Rasanya jarang deh kalau saya bepergian ke luar kota apakah itu dalam rangka jalan-jalan, mudik atau perjalanan dinas lantas tanpa menginap di hotel. Biasanya jika perjalanan lebih dari satu hari pasti akan menginap di hotel. Apapun jenis hotelnya mulai dari bintang satu hingga bintang lima bahkan bintang tujuh kalau ada, pasti deh ada beberapa peraturan yang diterapkan bagi seluruh pengunjung. Kamu harus mengenal aturan barang hotel di kamar saat tamu menginap itu apa saja sih? Ini penting untuk menghindari kesalahan yang bisa merugikan diri kamu sendiri.
Hotel Itu memiliki Aturan
Rumah saja yang notabene milik pribadi pasti memiliki aturan yang wajib ditaati oleh seluruh penghuninya. Apalagi hotel yang bukan milik sendiri kan. Kamu tidak bisa datang dan pergi sesuka hati karena ada aturan yang mengikat. Saat kamu datang harus sesuai jadwal cek in begitupun dengan jam keluar hotel ada jam cek out yang sudah ditentukan.
Saat di kamar ada beberapa aturan yang harus kamu patuhi. Jika kamarnya no smoking maka jangan sesekali melanggar aturan dengan merokok di dalam kamar hotel. Bisa-bisa kamu bakalan kena denda deh. Selain itu ada aturan khusus yang menyangkut barang-barang yang ada di kamar hotel. Biasanya ada beberapa aturan yang terpasang di setiap kamar hotel.
Ada beberapa barang yang bisa kamu bawa pulang dan ada juga yang kamu tidak boleh membawanya pulang dan harus tetap ada di kamar hotel. Jadi niih, beneran deh sepertinya memang kamu paham mana barang yang masuk ke properti hotel dan barang mana yang termasuk ke dalam fasilitas gratis untuk pengunjung
Barang Hotel yang Boleh Dibawa Pulang
Ada banyak barang di hotel yang bisa kamu gunakan untuk berbagai keperluan. Tapi jangan salah pilih yaa, ada barang hotel yang boleh kamu bawa pulang dan ada yang tidak boleh. Okee, kita fokus ke barang yang boleh kamu bawa pulang dulu yaa.
Ada satu patokan yang biasanya saya pegang yaa semacam rumus gitu deh tiap saya ke hotel. Rumusnya adalah barang yang “kamu pakai lalu habis” biasanya boleh dibawa dan barang yang “kamu sudah pakai lalu tetap utuh” biasanya tidak boleh kamu bawa. Naah , dari rumus ini saja mungkin sudah bisa membayangkan kira-kira barang apa saja yaa..😄😄😄

Barang hotel yang boleh kamu bawa pulang adalah peralatan perlengkapan mandi seperti sabun, sampo,sikat gigi, penutup kepala, sandal hotel. Begitu pula dengan sajian di meja hotel seperti air mineral, kopi, teh,creamer dan gula. Benda-benda tersebut boleh kamu bawa pulang. Tapi kalau saya sih yaa buat apa yaa, kan di rumah benda-benda tersebut ada juga tersedia.
Sepertinya itu saja sih yang bisa kamu bawa pulang jika masih ada isinya. Kalau habis di tempat yaa berarti sudah termanfaatkan secara maksimal. Oh iya kalau ada block note dan pulpen biasanya itu juga boleh kamu bawa pulang.
Barang Yang Tidak Boleh Dibawa Pulang
Naah, ini penting juga deh buat kamu perhatikan. Malahan lebih penting deh kalau kata saya sih daripada barang yang boleh kamu bawa pulang. Kalau barang yang boleh kamu bawa pulang terus tidak kamu bawa yaa tidak apa-apa.
Tapi lain urusan niih, kalau kamu membawa barang yang tidak boleh kamu bawa pulang bisa-bisa pihak hotel akan meminta kamu mengembalikan barang tersebut. Atau apes apesnya kamu bisa kena denda.
Ini niih barang yang tidak boleh kamu bawa pulang yaitu handuk, jubah mandi, keset, gantungan baju, hair dryer dan peralatan elektronik lainnya seperti ketel, remote, Sprei, selimut, dan bantal, peralatan makan dan minum seperti gelas, cangkir,sendok, perlengkapan mandi permanen seperti tempat sabun dan shampo.

Apalagi barang-barang dekorasi dan perlengkapan lainnya seperti lukisan, jam dinding, vas bunga, buku, majalah atau Qur’an dan bible yang sengaja pihak hotel menyediakannya untuk tamu. Jangan yaaa sekali lagi jangaan. Kalau kejadian sih itu mah udah niat banget deh keknya ckckckck,,,😱😱😱
Mengapa ada barang yang kamu tidak boleh membawanya pulang? Karena barang tersebut termasuk aset hotel dan mereka akan menggunakannya kembali untuk tamu yang akan menginap berikutnya. Jika hilang, hotel akan mengenakan biaya tambahan untuk mengganti barang yang hilang atau terbawa tidak sengaja tersebut.
Kebayang deh misal jika properti seperti handuk , kamu boleh membawanya pulang pasti akan membuat biaya hotel membengkak karena harus terus membeli handuk baru, kan nggak mungkin juga yaa.
Jangan Bandel Kalau Gak Mau Ribet
Suami saya pernah cerita dulu waktu ada tugas dinas barengan teman-temannya ada yang tidak sengaja membawa handuk hotel bahkan terbawa sampai ke rumah. Akhirnya harus mengganti dengan sejumlah uang karena pihak hotel menghubunginya.
Jadi yaa gak usah mencari perkara lebih baik taat saja pada aturan yang sudah ada dari pihak hotel. Mereka juga kan rugi yaa kalau pengunjung yang tidak bertanggung jawabmengambil barang-barang properti hotelnya . Jadi jangan sesekali menjadi pengunjung yang bandel jika gak mau ribet karena pihak hotel mencari kamu lho nanti.
Jadilah Tamu Hotel Yang Baik
Pernah nggak sih, kamu lagi santai di kamar hotel, menikmati suasana bersih dan rapi, lalu tiba-tiba ada pikiran gak jelas melintas begitu saja seperti “bawa pulang sedikit kenangan”? Nah, di momen seperti itu justru penting buat tetap ingat etika bahwa kamu itu adalah sebagai tamu.
Yuuk nikmati saja fasilitas yang ada secukupnya dan seperlunya saja seperti memakai handuk, mandi dengan air hangat, ngopi dan ngeteh santai di balkon hotel atau sambil menonton televisi, tanpa harus tergoda membawa barang inventaris yang sebenarnya bukan untuk dibawa pulang.
Bayangkan kalau setiap tamu melakukan hal yang sama atau tergoda oleh bisikan-bisikan tidak jelas tersebut. Duuh yang ada kamar yang kamu nikmati tadi mungkin nggak akan senyaman itu. Menjaga kebersihan kamar juga jadi bentuk rasa hormat, seperti kamu menghargai rumah orang lain.
Begitu juga dengan mengikuti aturan hotel adalah cara sederhana untuk menunjukkan bahwa kamu adalah tamu hotel yang menjunjung etika. Pada akhirnya, pengalaman menginap yang menyenangkan bukan cuma soal fasilitas, tapi juga tentang bagaimana bersikap selama di sana.
Penutup
Menginap di hotel memang nyaman, tapi bukan berarti semua yang ada di kamar bisa ikut pulang begitu saja. Penting untuk memahami mana yang termasuk amenities (fasilitas sekali pakai) dan mana yang merupakan properti hotel. Ada aturan barang hotel di kamar.
Dengan bersikap bijak dan tahu batasan, kamu bukan hanya menghindari masalah, tapi juga ikut menjaga kenyamanan bagi tamu berikutnya. Pada akhirnya, pengalaman menginap yang menyenangkan itu datang dari sikap yang beretika, bukan sekadar menikmati fasilitas. Naah , sekarang kamu sudah tahu kan apa saja aturan barang hotel di kamar saat tamu menginap. Karena saya dan kamu adalah tamu bagi pihak hotel.
14 comments
Aturan barang di hotel ini ternyata banyak yang belum diketahui. Aku dulu juga sempat bingung mana yang boleh dibawa dan mana yang tidak. Informasi seperti ini penting supaya tidak salah paham saat menginap
Betul yang dijelaskan diatas. Kalau bukan dan ga berhak bawa barang dari hotel jangan sembarangan bawa. Harus ikuti peraturan dari hotel tersebut.
iyees betul banget
Insight yang bagus banget buat para traveler, Kak! Jadi lebih paham etika menginap supaya sama-sama nyaman. Makasih ya Kak untuk informasinya yang sangat berguna ini. Sehat dan sukses terus buat blognya!
Aamiin, makasih kak Resa
Buat yang jarang travelling, ini wajib bangat tau. Saya jarang sekali bepergian jauh, atau sampai bermalam di hotel. Ini penting banget tau, karena sesekali ada acara juga ke luar kota. Kadang harus share cost sama temen, dan ini penting paham etika meskipun komunikasi santai.
Buat yang sering pergi-pergian/ traveling dan sering nginep di hotel, banget ini perlu jadi pegangan biar gak ribet ya.
Beberapa waktu lalu, sempat nginep di hotel, dan anak memecahkan gelas hotel. Saya langsung lapor pas checkout, kena dengan tapi lebih kecil dari yang tertera di list-nya. Mungkin juga, jujur di awal lebih baik jika ada kerusakan yang kita buat di hotel.
Semoga ga kilaf bawa handuk hotel ya hehe..saya biasanya suka koleksi sabun hotel atau tp bukan yang dibotol gantung. Biasanya yg botol kecil langsung habis. Kadang gak kepake juga.
Iya sabun yang kemasan kecil-kecil yaa,,,,
Kalau saya seringnya bawa teh dan kopi yang disediain di hotel. Lumayan banget buat di rumah. Pernah juga bawa sandal hotel tapi sebenarnya sandalnya nggak begitu nyaman sih jadi malah nggak kepakai di rumah
“Barang yang dipakai lalu habis boleh dibawa, yang tetap utuh tidak boleh” itu cerdas sekali dan mudah diingat oleh siapa saja. Banyak orang yang mungkin pernah bingung atau bahkan tanpa sadar membawa barang yang seharusnya tidak dibawa. Dan cerita suami yang harus mengganti handuk terbawa sampai ke rumah itu jadi reminder yang lucu sekaligus berfaedah.
Peralatan mandi kayak handuk nggak boleh ya kak? Hehehe.
Pernah sekamar sama teman, dia mau bawa handuk hotel karena memang kan handuk hotel kualitasnya bagus ya. Untung aja gak jadi dibawa ekekeke
Jadi ingat pertama kali tidur di hotel, selimut kurapiin, gak pakai fasilitas juga, wakakaka. Setelah tahu, gas aja, tapi tetap perhatiin mana yang boleh atau gak. Yang dibawa pulang paling sabun, sampo, kaya gitu aja sih
Duluu.. pas anak-anak kicik, aku hobi bawa sabun sama shampo hotel.
Harapannya yaah.. versi mini ini bisa dipake anak-anak pas ada acara outing.. lumayan yaak.. kemasannya lusyuu… travel friendly.
Tapii sekarang.. anak-anak uda di pesantren.. aku uda jarang banget bawa bathroom amenities.
Malah seringnya bawa sendiri.. huhuhu.. kenapa yaa.. jadi kebiasaan banget di tas suka bawain peralatan mandi lengkap.
Kek takut ada kejadian di luar kehendak.. kayak pas mudik, macet, ga nemu tempat nginep yang proper, jadi kudu pake amenities pribadi.