia mau ikut holiday yaa meskipun hanya untuk ikut menginap dan makan bersama kami hehehe. Soalnya besok paginya doi tetap pergi ke kampus soalnya sedang UTS.
Setelah kurang lebih menunggu sekitar satu jam, akhirnya dia muncul juga dan langsung deh cuzzz kami bertiga melanjutkan perjalanan menuju Hotel Intercontinental Dago Pakar Bandung.
Lokasi Hotel
Untuk sampai di lokasi tujuan saya harus menuju arah Jalan Ir. H. Djuanda atau lebih dikenal dengan sebutan Jalan Dago. Kalau dari Dipati Ukur sih yaa deket tinggal lurus saja nanti ketemu perempatan dago atau lebih kita mengenalnya dengan sebutan SImpang Dago.
Nah, dari perempatan simpang dago ini lanjut naiik saja terus ke arah atas menyusuri jalan utama Ir. H.Djuanda. Naah setelah kamu melewati pertigaan yang menuju ke Jalan Bukit Pakar Timur dimana disana saya sempat berkunjung ke Selasar Pustaka, itu artinya belokan yang menuju ke Hotel Intercontinental sudah tidak jauh lagi.
Setelah melewati pertigaan yang menuju Jalan Bukit Pakar Timur nanti kamu akan menemukan sebuah pertigaan besar yang kalau belok ke kiri itu akan menuju ke Jalan Raya Resort. Ada plang Hotel Intercontinental Dago Pakar Bandung dengan ukuran besar di pertigaan ini. Jadi rasanya tidak akan tersesat deh menemukan jalan menuju ke hotel.
Dari pertigaan ini terus saja lurus menyusuri Jalan Raya Resort nanti kamu akan menemukan Hotel Intercontinental Dago Pakar bandung yang lokasinya ada di sebelah kanan. Nah kamu tinggal belok kanan saja dan nanti kamu akan menemukan gerbang portal utama dimana kendaraan keluar dan masuk dari gate tersebut.
Lobby Hotel Luas Banget
Begitu masuk ke area hotel saya langsung merasakan aura aura luar biasa soalnya jalan menuju hotelnya dari gerbang gate masuk tadi lumayan jauh. Selain itu lokasi parkir mobil juga luaas banget ada beberapa blok peruntukan parkir.

Saat saya melihat hotelnya wiih besar sekali dengan bangunan luas memanjang. Area kawasan sekitar hotel juga tidak gersang alias banyak pepohonan rimbun yang tumbuh di sekitarnya. Di depan hotel nampak bundaran air mancur pas berhadapan dengan teras dan pintu lobby utama hotel.

Samping kanan dan kiri teras lobi ada kolam hias menambah cakep pemandangan sekitar hotel. Ya udah setelah melihat sekeliling dari dalam mobil , suami mencari tempat parkir dan beruntung banget mendapat space parkir tidak jauh dari hotel alias masih di parkiran pas banget depan hotel tepatnya di depan air mancur.
Selesai urusan parkir mobil selanjutnya dengan semangat 45 yang membara lanjut menenteng koper dan bawaan lainnya. Saya, suami dan si ganteng berjalan menuju hotel. Begitu masuk ke dalam, waaw saya terpana lagi deh hehehehe soalnya lobby hotel disini tuh luaaas buanget. Bisa untuk 3 lapangan padel deh kayaknya hahaha. Jadi begitu masuk pintu lobby hotel, nampak area customer service di sebelah kiri.

Naah di sebelah kanan itu ada beberapa area. Paling depan ada jalan menuju lift dan naik ke kamar-kamar hotel dan fasilitas lainnya, kemudian ada satu lobby lounge di ujung ruangan berhadapan dengan pintu masuk lobby depan. Oh iya, di area lobby juga ada Damai Restaurant yang makanannya enak-enak buangeets.
Oke deh, saya segera menuju costumer service dan melakukan lapor diri untuk cek in. Saya tinggal menyebutkan nama dari unit kerja saya, naah ternyata petugas hotel sudah menyiapkan kuncinya karena nama saya sudah ada tercantum di dalam daftar. Setelah menerima kunci kamar kami segera bergegas naik deh
Suasana Kamar Sangat Nyaman
Kunci kamarnya tuh berupa kartu tap gitu kaya e money yang dimasukkan ke dalam wadah kartunya. Total ada dua buah kartu yang petugas berikan kepada kita. Langsung saja deh cuzz saya naik lift ke lantai 15, kamar kami ada di 1512 persis banget di samping lift jadi gak usah jauh jauh gerek-gerek koper deh hehehe. Oh iya, untuk naik ke lantai atas pakai access yaa jadi yang gak pegang kartu gak bisa naik ke lantai yang dituju.
Setelah sampai di lantai 15 kita pun keluar dari lift dan taraa langsung deh bisa melihat pintu kamar yang akan saya , suami dan anak-anak tempati selama tiga hari dua malam. Bismillah, saya tempelkan deh kartu ke tempat tap kartu yang terletak persis di atas gagang pintu kamar.

Terdengar bunyi klik dan gagang pintu bisa saya gerakkan, selanjutnya terbukalah pintu kamar. Langsung saya simpan salah satu kartu ke dalam wadah kartu yang ada di dinding sebelah kiri dekat pintu hotel. Tanpa memasukkan kartu ke dalamnya maka listrik di dalam kamar tidak bisa menyala dong.
Begitu masuk, saya melihat ada lukisan pas berhadapan dengan pintu dan sebelah kanan pintu ada kaca yang menutupi seluruh dinding sebelah kanan pintu depan. Kamar yang saya tempati ini namanya adalah tipe kamar premium yang kalau saya lihat di website resmi hotel harganya tuh bervariasi tergantung pemandangan depan kamarnya.
Untuk Kamar Premium seperti yang saya tempati harganya 99 dolar per malam dengan luas kamar 44 meter persegi. Gimana penampakan kamarnya? Ada beberapa poin unggulan yang bisa saya catat disini
Sofa di Sudut Kamar
Begitu saya masuk kamar, mata langsung tertuju pada satu sofa berbentuk kotak dengan tempat duduk lega. Sofa yang dikelilingi dinding kaca dengan tambahan hiasan ornamen di dinding berbalut gorden full, beneraan deh bikin betah rebahan disitu. Sofa ini ada di ujung kamar, jadi ujung kamar 1512 ini tidak berdinding tembok melainkan berdinding full kaca. Dengan desain seperti ini kamar yang sudah luas jadi terasa lebih luas lagi.


Saya langsung menuju sofa berwarna coklat krem itu dan dari sana saya bisa melihat pemandangan kota Bandung sejauh mata memandang. Indah sekali. Saya juga bisa melihat pemandangan di bawah ada kolam renang yang berhadapan dengan lapangan tempat berolahraga. Lapangan ini namanya Tutu Titi Garden, unik sekali ya namanya.
Meja Kerja yang Nyaman
Kamar yang saya tempati super lengkap sekali. Selain kamarnya luas juga ada meja kerja lengkap dengan kursinya. Jadi saya sangat terbantu untuk bisa menulis dengan nyaman dan sesuai dengan target yang sudah ditentukan client. Meja kerja dengan lampu menggantung tepat di atasnya dan sebuah telepon terletak di ujung kanan meja. Meja kerja ini letaknya persis di balik dinding pembatas antara pintu masuk dengan area kamar.

Lemari Multifungsi
Naah tepat di belakang meja dan kursi kerja ada sebuah lemari dua pintu dengan warna dominan krem. Di bawah lemari tersebut ada rak yang bisa digunakan untuk menyimpang barang-barang. Begitu lemari terbuka nampak dua ruang kanan dan kiri. Sebelah kanan diisi oleh kulkas kecil dan sebelah kiri terisi oleh perlengkapan minum seperti botol air mineral, gelas cangkir, sendok kecil, teko listrik, gula,teh,creamer dan sejenisnya.


Di bawah lemari ada nakas yang bisa ditarik keluar untuk menyimpan cangkir saat menyiapkan minuman. Jadi dalam satu hari ada jatah refil botol minum sebanyak empat botol jika minumnya kurang. Tinggal telepon saja petugas dari pesawat telepon yang tersedia di kamar. Jadi dengan penempatan peralatan minum seperti ini terlihat lebih rapi dan tidak terlihat berantakan. Ada tempat sampah di samping lemari.
Ruangan khusus Baju dan Perlengkapannya
Kamar Premium Hotel Intercontinental Dago Pakar Bandung melengkapi fasilitas demi kenyamanan pengunjungnya dengan sebuah ruangan khusus yang berhadapan dengan meja kerja. Sebuah ruangan kecil yang di dalamnya berisi satu rak berisi sandal hotel dan beberapa loker serta lemari brankas. Ada juga terdapat setrikaan, hair dryer dan meja setrika. Gantungan baju lengkap dengan gantungannya serta meja untuk menyimpan koper.

Lagi-lagi dengan adanya ruangan khusus ini kamar akan tetap terlihat rapi karena ruangan penyimpanan koper dan baju tidak bersatu dengan ruangan kamar tidur. Benar-benar deh ini hotel, sangat memperhatikan kenyamanan dan ketenangan bagi pengunjung hotelnya.
Kamar Mandi dan Toilet Terpisah
Kamar premium 1512 benar-benar eksklusif deh karena ruangan kamar mandinya luas dan kamar mandi serta toiletnya benar-benar terpisah ruangannya. Letak kamar mandi ini tepat di samping ruangan tempat menyimpan baju yang sebelumnya sudah saya bahas.
Jadi kamar mandi ini memiliki dua pintu geser yang terbuat dari kaca. Masing-masing pintu ada di ujung kanan da di ujung kiri. Ujung kanan dekat meja kerja dan ujung kiri ada di dekat sofa yang nyaman itu lho.

Begitu masuk terlihat nakas tempat menyimpan berbagai peralatan mandi yang sudah tersedia di hotel plus handuk yang tersimpan rapi di bawah nakas. Satu buah kaca besar terpasang di dinding seberang pintu. Dan surprise ada satu bathtub biar saya bisa mandi berendam hehehe. Mandi berendam di satu ruangan nan lega dan luas beeuuh mantaap kali.
Persabunan juga lengkap sekali bukan hanya sabun cair tapi juga ada shampo, conditioner dan body lotion. Naah paripurna yaa perlengkapan mandinya, jadi walaupun saya lupa membawa peralatan mandi yaa tenang-tenang saja siih. Oh iya satu lagi, ada timbangan badan digital ,,whuaaa,,,,,gak espek banget bakal nemu benda keramat yang selalu saya hindari disini wkwkwk.
Terdapat Banyak Colokan Listrik
Kebiasaan saya jika pergi kemanapun pasti membawa rol kabel takutnya di hotel colokannya sedikit jadi tidak cukup. Eh ternyata saat menginap di Hotel Intercontinental Dago Pakar Bandung ini dugaan saya meleset. Ternyata di kamar ada banyak colokan, saya hitung ada lima colokan yang bisa digunakan yaitu di dekat tempat tidur, di dekat meja kerja dan di dekat kaca di ruang kamar mandi. Teng deh kalau begini keadaannya.

Televisi Multifungsi
Tepat di tengah ruangan menempel ke dinding kamar mandi ada sebuah televisi flat berukuran besar. Televisi ini bukan hanya bisa untuk menonton berbagai tayangan smart tv tapi juga dari televisi ini saya bisa melihat berbagai menu serta fasilitas yang ada di hotel. Terus lagi yaa, ada nama saya dan no kamar di televisi lengkap dengan sapaan Good afternoon, good morning hehehe…seneng banget ada yang nyapa.

Tempat Tidur Luas dan Lega
Tidak lama setelah saya dan keluarga masuk ke dalam kamar, terdengar bel pintu berbunyi. Oh ternyata seorang petugas hotel datang. Jadi yaa tempat tidur yang ada di kamar itu jenisnya twin bed. Bagusnya layanan di hotel ini seolah paham kalau dua bed tersebut akan lebih nyaman jika bersatu. Mereka menawarkan apakah tempat tidurnya mau bersatu? Kami pun mengiyakan tawarannya.


Akhirnya petugas hotel menggeser kasur dan memindahkan meja yang terdapat di tengahnya. Setelah selesai menyatukan kasur dan memindahkan meja ke sisi kiri dekat lemari, mereka pun pamir. Kondisi kamar tetap rapi dan nyaman setelah berubah posisi, mungkin karena staf hotel yang melakukannya jadi sudah paham standar nya harus seperti apa.
Lokasi Menarik Lainnya di Hotel
Selain di dalam menikmati kenyamanan di dalam kamar, saya dan suami menyempatkan diri untuk berkeliling ke beberapa lantai yang ada fasilitas umumnya. Pertama saya naik ke lantai dua menuju ruang gym dan spa. Untuk menuju lantai 2 tidak bisa langsung dari lift lobby tapi harus ke lantai lima dulu, naah dari lantai lima ada lift khusus yang menuju ke lantai dua,tiga dan lima.
Ada pengalaman lucu saat saya mau masuk ke ruang gym, saya bingung mau masuknya gimana.
Ternyata ada tempat tap kartu yang berfungsi untuk membuka pintu kamar sebagai kartu akses membuka pintu ruang gym. Terus saat keluar saya tinggal memencet saklar yang ada dekat rak handuk. Dan ini pun saya bertanya dulu kepada staf hotel yang sedang berjaga di luar. Wkwkwk,,,ah dasar saya katro banget gak pernah main ke tempat beginian. Ampuun dah,,,😆😆😆😆



Nah di ruangan yang sama ada juga tempat spa dan sauna. Belakangan saya baru tahu kalau sauna bisa saya dapatkan secara gratis sebagai bagian dari fasilitas menginap. Yaah tapi sayang informasinya terlambat, saya baru mengetahui setelah mau pulang. Gpp deh next semoga bisa menginap lagi. Sedangkan untuk spa ada tarifnya sendiri, jadi jika mau spa harus bayar yaa.
Setelah selesai melihat lihat di lantai dua, saya dan suami melanjutkan berkeliling ke lantai lima. Di lantai lima ada kolam renang. Oh ternyata ini toh kolam renang yang saya lihat dari kaca di kamar yang saya tempati. Kolam renang yang bersebelahan dengan Tutu Titi Garden. Oh iya di dekat kolam renang ada kandang burung. Jadi bisa sambil melihat-lihat burung juga deh kalau selesai atau sebelum berenang.
Penutup
Alhamdulillah saya, suami dan anak-anak puas banget menghabiskan waktu liburan. Terima kasih untuk acara rihlah nya alhamdulillah , saya menginap di Hotel Intercontinental Dago Pakar Bandung , hotel bintang lima secara gratis tiga hari dua malam bersama teman-teman kantor tempat saya bekerja. Sebuah pengalaman yang sangat berkesan.