Mengisi Waktu Saat Delay di Bandara, Ngapain Aja?

mengisi waktu saat delay di bandara ngapain aja
sumber gambar: canva

Saat sedang serius membaca pesan-pesan yang masuk di Whatsapp tiba-tiba ada pesan masuk dari teman saya yang mengabarkan bahwa penerbangannya mengalami delay. Saya pun bertanya kepadanya , berapa jam delay? Dan dia menjawab delaynya sekitar 3 jam. Alhamdulillah kalau kata saya sih ini gak terlalu lama yaa. Meskipun tidak terlalu lama, tapi tetap saja sih kalau kata saya jadi gabut nih di bandara, Selama rentang waktu menunggu tersebut kira-kira mengisi waktu saat delay di bandara, ngapain aja ya?

 

Penyebab Delay

 Delay itu artinya tertunda atau penundaan, jadi kalau pesawat delay berarti keberangkatan nya tertunda maju dari jam seharusnya. Dalam dunia penerbangan delay itu hal yang sering terjadi, penyebabnya sih bisa bermacam-macam. Saya sendiri pernah kena delay, saat mau terbang dari Padang ke Jakarta dan kebetulan saat itu akses menuju bandara banjir karena hujan besar. 

Akhirnya bukan hanya penumpang yang terlambat, bahkan kru pesawat termasuk pramugari dan pilotnya juga terlambat dihadang banjir. Bener-bener itu pengalaman paling menegangkan dan jadi kenangan banget. Perjalanan yang paling memorable terhadang banjir saat menuju bandara. Jadi ini bisa dikategorikan pada delay karena bencana alam yaa, meskipun bukan yang darurat-darurat banget. 

mengisi waktu saat delay di bandara
sumber gambar: canva

Delay juga bisa terjadi jika kondisi cuaca tidak bersahabat. Maskapai penerbangan tidak akan mengambil resiko tetap terbang jika kondisi tidak mendukung. Keselamatan penumpang adalah yang utama. Hujan petir apalagi disertai badai akan maka resiko penerbangan tertunda semakin besar. Landasan pacu yang licin akan sangat membahayakan, hujan apalagi disertai awan gelap rawan menyebabkan pesawat mengalami turbulensi juga kan. Intinya berbahaya jika pesawat memaksakan terbang saat cuaca sedang tidak baik.

Bisa juga terjadi delay karena pesawat mengalami gangguan secara tiba-tiba dan memerlukan perbaikan. Faktor manajemen lainnya misal keterlambatan kru seperti yang saya ulas di atas, keterlambatan jasa katering pesawat dan hal-hal urgen lainnya. 

Hal yang terjadi di luar bandara juga bisa lho menyebabkan delay pesawat. Saat terjadi demonstrasi, kerusuhan sehingga akses jalan ke bandara jadi terganggu misalnya, itu pun bisa menyebabkan delay meski tidak berhubungan langsung dengan kondisi pesawat. Jadi ada sesuatu kondisi darurat di sekitar bandara deh intinya sehingga perjalanan kru pesawat dan penumpang terhambat

 

Mengisi Waktu Saat Delay di Bandara, Ngapain Aja?

Delay memang tidak menyenangkan yaa, selain harus menunggu juga jadwal traveling jadi terganggu terutama masalah jadwal. Iya kaan? Tapi yaa mau gimana lagi tidak punya pilihan selain menunggu, batalin tiket sayang juga kaan…ya sudah menunggu saja, kalau saya. Tapi alhamdulillah sih pengalaman saya belum pernah mengalami delay selain kejadian yg di Padang karena banjir itu, lainnya amaaan. 

Sebenarnya ada aturan yang cukup jelas dari pemerintah terkait aturan delay ini, Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 89 Tahun 2015 pasal 3 mengatur tentang kategori keterlambatan, yaitu: Keterlambatan penerbangan dikelompokkan dalam 6 (enam) kategori keterlambatan, yaitu:

  1. kategori 1, keterlambatan 30 menit s/d 60 menit;
  2. kategori 2, keterlambatan 61 menit s/d 120 menit;
  3. kategori 3, keterlambatan 121 menit s/d 180 menit;
  4. kategori 4, keterlambatan 181 menit s/d 240 menit;
  5. kategori 5, keterlambatan lebih dari 240 menit; dan
  6. kategori 6, pembatalan penerbangan

Sementara di pasal 9 mengatur hak-hak penumpang apabila mengalami keterlambatan. Dengan detail sebagai berikut:

  1. keterlambatan kategori 1, kompensasi berupa minuman ringan;
  2. keterlambatan kategori 2, kompensasi berupa minuman dan makanan ringan {snack box);
  3. keterlambatan kategori 3, kompensasi berupa minuman dan makanan berat (heavy meal);
  4. keterlambatan kategori 4, kompensasi berupa minuman, makanan ringan (snack box), makanan berat (heavy meaty;
  5. keterlambatan kategori 5, kompensasi berupa ganti rugi sebesar Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah);
  6. keterlambatan kategori 6, badan usaha angkutan udara wajib mengalihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan seluruh biaya tiket (refund ticket)
  7. keterlambatan pada kategori 2 sampai dengan. 5, penumpang dapat dialihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan seluruh biaya tiket (refund ticket)

Naah sebenarnya seperti itu aturan terkait hak penumpang saat mengalami delay. Jadi kamu bisa memintanya yaa ke pihak maskapai sesuai aturan yang ada. 

Beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan untuk mengisi waktu saat delay di bandara, diantaranya yaitu:

Perhatikan Jadwal Itinerary Perjalanan

Delay berarti ada keterlambatan penerbangan. Saat kamu mengalami delay otomatis jadwal agenda perjalanan akan terganggu. Jika kamu melakukan solo travelling maka kamu bisa melakukan pergeseran-pergeseran jadwal sendiri, menyesuaikan dengan perkiraan kedatangan ke tempat yang kamu tuju. Jangan lupa hubungi pihak hotel juga yaa, informasikan kalau akan ada keterlambatan kedatangan karena delay ini.

Namun kalau perjalanannya rombongan bersama travel maka pihak travel yang akan melakukan perubahan itinerary. Saat kamu sedang dalam perjalanan dinas dan terjadi delay maka beritahukan kondisi penundaan penerbangan kepada mitra kerja. Mungkin akan ada perubahan jadwal agenda kerja. 

Cari Colokan Listrik Isi baterai dan Power Bank

Naah, ini nih yang penting kamu cari saat delay melanda. Carilah colokan listrik hehehe, beneran cari yaa, kalau sudah ketemu segera isi daya baterai seluruh perangkat elektronik yang kamu punya. Biasakan membawa power bank yang bisa dibawa yaa saat bepergian. Kan kita tidak tau nih delay berapa lama, jadi kalau HP sudah lowbat kamu bisa menggunakan powerbank untuk mengisi daya. 

Tapi, untuk masalah powerbank ini pastikan dulu kapasitasnya aman untuk dibawa ke kabin yaaa karena powerbank gak boleh lho dimasukkan ke dalam bagasi tercatat. Jangan ngeyel deh, daripada koper kamu tidak akan diangkut karena ada powerbanknya, atau powerbank kamu dikeluarin deh dari koper. 

Istirahat di Musala Sambil Salat

Musala bisa menjadi alternatif istirahat saat kamu delay. Sekalian sambil salat kalau sudah masuk waktunya salat. Biasanya musala di bandara itu kondisinya nyaman dan bersih. Kondisi toilet juga nyaman dan bersih karena ada petugas yang selalu stand by di tempat. Musala kalau buat saya adalah salah satu tempat favorit buat menunggu. Kamu gitu juga gak? 

Kalau iya sama deh dengan saya. Abis salat bisa ngaji dulu sambil menunggu. Jadi jangan lupa membawa alat salat sendiri yaa kalau bepergian dan mushaf ukuran kecil yang praktis untuk dibawa kemana mana.

Melipir ke Kafe

Setelah memastikan urusan akhirat selesai, saya sudah menunaikan salat, tibalah saatnya mencari segelas kopi hehehe. Cara menikmati waktu delay ala saya adalah mencari kedai kopi di Bandara yang banyak saya temukan di sepanjang jalan menuju gate. Pilih saja salah satu yang paling enak dan nyaman tempatnya. Kalau harga sih yaa rata-rata pasti lebih mahal secara tempatnya ada di lingkungan bandara. 

Di kafe sambil ngopi bisa juga sambil mengerjakan berbagai tugas di laptop atau mengecek email, pesan-pesan dan lainnya. Kalau kamu blogger yaa bisa sambil melanjutkan ngedraft menyelesaikan tulisan, lumayan kan waktu bisa diisi dengan hal yang bermanfaat. Apalagi menggunakannya untuk menyelesaikan pekerjaan, tidak lupa segelas kopi menemani. Waah nikmatnya. Kalau ingin sambil ngemil yaa tinggal pesan saja, biasanya di kafe tersedia juga makanan seperti kue-kue dan roti serta makanan cemal cemil lainnya. 

sumber gambar: canva

Selonjoran 

Apa coba maksudnya dengan selonjoran? Jadi selonjoran versi saya nih, kamu bisa mencari kursi panjang yang tidak begitu penuh, terus keluarin tuh bantal leher atau syal atau jaket kamu yang bisa dijadikan bantalan untuk kepala kamu. Naikkan kaki dan selonjoran deh, sambil tidur melepas penat menanti tiba saatnya pesawat kamu terbang.

Tapi lihat sekitaran juga yaa, kalau penuh yaa jangan selonjoran wkwkwk, cukup menyender ke kursi saja sambil meluruskan kaki agar tidak terlalu pegal-pegal. Kemudian pejamkan mata dan tidurlah sebentar.

Menggerakkan Badan

Saat delay, pasti kamu pegel kaan karena menunggu terlalu lama. Naah, ada baiknya kamu menggerakan badan deh dengan berkeliling seputar bandara. Apalagi jika bandaranya seperti Bandara Changi, seperti yang diceritakan teman-teman blogger saya disana ada banyak tempat yang bisa kamu eksplore. Jadi jangan duduk aja yaa, nanti bosen. 

Cari Hiburan

Hiburan jangan lupa hiburan kalau masih gabut juga, bukalah aplikasi yang bisa untuk nonton film atau dengarkan lagu playlist kesukaan di aplikasi musik favorit kamu. Kegiatan ini bisa membunuh rasa sepi dan bosan saat harus mengisi waktu saat delay di bandara. Biarkan cerita-cerita film  di layar dan lagu-lagu favorit mengalir, membuat penantian yang tadinya menjengkelkan perlahan terasa lebih ringan. Asyik kaan.

Eh jangan lupa , masalah hiburan bukan hanya musik dan film tapi juga membaca buku. Jadi biasakan kamu membawa buku yaa kemana pun pergi. Masukkan satu buku ke dalam tas kamu. Buku akan sangat bermanfaat saat menunggu delay seperti ini. Kamu juga bisa membaca buku digital kalau punya akses ke layanan buku digital. 

Jangan Lupa Cek Perkembangan Jadwal Penerbangan

Hal terakhir yang bisa kamu lakukan saat mengisi waktu delay di bandara adalah Jangan lupa mengecek update gate. Jangan sampai keasyikan melakukan kegiatan lain hingga akhirnya kamu lupa mengecek informasi update keberangkatan, jangan sampai terlena mengisi waktu delay eh akhirnya kamu tertinggal pesawat. Aduuh jangan sampai deh. 

Kalau pesawat lagi delay kayak  gini, mau gak mau kamu tuh yaa harus rajin ngecek jadwal. Kenapa? Soalnya status penerbangan  bisa berubah-ubah begitu saja, bisa jadi jamnya  maju atau mundur lagi, gate bisa pindah, bahkan bisa jadi dialihkan atau dibatalkan. 

Jadi kalau kamu memantau perkembangan jadwal terbang jadi  kamu nggak kelewat boarding, bisa cepet ngurus pindah flight atau refund sebelum antrian mengular, terus juga aman kalau kamu ada penerbangan sambungan, dan punya bukti durasi delay kalau butuh klaim; intinya sesekali mantengin layar info, cek aplikasi maskapai, atau tanya petugas gate itu penting!

 

Penutup

Naah, jadi begitu yaa beberapa alternatif kegiatan untuk mengisi waktu saat delay di bandara. Coba yaa salah satu atau beberapa diantaranya, biar kamu gak boring. Semoga bermanfaat yaa artikel ini buat kamu semuanya, 

0 Shares:
19 comments
  1. Delay penerbangan itu kadang bikin keki banget Mbak. Pernah dulu mudik ke Lombok delaynya hampir 3 jam.. Selain bikin capek, juga emosi. Mana waktu itu bawa toodler pula.

    Tapi syukurnya bandara sekarang udah ada banyak sudut² menyenangkan kayak playground dan sudut bacanya. Jadi kalau delay pesawat biasanya saya ke playgroundnya atau sudut baca di bandara. Sambil selojoran nunggu pesawat, nemenin anak main sambil baca buku. 😁😁

  2. Kalau pas delay kita berada di Bandara Changi, bakal asyik dan ngga mati gaya sama sekaliii😽

    lain halnya klo delay di bandaraa² kecil, waduh itu bolak/i nyusurin bandara beratus2 kali, teteuupp aja spaneng 🤣🤣🤣

  3. Waduh 3 jam buatku lama mbak. Sebentar itu kalau 60 menit. Kalau masih dalam hitungan 1-2 jam, aku milih ke resto atau kafe. Makan dan minum di sana sampai ada panggilan buat masuk lagi. Paling ke musola kalau tiba waktu salat. Selonjorannya pas di musola. Kalau di kafe/resto selain makan minum, biasanya buka-buka laptop / hp ngerjain sesuatu. Nulis misalnya. Kalau lebih lama dari itu, mungkin aku akan keluar bandara. Bila perlu pulang dulu haha.

  4. Nah, baru tau aku kalo perkara delay ini tuh udah ada aturannya yaaa dari pemerintah. Soalnya kan ada yaa, perusahaan penerbangan yang suka sengaja delay2in armadanya. Apaa gitu namanya wkwkwk

    Kalo aku sih, tergantung sikon ya. Asal itin masih longgar, dan gak sama bocah, menurutku masih bisa dibawa slow.
    Entah itu baca buku, main game, dan masih banyak lagi.

  5. Baru kalau ada peraturan yang mengatur kompensasi karena delay berdasarkan level waktunya.
    Jadi inget belum lama kemarin ada berita calon penumpang yang marah-marah di salah satu maskapai yang terkenal pramugarinya seragam krem karena pesawat delay lebih dari 5 jam dan tidak ada keterangan resmi apapun yang berikan pada penumpang sehingga mereka jadinya pada marah. Padahal kalau ada pemberitahuan, setidaknya para penumpang bisa memahami, ya kenapa pesawat sampai delay

  6. Kalau aku biasanya pas perjalanan selalu bawa novel atau buku favorit. Jadi, pas ada kejadian delay, ya udah deh cari tempat nongkrong, pesen kopi, dan baca novel atau buku sambil make sure jadwal penerbangan gitu dah.

  7. Delay itu nyebelin sih, apalagi kalau sampai lama dan lagi bawa anak. Kalau sendirian sih masih santai ya. Masih bisa nonton atau baca buku kalau bosen. Nah kalau bawa anak ini kadang mereka bosan kalau terlalu lama. Apalagi banyak maskapai yang tidak mengikuti aturan dalam memberikan kompensasi itu. Dulu aku nggak tahu mbak. Jadi ya nggak pernah minta haknya kalau nggak dikasih. Pernah delay sejam jg nggak dapat apa-apa.

  8. Kalau baca pengalaman delay dan cari aktivitas di bandara gini kok aku langsung kepikirannya asik kalau aktivitasnya di Changi ya, huahaha. Soalnya di sana sih gak perlu delay juga aku mau lama-lama di Changi-nya. Banyak tempat menarik yang bisa dilihat dan didatangi soalnya.

    Nah, tapi kalau delay kayak gini di bandara manapun, kita beneran jadi lebih kreatif sih ya memikirkan harus ngapain aja. Paling kalau lagi ada kerjaan ya itu, pilihan melipir ke kafe kayanya bakal jadi yang pertama dilakukan supaya bisa buka laptop dan bisa lebih produktif melanjutkan pekerjaan, ahaha.

  9. Delay 3 jam tuh lama lho. Part cari colokan aau isi powerbank yang dibawa tuh termasuk penting sih kalau buat aku. Soalnya kan di jaman sekarang, kalau baterai ponsel nggak tertolong, bisa berujung rempong. Cuma, penting juga nggak sih buat nyari tau penyebab delay-nya?

    Apapun itu, aku selalu merasa, kalau delay … bisa jadi memang beginilah jalannya biar tetap aman sepanjang perjalanan dengan pesawat terbang.

  10. Namanya delay pasti nggak enak memang ya Kak, soalnya kan harusnya bisa datang tepat waktu, dan memungkinkan pada waktu tersebut sudah ada acara buat melakukan sesuatu. Namun, tak disangka malah jadi telat. Bisa sih ngakalin buat melakukan kegiatan seru iar gak bosan, dan tetep mendengarkan pengumuman di sekitar juga, biar gak ketinggalan info

  11. Kalau saya sendiri memilih untuk tetap di ruang tunggu dan membaca buku favorit. Hmm. Terkait undang undang itu, sepertinya gak semua maskapai mengerti ya. Saya pernah alami delay 1 sampe 2 jam, tapi gak ada kompensasi apa-apa. Snack pun gak dapat.

  12. Alhamdulillah, saya belum pernah mengalami delay, Mbak. Dan kali pesawat delay, maka otomatis akan merusak semua rencana yang tadinya sudah tersusun rapi. Bahkan ada juga yang kehilangan materi. Misalnya sudah rencana akan meeting jam sekian, akhinya batal. Tapi mau bagaimana lagi. Kalu delay pesawat karena faktor cuaca, pasti dimaklumi. Daripada dipaksakan terbang, tapi malah terjadi hal yang tak diinginkandi udara.

  13. Emg ngeselin sih kalo penerbangan kena delay. Tp kalo bandaranya rame dan asyik buat eksplor, kita mah fine2 aja tuh. Mau tidur2an, nonton film, baca buku, ibadah, jalan2 sekitar bandara, asyik aja. Asal jgn lupa jadwal penerbangan penggantinya ya kak. Ntr malah ketinggalan deh. Hehe.

    Kalo ga lama sih bisa ditunggu. Kalo sampe seharian, ya hrs minta kompensasi. Dulu jadi inget ketinggalan pesawat di Hong Kong. Untung kru-nya baik hati. Kita bs tidur semalam di HK, perjalanan dari Shanghai ke Jakarta. Jadi momen seru utk diceritakan tuh kak.

  14. Selama ini sih belum pernah delay lama. Tapi kalau delay mungkin keliling bandara aja, pepotoan atau duduk baca buku sambil ngemil kalau nggak ya paling makan nyari resto/ kefe ya mbak.
    Bener sekali kudu cek2 dan banyak nanya ke petugas memastikan kapan berangkat daripada ditinggal.
    Soalnya pernah kyk gitu nggak ada pengumuman apapun sama sekali. Biarin aja dianggap bawel sama petugasnya karena bolak-balik nanya ketimbang kitanya rugi, yekaan.

    Tapi nggak tahu kenapa zaman sekarang maskapai2 tu agak “licik” nggak sih mbak, jadi kitanya tu habis “dianggurin” lama misal sejam di ruang tungga, trus udah diminta boarding masuk ke pesawat, eh nggak langsung berangkat tapi bisa sejam lebih juga di atas pesawat. Soalnya aku pernah penerbangan pagi tu sampai ketiduran di kursi ternyata sejam lebih berlalu belum berangkat juga pesawatnya.
    Endingnya nggak ada kompensasi apapun karen kek udah diitung naik pesawat, helleh.
    Yaaa sebagai konsumen WNI akhirnya “cukup tahu aja” =))

    1. Jadi inget kemarin berita pesawat delay sampe 5 jam.. huhuhu. Kalo delay masih sejam kaya masih okelah yaaaa.. kalo delay kelamaan juga rasanya malah jadi capeeeek banget yaaa Kak.. huhuhu

  15. Ya namanya juga dunia penerbangan ya
    Kadang ada sesuatu yang tak terduga, membuat pesawat delay
    Memang klo dari sisi penumpang, ini hal yang menjengkelkan
    Tapi mau tak mau diterima ya
    Biar nggak bosan aaat selay, ya banyak melakukan aktivitas

  16. Kalau aku sudah pasti ada Township yang menemani
    Tapi biasanya disarankan sama murobbiku coba selesaikan dua halaman dengan ngaji
    Biasanya hati tetap damai
    Kalau bawa anak anak, aku biasanya ajak mereka berdiskusi atau mengamati sekitar untuk kami bahas

  17. Wah bener juga sih, delay di bandara tuh bisa bikin bete kalo cuma diem nunggu doang 😅. Manda paling suka cari colokan terus isi baterai sambil scroll cerita atau nonton film biar waktu nunggu kerasa lebih cepat.. Tapi ya tergantung sih berapa lama delaynya. Sebelum ini abis liat konten Super Jet lagi delay 5 jam dan berujung penumpang ditinggal. itu ganggu banget sih kalau gitu. sampe anaknya gak bisa minum susu dsb

  18. Kalau bandaranya asyik, kayak Changi International Airport atau KLIA, saya malah seneng delay wkwk. Saya bisa eksplor bandara, foto-foto, kulineran, ngopi dengan tenang, bahkan kerja atau nulis! Delay terparah saya adalah saat akan naik Malindo Air dari Bandung (Bandara Internasional Husein Sastranegara) ke KL. Delay sekitar 4 jam karena katanya kabut asap! Saat itu Oktober 2015. Oleh mereka diberi snack box aja di bandara dan pesawat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like