Ini Dia Jenis Penginapan Saat Traveling

Jenis Penginapan Saat Traveling
Sumber gambar: canva

Traveling itu kegiatan paling menyenangkan, beneran deh. Setidaknya itu yang saya rasakan selama ini. Betapa excitednya saat mau jalan-jalan,  mulai dari persiapan di rumah, mengecek apa aja yang mau dibawa, siapin ini siapin itu, waah pokoknya rempoong mode on, kerempongan ala emak-emak kek saya ini wkwkwk. 

Apalagi saat booking penginapan , sampai detail banget itu memilih jenis penginapan saat traveling nanti. Ish, kenapa sih sampe harus sedetail itu? Kan tinggal pilih aja yang penting bisa tidur. Ya enggak lah, gak segitunya juga kali hehehe. Penginapan saat traveling, sebaiknya dipilih sesuai dengan situasi dan kondisi agar acara jalan-jalannya menyenangkan. 

Jadi, ada beberapa jenis penginapan dan tidak semua tempat untuk menginap saat traveling itu namanya hotel. Ada juga jenis penginapan lainnya yang tidak termasuk kategori hotel. Naah, biar kamu gak bingung saat memilih tempat menginap, saya kasih tau ada beberapa jenis penginapan saat traveling.

 

Jenis Penginapan Saat Traveling

Saat melakukan perjalanan dan ternyata kamu harus melewati malam di tempat lain , otomatis kamu harus menginap kan. Tempat menginap paling populer di kalangan masyarakat umum yaa tentu saja hotel. Banyak sekali hotel-hotel bertebaran di setiap sudut kota. Namun, kamu harus tahu bahwa jenis penginapan saat  traveling itu bukan hanya hotel. Ada beberapa jenis tempat menginap lainnya yang bisa kamu manfaatkan. 

 

Hotel

Naah, jenis penginapan pertama ini adalah yang paling populer diantara semua jenis penginapan yang ada. Saya juga lebih sering menginap di hotel saat pergi keluar traveling. Hotel banyak terdapat di berbagai tempat terutama di kota-kota besar dan daerah wisata.

Hotel adalah suatu jenis akomodasi yang mempergunakan sebagian atau seluruh bangunan, untuk menyediakan jasa penginapan, makan dan minum, serta jasa lainnya bagi umum, yang dikelola secara komersial. Pengertian ini saya kutip dari Keputusan Menteri Parpostel no Km 94/HK103/MPPT 1987. 

Hotel itu kita menyewakan per kamar, bukan satu bangunan utuhnya. Naah, hotel tuh ada rating-ratingnya mulai dari bintang satu hingga bintang lima. Biasanya semakin banyak bintangnya harga menginap semakin mahal. Harga menginap di hotel juga biasanya disesuaikan dengan jenis dan fasilitas kamar. Semakin lengkap fasilitasnya dan semakin bagus kamarnya maka harga akan mengikuti.Selain itu saat high season juga harga hotel akan naik, jadii kalau mau booking harus dari jauh-jauh hari yaa. 

Di hotel selain menginap juga ada banyak fasilitas lainnya seperti spa, kolam renang, gym, area makan, ruang pertemuan, lobby dan masih banyak lagi. Hotel pada umumnya berupa bangunan bertingkat tingkat persis seperti bangunan di ibukota pada umumnya. Tapi ada juga sih yang enggak bertingkat-tingkat kek model bangunan biasa aja. Seperti saat saya menginap di salah satu hotel di Bandung

 

Hotel Kapsul

Kamu pernah mendengar tentang hotel kapsul gak? Naah kalau hotel kapsul ini biasanya ada di dekat pusat keramaian. Konsep hotel kapsul pertama kali dipopulerkan  di negara Jepang. Sekarang di Indonesia juga banyak terdapat hotel kapsul. 

Hotel kapsul menawarkan konsep penginapan modern,  komunal dan harga lebih ekonomis . Jadi sangat cocok untuk travelers yang mencari penginapan simpel, praktis dengan budget terjangkau. Hotel kapsul tuh unik deh soalnya tempat nya menyerupai kapsul dan benar-benar hanya berisi tempat tidur saja di dalamnya.

Ruangannya benar-benar hanya untuk tidur saja, tidak bisa kita berdiri di dalam hotel kapsul ini karena memang bentuknya yang benar-benar seperti kapsul. Pada umumnya, hotel kapsul ini menawarkan privasi dalam tidur namun untuk fasilitas umum biasanya sharing dengan para pengunjung lain yang sama-sama menginap di hotel kapsul tersebut.

Ingin mencoba menginap dengan sensasi tidur dan pengalaman bersosialisasi dengan pengunjung lainnya? Coba deh hotel kapsul. 

Jenis Penginapan Saat Traveling
sumber gambar: canva

 

Vila

Kalau saya mendengar kata vila tuh, ingatan saya langsung tertuju pada sebuah bangunan menyerupai rumah yang luas dan bagus. Yaa, ternyata memang gak salah sih konsep yang saya bayangkan ini. Vila itu memang rumah dengan konsep hunian privat dan fasilitas lengkap. 

Vila biasanya terdapat di daerah-daerah pinggiran kota yang memiliki pemandangan indah. Bisa di pegunungan , pantai atau perbukitan. Kawasan puncak adalah salah satu contoh daerah yang ada banyak villa disana. Para pemilik vila sering menjadikan properti miliknya ini sebagai aset usaha. Mereka menyewakan vila untuk para pengunjung yang ingin menghabiskan masa liburannya. 

Biasanya yang menyewa vila tuh rombongan atau satu keluarga. Jangan kamu liburan sendirian terus menyewa vila, aduuh gak akan seru hehe. Menginap di vila itu serunya rame-rame bareng teman atau  keluarga. Untuk biaya penginapan jenis vila ini biasanya mengikuti model bangunan dan fasilitas yang ada di dalamnya. Semakin luas, fasilitas lengkap dan kenyamanan lingkungan sekitar vila ikut menentukan rate harga. 

 

Hostel

Naah, jenis penginapan saat traveling berikutnya adalah Hostel. Jadi tipe penginapan yang satu  ini menawarkan konsep yang berbeda dengan hotel. Meskipun sama-sama sebagai tempat menginap tapi ada beberapa hal pembeda yang sangat krusial antara hostel dan hotel. Hostel adalah penginapan dengan konsep seperti asrama, jadi yang kita sewa adalah tempat tidurnya bukan ruangan tidurnya. 

Kenapa? Karena dalam satu kamar ada beberapa tempat tidur, naah orang yang menginap di hostel bisa mendapatkan kamar dan di dalam kamar ada orang lain juga menginap disana. Jadi kalau kamu menginap di hostel, maka bisa saja kamu mendapat teman kamar yang sebelumnya kamu tidak mengenalnya. 

Jadi hostel ini penginapan dengan sistem komunal, semua berbagi dan sharing mulai dari kamar, dapur, fasilitas kamar mandi dan fasilitas umum lainnya. Kamu jangan berharap ada privasi tingkat tinggi yaa kalau menginap di hostel karena yaa berkonsep komunal tadi. Dan, sebaiknya hati-hati dalam menjaga barang bawaan kamu karena kita kan nggak tau yaa bagaimana pribadi orang yang menginap tersebut.

Petugas juga tidak sebanyak seperti kamu menginap di hotel, satu staf bisa menghandle banyak pekerjaan. Fasilitas tidak selengkap di hotel, jadi untuk amannya, lebih baik kamu membawa perlengkapan toiletries sendiri yaa. Untuk harga jelas lebih ekonomis karena tidak ada privasi tinggi dan fasilitas pun tidak selengkap menginap di hotel. 

Saat saya hunting informasi di internet, banyak juga hostel di Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Jadi kamu gak usah khawatir saat perlu tempat menginap yang ramah budget yaa hostel bisa menjadi salah satu pilihan. 

 

Guest House

Kalau kamu memilih jenis penginapan yang berbentuk rumah, maka guest house bisa menjadi salah satu pilihan. Guest House itu rumah yang disewakan oleh pemiliknya untuk ditinggali beberapa hari oleh orang lain dan biasanya ada di daerah yang memiliki banyak objek wisata.

Guest House dikelola secara lebih profesional dan tingkat privasi lebih tinggi. Untuk sistem penginapannya, ada yang disewakan untuk satu orang penyewa saja namun ada juga yang menerapkan sistem sharing kamar. Tapi tidak banyak jumlahnya seperti di hostel. Pada jenis penginapan ini juga lebih tinggi tingkat privasinya.

Pelayanan juga lebih lengkap, biasanya pemilik Guest House menyediakan perlengkapan menginap seperti toiletries dan ada juga yang menyediakan sarapan. Pemilik atau pengurus Guest House tidak tinggal di dalam bangunan Guest House namun biasanya jarak nya berdekatan. Sehingga memudahkan untuk berkomunikasi jika ada keperluan. 

Jenis Penginapan Saat Traveling
sumber gambar: pribadi

 

Homestay

Saat saya pergi ke Jogjakarta, saya menginap di sebuah homestay yang nyaman dan pemandangan menyejukkan mata. Naah, apa perbedaan mendasar dengan jenis penginapan lainnya? Jadi, homestay ini penginapannya bersatu dengan pemilik rumah. Bahkan tidak jarang kamu akan menginap bersama dengan sang tuan rumah dalam satu atap yang sama. 

Saat saya menginap di homestay yang ada di daerah Gamping, rumah pemilik penginapan ada di lantai satu dan saya beserta teman-teman dijamu oleh pemilik rumah. Mereka menyiapkan makanan dan minuman untuk kami. 

Saat menginap di homestay, kamu akan merasakan interaksi yang lebih intim dengan pemilik penginapan. Seperti saat saya menginap di Gamping itu, saya bisa mengobrol santai dengan pemilik homestay. Bahkan, saat teman laki-laki hendak jumatan, tuan rumah menawarkan untuk berangkat bareng menggunakan mobilnya. Jadilah mereka berangkat rombongan dalam satu mobil. Seru juga yaa, menginap di homestay jadi bisa lebih mengenal penduduk dan kehidupan masyarakat sekitar. 

 

Resort

Jenis penginapan saat traveling yang satu ini sepertinya paling lengkap diantara yang lainnya. Resort itu tempat akomodasi penginapan yang tidak hanya sekedar tempat menginap, jadi tempat menginap itu adalah salah satu bagian dari resort itu sendiri. Dalam sebuah kawasan resort ada banyak fasilitas lainnya yang tersedia, sehingga pengunjung tidak perlu lagi keluar kawasan resort karena banyak fasilitas penunjang yang masuk di dalam kawasan resort. 

Fasilitas lain selain penginapan yang ada di resort adalah restoran, sarana hiburan, sarana olahraga, rekreasi me time seperti spa dan tempat relaksasi, taman bermain bagi anak-anak, paket wisata tambahan seperti snorkeling jika resort berada di pantai, atau paket tracking berpetualang ke gunung, air terjun atau arung jeram jika resort terletak di pegunungan. 

Pihak resort akan memberikan pengalaman liburan menyenangkan dan kepuasan lebih dari sekedar menginap. Tempat-tempat wisata terkenal seperti Lombok, Bali, Kepulauan Seribu, Lembang dan tempat wisata lainnya. 

 

Glamping

Naah, jenis pilihan tempat menginap saat traveling yang satu ini merupakan salah satu favorit saya. Apalagi kalau bukan glamping hehe. Seru sih glamping itu menginap di alam dengan konsep tidur di tenda. Glamping itu singkatan dari glamorous camping (berkemah mewah). Jadi, tendanya itu sudah permanen biasanya. Jadi kamu udah gak usah susah-susah mendirikan tendanya karena sudah tersedia. 

Kalau menurut saya sih tempat menginap model glamping ini merupakan perpaduan antara menginap di alam terbuka dengan layanan fasilitas hotel. Fasilitas di dalam tenda juga sudah seperti di penginapan hotel pada umumnya. Mau kemping tapi gak mau ribet? Yaa Glamping jawabannya.  

sumber gambar: canva

 

Apartemen

Apa yang kamu pikirkan saat mendengar kata apartemen? Kalau saya sih membayangkan apartemen itu adalah rumah hunian yang ada di dalam gedung bertingkat. Jadi salam satu unit gedung apartemen terdapat banyak unit tempat tinggal. Jumlahnya bisa ratusan lho saking banyaknya. 

Naah, apartemen ini bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal masyarakat pada umumnya, namun bisa juga menjadi unit sewaan yang bisa ditempati oleh siapapun yang ingin mencari penginapan. Saya pun pernah menginap di apartemen saat menjenguk anak di Jatinangor. 

Menginap di apartemen itu serasa di rumah, yaa rumah kecil gitu karena ada ruang tidurnya, ada meja makan, pantry buat masak-masak dan tentu saja kamar tidur serta area balkon tempat favorit melihat sekeliling lokasi apartemen. 

Sekarang banyak apartemen yang disewakan untuk menginap harian, jadi jika kamu menjadikan apartemen sebagai alternatif pilihan tempat menginap saat traveling khususnya ke kota-kota besar itu adalah salah satu pilihan tepat.

 

Penutup

Ternyata banyak yaa jenis pilihan penginapan saat traveling yang bisa kita booking saat melakukan perjalanan ke sebuah tempat. Kamu pilih yang mana? Tentu saja menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yaa. Plus budget anggaran yang tersedia. 

Selamat menjalankan ibadah Ramadan buat semua pembaca blog saya tercinta, terimakasih sudah meluangkan waktu untuk membaca artikel-artikel saya. After Ramadan, tibalah saat perjalanan mudik dan liburan lebaran tentu saja. Naah, semoga alternatif pilihan tempat menginap dari saya bisa bermanfaat bagi semua yaa…

 

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like