Masih dalam suasana libur lebaran nih ceritanya, saya mau bercerita tentang kisah jalan-jalan saya saat Idulfitri yang baru lalu. Setelah sebelumnya saya cerita tentang wisata Bukit Paralayang, naah sekarang geser dikit nih tempatnya dari Majalengka. Tepatnya kita traveling ke daerah Kuningan. Disini ada satu tempat wisata baru yang cukup happening yaitu Arunika.
Jadi, ide untuk berkunjung ke Arunika ini datang dari adik bungsu saya yang tinggal di Cirebon. Kita kan sempat berbincang di whatsapp membicarakan rencana liburan lebaran nanti mau kemana aja nih. Maklum laah, Majalengka, Kuningan dan Cirebon itu kan lokasinya berdekatan yaa, jadi sayang aja kalau dilewatkan begitu saja. Ya udah, akhirnya adik mengusulkan untuk main ke Arunika. Kata adik saya, tempatnya tuh bagus dan terhitung masih baru jadi fasilitas yang ada disana masih gress juga deh.
Persiapan Berangkat
Saya berangkat dari hotel tempat menginap itu hari Senin tanggal 23 Maret 2026 atau hari ketiga Idulfitri. Awalnya sih dengan semangat empat lima kami janjian jam tujuh pagi berangkat biar tidak macet dan disana kebagian tempat. Ternyata oh ternyata akhirnya kesiangan juga deh, kita baru berangkat jam setengah sembilan.
Sebenarnya saya sih yang telat hehehe, soalnya pagi-pagi tuh hunting surabi dulu. Tapi ternyata di tempat langganan sudah full booked, saya lihat adonan surabi tuh masih banyak tapi ternyata sudah ada pemiliknya masing-masing. Akhirnya setelah keliling, dapat juga surabi di tempat lain, tapi yaa itu tadi ngantri juga deh.
Naah, begitu ceritanya mengapa saya bisa telat tidak bisa berangkat jam tujuh pagi. Soalnya kalau ke Majalengka tidak beli sorabi tuh rasanya belum lengkap deh perjalanan. Surabi Majalengka itu the best deh sayang banget kalau dilewatkan.
Sepulang membeli surabi, langsung deh dieksekusi tuh surabi yang enak banget. Lanjut siap-siap dan berangkaaat. Untungnya anak-anak gercep, saat saya dan suami pergi hunting surabi mereka beres-beres dan packing barang dan baju. Jadi tinggal cuzz aja. Saat berangkat saya sekalian cek out dari hotel.
Kisah di Perjalanan
Tujuan pertama adalah rumah kakak, sesampainya disana adik dan kakak saya sudah stand by menunggu. Ternyata ponakan-ponakan saya plus anak-anaknya alias cucu saya sudah berangkat terlebih dahulu. Heuheuheu,,,aduuuh saya nii dah jadi nenek yaa ternyata, udah sepuheee 😄
Oke deh,,,cuzz berangkat ke Arunika.
Rute dari Majalengka kota ke Kuningan itu ada dua jalan. Pertama lewat Cikijing dan rute kedua adalah melewati Cirebon. Naah ponakan saya mereka melewati Cikijing dan langsung ke Kuningan. Jadi tiba lebih dulu di Arunika karena ternyata jarak tempuhnya lebih dekat. Sementara, rute ke Cirebon yang saya lewati lebih memutar jalannya dan lebih jauh.
Rute kedua yang kami pilih itu dari kota Majalengka setelah melewati bunderan Cigasong lurus saja ke arah Rajagaluh, terus saja nanti akan melewati jalan utama menuju Cirebon. Setelah melewati daerah Dukupuntang Kabupaten Cirebon, nanti ada pertigaan yang jika lurus ke Cirebon sementara belok kanan ke Kuningan.
Naah, di jalur jalan ini kami sempat terkena macet karena banyak orang hendak berwisata ke Linggarjati. Saya dan suami tidak asing lagi dengan jalan ini karena dulu waktu anak saya mondok di daerah Maniskidul Kuningan selalu melewati rute jalan ini.
Nanti akan bertemu jalan utama kota Kuningan. Arunika itu daerah dataran tinggi terletak d Palutungan kaki gunung Ciremai. Pantas saja sih karena jalan menuju ke Arunika itu teruuus saja menanjak, tidak ada turunannya. Makin naik ke atas makin terasa dingiin.
Pas naik ke atas itu agak macet sih, yaa maklum sih namanya juga masih libur lebaran. Alhamdulillah setelah agak macet-macetan akhirnya sampai juga. Letak Arunika tuh di sebelah kanan jalan yaa, tapi kita tidak bisa langsung belok tapi harus memutar balik dulu.
Luasnya Kawasan Arunika
Dimana sih Arunika tuh?
Lokasi Arunika ada di Jl. Cigugur-Palutungan, Cisantana, Kec. Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat 45552.
Arunika ada di daerah Cigugur Kuningan. Lokasinya berada di dataran tinggi, yaitu sekitar 1100 mdpl. Jadi gak heran deh yaa kalau Arunika itu memiliki daya tarik tersendiri dalam hal pemandangan karena berada di atas bukit maka di siang hari ada pemandangan kota Kuningan dari ketinggian dan pada malam hari bisa melihat city light Kota Kuningan, perbukitan yang berjajar, serta udara sejuk dan asri. Arunika ada di kaki gunung Ciremai.
Arunika ini tempat wisata berkonsep gaya Jepang. Banyak banget pernak pernik Jepang disana, mulai dari tulisan, gaya bangunan dan pilihan menu-menu di restoran yang ada disana. Saat saya melihat denah kawasan Arunika wiih ternyata luaas sekali yaaa.

Saat saya membaca peta jalur evakuasi, jadi Arunika terbagi ke dalam tiga area yaitu Arunika Joglo, Arunika Garden dan Arunika Eatery. Pada masing-masing area tersebut ada fasilitas gedung dan area permainan yang bisa kamu kunjungi. Arunika Joglo adalah bangunan utama yang terlihat paling besar. Keren nih pemilik Arunika bisnisnya bagus bikin tempat wisata disini.
Naah yang termasuk di dalamnya ada Masjid tepat di samping Arunika Joglo, ada Ginko meeting room, Dining Area dan Skywalk. Skywalk ada di bagian belakang Arunika Joglo. Skywalk bersambung ke area Arunika Garden dan Arunika Eatery.
Kalau saya melihat di peta lokasi tiga area utama tersebut berderet dari ujung barat ke ujung timur. Paling barat itu Arunika Joglo, bagian tengah ada Arunika Garden, Arunika Sato Land dan sisi paling timur ada Arunika Eatery.
Tempat yang Saya Kunjungi di Arunika
Saat pertama sampai di depan gerbang Arunika, yang pertama saya lihat adalah parkiran mobil yang penuuuh sekali. Parkiran terlihat jelas karena ada di bagian bawah sementara jalan raya itu kan terus menanjak posisinya jadi jelas banget melihat ke arah parkiran. Jujur saya agak hopeless apa bisa dapat space buat parkir mobil. Ya sudah bismillah kita putar balik dah lihat apa dapat tempat parkir.
Setelah memutar balik, mobil pun berbelok menuju pintu masuk Arunika. Untuk bisa masuk ke dalam , mobil kami harus melewati gate parking system dan menempelkan e money. Tarif parkirnya adalah motor lima ribu, mobil sepuluh ribu, mini bus dua puluh ribu dan bus tiga puluh ribu rupiah.

Yups, mari kita mencari tempat parkir dan alhamdulillah setelah berputar-putar dan antri mencari tempat parkir, akhirnya dapat deh space parkir mobil. Letaknya strategis, enggak jauh dari pintu masuk Arunika Garden. Hari ini Arunika ruamaaaain puoool, penuh manusia hehehe.
Begitu turun langsung deh menuju Arunika Joglo, tempat saya dan keluarga akan makan siang. Kebetulan keponakan-keponakan saya sudah tiba duluan sehingga mereka bisa memesankan makanan sekaligus booking tempat terlebih dahulu. Kita dapat tempat di Ginkgo Meeting Room pas banget sampping Musala Dian Ar Rokhmat. Cerita makan di Arunika Joglo saya tulis di artikel terpisah yaa, tunggu saja. 😃😃
Arunika Joglo
Sampai di Arunika jam dua belas siang setelah macet-macetan di jalan. Saya dan keluarga langsung menuju Arunika Joglo tepatnya di Meeting Room. Arunika Joglo tuh sebuah bangunan besaar banget dengan gaya bangunan Jepang berpadu dengan gaya bangunan joglo Jawa. Bagus banget deh bangunannya, kek megaah banget dengan suasana pegunungan yang adem. Untuk menuju bangunan joglo tersebut harus menaiki sejumlah tangga. Excited banget saya melihat pemandangan disini, bagus sekali.



Di sisi kiri dan kanan tangga ada taman kolam ikan. Beneraan deh ini tempat instagramable banget, tapi yaa gak bisa bebas-bebas berfoto ria soalnya banyaaak oraaang wkwkwk. Susah banget nyari spot foto dengan tidak ada latar belakang orang. Arunika Joglo ini adalah restoran utama yang ada di Arunika.
Begitu masuk ke area resto Joglo Arunika, kesan luas langsung menyergap. Resto dua lantai dengan bagian resepsionis tepat di tengah ruangan resto, siap menyambut pengunjung yang hendak makan disana. Banyak sekali tempat duduk yang tersedia disini.
Luasnya Arunika Joglo
Tempat makan terbagi beberapa area lokasi, ada yang di dalam gedung baik yang di lantai satu maupun lantai dua. Ada juga yang di bagian luar. Di bagian luar pun terbagi dua lagi yaitu ada yang di kursi meja biasa ada juga yang di gazebo dan duduk lesehan. Tapi, ya itu tadi meskipun luas karena pengunjung banyak jadinya tetap saja penuh, saya pun tidak bisa makan disini dan akhirnya makan di ruangan lain yaitu Ginkgo meeting Room.



Di bagian belakang Arunika Joglo ada area skywalk dengan lantai kaca. Untuk masuk ke area ini harus memakai sandal khusus yang disiapkan oleh petugas, jadi alas kaki yang kamu gunakan dari rumah harus dititipkan disana. Dan ada tiketnya sebesar dua puluh ribu rupiah.
Tapi kamu bisa juga mengakses ke area Skywalk ini dari arah Arunika garden, seperti yang saya lakukan. Ada juga fotospot dengan latar sebuah lingkaran yang dihiasi oleh bunga sakura dan logo serta tulisan Arunika di tengahnya. Saya dan anak-anak, suami serta adik berfoto disana. Bagus pemandangannya karena ada siluet kabut yang memang sedang turun saat itu.
Ginkgo Meeting Room
Ginkgo Meeting Room itu adalah masih bagian dari Arunika Joglo alias tempat makan juga. Menu-menu disini banyak juga sajian menu jepangnya. Lokasinya persis berhadapan dengan masjid Dian Ar Rokhmat. Tempatnya tidak lebih luas dari Joglo resto utama tapi kenyamanan dan privasi lebih terasa sehingga suasana makan bersama keluarga lebih intimate.

Kalau kamu mau ke toilet letakya persis sebelah nya tempat makan, jadi gak jauh lho. Kamar mandinya juga besih dan jangan tanya deh urusan air, namanya di gunung pasti melimpah, bersih dan dingin. Nuansa jepangnya juga sudah terasa mulai dari gaya tulisan di bagian depan ruangan hingga model dan gaya di dalam ruangan. Terus bagaimana pengalaman makan disini? Sabar yaa, saya akan ceritakan di bagian terpisah dari artikel ini.
Masjid Dian Ar Rokhmat
Saya suka sekali kalau berkunjung ke tempat wisata tuh yang masjidnya bagus, bersih dan cukup luas. Naah, di Arunika ternyata benar-benar memenuhi ekspektasi saya tentang masjid. Masjid Dian Ar Rokhmat ini masjidnya luas, bersih, rapih dan gaya bangunannya juga masih bertema Jepang. Ditambah lagi lokasinya berada tidak jauh dari tempat saya makan jadi gak perlu jauh-jauh mencari tempat salat.
Alat salat juga banyak tersedia, jadi meskipun saat itu pengunjung penuh tidak berebutan mukena dan space buat salat masih cukup koq. Saya pn tidak berlama-lama di dalam, begitu selesai salat langsung keluar saja karena banyak banget yang hendak menunaikan salat juga. Jadi yaa gantian dong.

Teras masjidnya juga lumayan luas mengelilingi area masjid jadi banyak juga pengunjung yang duduk-duduk istirahat di area masjid ini. Ruangan masjid ini full kayu, mulai dari dinding , pembatas salat hingga langit-langitnya. Tidak ada plafon yaa tapi langsung kita bisa melihat atap masjid yang full furnish kayu.
Ornamen-ornamen masjid lengkap seperti board penunjuk waktu salat dan jam , kaligrafi yang terbuat dari kayu baik tulisan dan bingkainya, lengkap juga dengan lampu hias tepat di bagian tengah atap. Ditambah lagi dengan karpet hijau tebal yang bersih dan terawat. Jendela masjid semua bergaya jepang. Ah pokoknya saya betah di masjidnya, kalau saja lagi gak banyak orang pengen lama-lama aja disini.
Arunika Garden
Saat selesai makan waktu masih menunjukkan jam dua siang, yaa masih bisa tuh kita keliling-keliling deh menghabiskan waktu menuju sore. Akhirnya setelah foto bersama di depan gerbang yang berhadapan dengan Joglo Arunika, kita pun berpisah. Kakak dan keponakan, mereka kembali pulang ke Majalengka. Sementara saya dan adik akan menuju Cirebon.
Jadi, kita memutuskan untuk kembali ke bawah. Tujuannya adalah Arunika Garden.

Arunika Garden lokasinya ada di bawah Arunika Joglo. Sebelah kiri kalau dari arah joglo. Untuk bisa masuk ke dalam, kita harus membeli tiketnya yaa. Naah, menariknya saat saya mau membeli tiket ada tiga promo bundling , gambarnya saya drop di bawah yaa. Sepertinya ini sedang masa promo libur lebaran.

Saya memilih promo bundling dua tujuan yaitu Arunika Garden dan Skywalk, dengan harga weekend di lima puluh ribu per orang. Setelah membayar tiket, saya diberi gelang skywalk berwarna biru yang harus dipasang di pergelangan tangan.
Ada Apa di Arunika Garden?
Oke deh, cuzz kita masuk yaa, begitu masuk saya melewati lorong dengan gaya khas Jepang. Sebuah lorong berwarna merah dan atap khas jepang di bagian depannya. Pengunjung ramai sekali jadi gak nyamn deh buat foto-foto sendiri hehe,,,

Lanjuut deh masuk terus, saya pun melihat sebuah balon besar dengan logo dan tulisan Arunika, diberi atap khas Jepang. Ternyata ruangan itu adalah Arunika Heaven. Kalau melihat tempatnya sih sepertinya itu coffee shop atau resto kecil gitu deh. Tapi karena habis makan banget kan kita, jadi skip saja gak mampir kesana. Jadi saat saya masuk ke Arunika Garden cuaca masih bersahabat, namun saat sudah di dalam perlahan kabut turun hingga akhirnya kabut sangat tebal.
Hal Lain yang Bikin Betah di Arunika Garden
Setelah melewati Arunika Heaven, selanjutnya saya menuju Arunika Zoo Garden. Naah, di Zoo Garden ini ada berbagai macam binatang seperti ular, burung dan kambing. Ih, agak serem juga saya saat melihat ada pengunjung menggendong ular berwarna kuning ukuran besar. Geli dan seram melihatnya, meskipun pasti sih itu ular sudah jinak. Tapi tetap aja saya merinding melihatnya. Zoo Garden ini sepertinya adalah area Sato Land deh. Kalau saya salah pliss ada yang koreksi yaa,


Lanjut deh petualangan di Arunika Gardennya niih, saya pun terus berjalan mengikuti jalan setapak yang ada. Tidak lama saya pun melihat kolam ikan, ternyata itu adalah kolam terapi ikan. Sebenarnya pengen juga sih nyemplungin kaki ke kolam itu biar digigitin oleh ikan hahaaha,,gimana gitu rasanya. Tapi melihat cuaca yang makin tebal kabutnya , kita mutusin cepat-cepat menuju skywalk biar gak keburu gelap karena kabut.



Nah, disini juga ada sungai kecil dan di sepanjang aliran sungainya ada air terjun dan kincir angin. Bagus deh adem banget buat healing-healing. Air terjunnya ada yang pendek saja tapi ada juga yang agak tinggian . Ini air terjun buatan yaa buat air terjun alami buatan Allah.
Lanjut menuju skywalk, jadi untuk menuju skywalk ini saya harus menaiki tangga terlebih dahulu. Tangga ini juga menuju Joglo Arunika bagian belakang. Iya kan skywalk ini ada di bagian belakang Arunika Joglo.
Skywalk
Skywalk ini adalah jalan kecil yang ada di atas ketinggian. Lantai nya terbuat dari kaca sehingga saya tidak bisa masuk sembarangan. Ada aturannya untuk masuk kesana. Pertama membayar tiket, kedua melepas alas kaki dan menggunakan sandal yang sudah tersedia disana.
Lanjut ketiga adalah tidak boleh lebih dari lima belas menit waktu untuk menjelajah skywalk ini. Tapi saya juga ragu deh, gimana yaa itu memantau dan memastikan pengunjung tepat waktu apalagi kalau pas ramai seperti saat saya berkunjung ini.


Jadi, kalau saya deskripsikan area skywalk ini adalah jembatan panjang melingkar dan di beberapa titik sudut ada kaya tempat fotospot gitu. Naah , di area ini ada petugas khusus yang berjaga. Mereka menawarkan diri untuk membantu memotret atau membuat video kalau kita mau foto-foto. Jembatan kaca tempat berfoto khusus ini kapasitasnya untuk empat orang saja tidak boleh lebih yaaa.
Suasana Saat Mengelilingi Skywalk
Sayang sekali, sayang seribu kali sayang saat saya berkeliling skywalk ini cuaca mendung dan kabut turun dengan tebalnya. Alhasil saya pun tidak bisa memandang kota Kuningan dan Gunung Ciremai serta bukit-bukit di sekitarnya dari ketinggian Arunika ini.



Yaa tidak apa-apa mungkin next kalau saya kesini lagi cuaca sedang bersahabat. Tapi, meskipun sedang mendung menggelayut manja sama sekali tidak mengurangi keseruan jalan jalan kami sekeluarga. Malah enak kalau dari sisi cuaca, hawanya adem puool hehe.
Kesan Berkunjung
Alhamdulillah, tidak sia-sia saya berkunjung ke Arunika karena fasilitasnya lengkap dan makanan di restonya enak juga. Hanya penasaran saja niih saya belum sempat berkeliling ke seluruh area Arunika Eatery ini karena kesorean. Ya sudah next kaau ke Kuningan lagi keknya mesti mampir lagi kesini deh. Oh iya, berhubung suasana lagi ruameee banget maaf yaa foto-foto sekitar Arunika nya jadi banyak orang-orang muncul,,,susyaah nyari spot kosong hehehe.
25 comments
Woooowww… Kabutnya lho mbak Hennn.. kebayang tuh gimana semriwingnya ya. 😂
Arunika tuh konsepnya kayak one stop destination ya. Ada resto, wahana² instagramable, terus juga ada skywalk..
Tapi sayang berkabut, kalau enggak tuh kebayang cakepnya view dari atas sana mbak.
Wes, kalau aku kesini, mendadak bakal mager pulang menghadapi realita. Kayak negeri di atas awan gitu. 🥹🥹
iyaa,,,,berkabut,,,,daku kesiangan otewenya hehehe,,,jaid menjelang sore baru sempet muter muterin tempatnya
Saya tidak kebayang bagaimana anak teman saya kalau besar nanti datang ke tempat ini sesuai nama yang diberikan oleh orang tuanya
Ternyata tak sekadar ada di novel namanya tetapi juga sebuah spot wisata yang lengkap untuk berkunjung bersama keluarga besar
Hmm… kabutnya bikin auto pengen… Jawa Barat yang selalu jadi impian list kunjungan
tempatnya bagus mbak,,hayu sesekali main ke Kuningan
Nah ini mah deket dari rumah Mamang maahhhh…. wah emang recommended nih ke Arunika, kalo ke Kuningan wajib mampir kesini, musim liburan atau bukan disini pasti rame…
Sedikit tips dari mamang kalo mau ke Arunika:
Pilih waktu pagi ke siang, kalo terlalu siang ke sore takutnya kabut tebal, jadi spotnya aga terhalang dan agak freeze, kalo pagi biasanya cerah dan lebih hangat
Sebisa mungkin di musim panas sih lebih sedikit potensi kabutnya
Kalo datang dari arah Cirebon Hati – hati di tanjakan jalan barunya yah, karena mamang pernah tergelincir disna karena ga Fokus pemandangannya indah sepanjang jalan……
Waah, mamang orang Kuningan yaa? mantaap dapat saran dari warga lokal langsung niiih,,,,makasih mang sarannya
Tempat dingin, tinggi, ada kabut, ini yg aku paling sukaaaaa. Beneran sesuai utk refreshing, apalagi bagi pencinta dingin.
Tp mungkin kalau kesana, aku ga mau pas weekend atau peak season mba 😂😂. Jujur kalau terlalu crowded, yg ada aku kayak exhausted sendiri, pusiiiing. Wajar yaaa Krn libur lebaran, jadi pasti banyak turis yg sekalian mampir kesana.
Aku baru sekali ke Kuningan, sukaa bgt kotanya Krn sejuk. Nanti bisa lah ulang lagi, sekalian ngerasain staycaion, lalu main di arunika ini
Naah iya kak Fanny,,,,saya juga pengen kesana lagi tapi pas bukan lilburan panjang biar sepii
Saya suka namanya, Mbak. Arunika. Dan pas ke Kuningan , tempat ini belum ada. Semga netx kalau ke Kuningan ke sana.
Dan karena suasana lebaran, jadi rameee pool ya, Mbak. Sampai harus muter-muter dulu cari tempat parkir. Wajar sih, jadi incaran. Wisatanya bagus dengan fasilitas yang lengkap. Duh… itu maish turun kabit, bikin suasananya makin syahdu hehehe.
Kabutnya cukup tebal ya mbak, padahal siang hari hmm kebayang dinginnya deh, Tempatnya cukup luas ya. Kalau liburan seperti itu, temapt wisata mesti rame banget sampai susah mau foto ya wkwkwk
Wah mbak Heni mah baik hati betul, semuanya dikumpulin jadi satu tulisan. Kalo saya yang nulis, ini bakal saya pisah-pisahin jadi empat seri deh kayaknya, hahahahaha.
Soalnya jujur mbak, aku ke Arunika tuh kan 2 tahun yang lalu ya. Dan itu tuh nggak mampir ke Joglonya sama sekali. Cuma main ke Sato Land-nya aja. Dan itu pun udah terbit lamaaa tulisannya.
Baca tulisanmu ini, daku langsung teringat bahwa ternyata ada banyak sekali yaaa sisi Arunika yang belum daku eksplorasi. Manalah kemaren pas mudik lebaran pun nggak kesini, heuheu. Hiks, meng-sedih.
Kopi kenangan enak cappucinonya
Kopi fore creamy foamnya lembut
Kuningan itu memang juara indahnya
Tapi jangan sore, karena pasti berkabut
Mbak ini keren sih tempatnya. Aku suka lihat kabut turun di dataran tinggi gini. Walaupun pemandangan jadi nggak kelihatan, tapi suasananya jadi makin syahdu. Enaknya kalau staycation di daerah begini. Adem selimutan sambil baca buku ditemani teh atau kopi. Hahahaha jadi ngayal banget.
Arunika ini gede ya. Arunika Joglonya beneran megah. Emang wisatanya ala Jepang ya. Ah keren. Sayangnya jauh di Kuningan. Belum pernah aku ke sana.
Kalau bagian skywalk kayanya aku skip dulu. Apalagi yang ada jembatan kaca. Takuut 😆
dari review yg tth kasih aku sestuju bangeut aarunika jadi rekomendasi wisata di kuningan. Inimah menang banyak ya teh, kita makan di arunika joglo , terus jalan2 di arunika garden ,, dpt view2 yg cantik bangeut , fasilitas lengkap kyanya bener2 dikonsep restto yang multi ini mahya
tapi pas kesana lagi berkabut ya ? apa Arunika diatas bngeut teh ?
penuh pasti memori hp hehe get photo nya pstti banyak ini mah buat post sama bahan nulis ya
Asiik ada spot foto bunga sakura.
Secara gitu bunga sakura 🌸 lagi hype dah di threads hehe.
Keknya ke sana dari pagi alias pas buka itu bakalan seneng ya, banyak yang dieksplorasi.
Palingan ya kudu siapkan diri aja kalau kabutnya lagi seperti itu, makin turun ya kabutnya 😁
Kalau begini ceritanya sih tiap pingin ke Jepang, tapi belum punya duit tinggal ke Arunika aja.
Bangunannya Jepang banget tuh.
Diketinggian sih ya, jadi emang rawan bakalan berkabut. Dari foto-foto nya kebanyakan memang berkabut.
Arunika ini sangat luas sekali. Bahkan terbagi-bagi lagi ya, mulai dari Arunika Jogjlo, Arunika garden, di dalam Arunika Garden pun ada yang lain coffee shop bahkan zoo. Ajib sih. Memang better datang kesana pagi jadi kemungkinan pas agak siang, langitnya nggak berkabut banget.
Salutnya, Meraka punya masjid yang luas dan nyaman juga. Beneran memenuhi kebutuhan wisatawan sekali.
Wah ini tuh destinasi viral yg sering wara-wiri di X bahkan stasiun tv swasta nih. Lokasi yg dibuat mirip kyk Jepang bgt. Duh jd pgn ke sana biar kyk dikira ke Jepang beneran deh. Soalnya udh mimpi bgt ke Jepang sejak zaman SMA. Sampe skrg blm keturutan.
Yg keren bangunan joglonya ya kak. Gede bgt. Udh kyk istana aja tuh. Desainnya msh ada nuansa Jawa dan Jepang. Perpaduan yg unik sekali. Mana gardennya jg asri bgt. Ditambah kabut yg bikin suasana mkn adem tuh.
Wah tempatnya besar juga ya apalagi yang bangunan joglo itu unik banget karena ada unsur jepangnya. Trus yang skywalk itu kayaknya lumayan bikin ngeri ya apalagi pas bagian ada kacanya gitu skywalknya
Yeayyy kece sekalii ini mah.
Aku minat untuk explore ke semuanyaa
Terutama Terapi Ikan hahahhaha
maklum, di usia sekarang adaaa aja keluhan kesehatan ya kann.
tentunya makin sipp kalo bisa ikutan terapiii
Arunika bukan cuma soal tempat makan, tapi juga jadi destinasi wisata keluarga. Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan, mulai dari menikmati pemandangan sampai eksplor area sekitar yang luas . Jadi nggak heran kalau tempat ini jadi salah satu yang lagi hits di Kuningan. Jadi penasaran ingin kesini juga.
Galfok ke foto pertama, anaknya Mbak Heni tinggi2 ya hehe 😀 Eh bener kan ya anak2nya?
Btw belakangan sering banget denger nama Arunika, nama2 kafe biasanya atau nama anak zaman now, soalnya artinya bagus, kyk memiliki harapan baru gitu setelah matahari terbit 😀
Ternyata ada ya lokasi wisata namanya Arunika di Kuningan. Aku belum pernah sih mbak jelajah area2 Cirebon atau Kuningan, ternyata cukup berdekatan ya 😀
Takjub sama Arunika gardennya bisa berkabut tebal gitu, jadi area sana termasuk dataran dingin dan adem ya kyknya? udah lama nggak lihat kabut, kalau di sini keknya asap truks pagi2 nyaru jadi kabut haha 😛
Kalau lapar tinggal ke Arunika Joglonya ya. Luas banget rumah makannya.
Btw kalau terapi ikan belakangan malah katanya gak disarankan sama praktisi kesehatan terutama setelah kasus ada turis diamputasi kakinya karena terapi ikan, kyk entah krn kena bakteri atau gimana gitu. Jadi aku pun kalau lihat terapi ikan cuma lihat2 ikannya aja 😀
Skywalk-nya asyik juga ya sayang karena berkabut jadi agak terhalang. tapi salut sama safety-nya karena dipakaiin alas kaki sesuai standar mereka sehingga dipastikan aman ya mbak.
Iyaa.. seru banget ke Arunika yaa..
Dan ternyata, akulturasi budaya Jawa dengan Jepang ini keren looh..
Mungkin memang kalau dari interior, sama-sama berbahan dasar kayu yaa.. baik orang Jawa maupun Jepang, seneng bangunan yang alami yang berbaur dengan alam.
MashaAllah..
Kabutnya yaa.. ga kebayang dinginnya si air buat wudlu ituu, teeh…
Nah nambah lagi nih alasan untuk terus bersemangat mencari pundi-pundi ditengah ekonomi dunia yang lagi aduhai ini. Arunika ini sangat sangat sangat menarik. Terutama yang bagian garden, bentuk bangunan dengan kabut tebal seperti itu duuh langsung berasa segar jiwaku ha ha ha.
Membayangkan alam dengan ornamen bangunan unik itu selalu bikin hati senang. Setuju sekali dengan pandanganmu kalau pemilik bisnis ini cerdas. Bisa menyajikan paket lengkap. Dan makin jadi wishlist nih mba Hen, karena dirimu menyebutkan makanannya-pun enak.
Semoga waktu berkenan memberi ruang padaku untuk melangkah kesini. Arunika, sabar yak.
Seru banget ya, meskipun sempat ‘drama’ antre surabi dulu sebelum berangkat. Konsep ala Jepangnya dapet banget, apalagi ada area Skywalk kaca yang menantang adrenalin. Sayang ya kemarin pas kabut tebal, tapi justru itu yang bikin suasananya makin syahdu dan adem khas kaki Gunung Ciremai. Masjid Dian Ar Rokhmat yang full kayu juga kelihatan estetik sekali. Terima kasih rekomendasinya, Kak Heni! Jadi punya gambaran buat persiapan budget tiket bundling dan rute terbaik kalau dari arah Majalengka.
Sama sama Om Dodon,,,,semoga kesampaian yaa main ke Majalengka